YLPK PERARI DPD BANTEN MENGGUGAT PT. BUSSAN AUTO FINANCE

oleh -113 views

antero.co Banten – Nahya Surur HM, yang merupakan Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus Wakil Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Perjuangan Anak Negeri (YLPK PERARI) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Banten pada hari 11 Pebruari 2021, telah mendaftarkan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum pada Pengadilan Negeri Tangerang dengan Perkara Nomor : 177/Pdt.G./2021/PN. Tng.

Bahwa didalam Gugatan Nahya Surur HM (WAKA YLPK PERARI DPD Banten) mengatakan Bahwa PT. Bussan Auto Finance didalam Perjanjian Pembiayaan antara Kreditur dan Debitur telah Mencantumkan KlausuLa Baku yang diLarang oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (UUPK), dan Pasal 1331 KUHPerdata yang diharuskan Perjanjian Pembiayaan tersebut batal demi hukum.

Bahwa Berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28D Menyatakan “Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum” dan WAKA YLPK PERARI DPD Banten berharap Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang yang memeriksa dan Mengadili Gugatan Perbuatan Melawan Hukum tersebut akan memberikan Putusan yang seadil-adilnya dan dapat memberikan Kepastian Hukum pada setiap Warga Negara yang Mencari Keadilan.

Pada sidang lanjutan pengajuan Reflik PT. BAF (Tergugat) melalui Lima (5)kuasa hukumnya menyangkal gugatan Penggugat dengan Mengajukan Rekovensi.

Disamping itu Ketua Umum YLPK PERARI HEFI IRAWAN, SH., mengatakan didalam Pasal 62 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) Menyebutkan “Pelaku usaha yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Pasal 9, Pasal 10, Pasal 13 ayat (2), Pasal 15, Pasal 17, ayat (1) huruf a, huruf b, huruf c, huruf e,, ayat (2), dan Pasal 18 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (Lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp.2.000.000.000. (Dua milyar rupiah)”. (Mesa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *