Hal Yang Harus Dilakukan Setelah Bercerai Agar Kamu Lebih Kuat

Setelah Bercerai

Menjalani Hidup Setelah Bercerai –  Berbeda dengan mantan pacar yang dapat dengan mudah dianggap teman normal atau dihapus dari semua akses ke sana, hubungan dengan mantan suami lebih rumit. Terutama jika Anda sangat dekat dengan keluarga mantan suami Anda atau bahkan memiliki bisnis bersama. Namun, orang bijak mengatakan, tidak perlu berhubungan dengan masa lalu. Jadi, apa yang harus dilakukan? Sebelum memutuskan untuk terus mempertahankan hubungan dengan mantan suami Anda atau bahkan menutup semua akses ke komunikasi, cobalah memikirkannya berdasarkan poin-poin berikut.

Menimbang Proses Perceraian

Setiap pasangan yang bercerai tentu memiliki alasan yang berbeda sebelum sampai pada keputusan perceraian. Jika Anda bercerai dengan baik, karena alasan prinsip tetapi tidak saling menyakiti, Anda dapat mempertimbangkan memperlakukan mantan suami Anda sebagai kenalan biasa. Tidak perlu dihindari, tetapi juga tidak perlu dihubungi. Meski begitu, itu tidak berarti Anda harus memutuskan kontak selamanya jika proses perceraian Anda penuh dengan drama. Anda dapat menutup akses ke komunikasi sementara, kemudian buka kembali hubungan itu setelah Anda berdua pulih dari perceraian. Lihat contoh mantan pasangan selebriti Maia Estianty dan Ahmad Dhani, atau Krisdayanti dan Anang Hermansyah.

Baca juga: 19 Cara untuk Melupakan Mantan yang Masih Dicintai

Bagaimana dengan Keluarga Besar dan Kerabat?

Anda mungkin terluka oleh mantan suami Anda sehingga Anda ingin menghapus kontak dengannya. Namun, itu tidak berarti Anda juga perlu memutuskan hubungan kekeluargaan dengan keluarga besar suami Anda. Terutama jika hubungan Anda dengan keluarga besar mantan suami Anda sangat baik, atau mereka berada di lingkungan yang sama dengan Anda. Dengar, Anda hanya berurusan dengan mantan suami, tidak berurusan dengan seluruh keluarga.

Melihat Sikap Pasangan Baru Mantan Suami

Sederhananya, tidak perlu menghubungi mantan suami yang sudah memiliki pasangan baru. Selain mengurangi konflik, ini juga untuk menghindari kesalahpahaman. Jika Anda perlu menyampaikan sesuatu yang tidak terlalu mendesak untuk mantan suami Anda, Anda sebaiknya menyampaikannya melalui pasangan barunya.

Ada Anak atau Tidak?

Nah, poin terakhir ini adalah yang paling penting. Ketika saya membuat pemungutan suara di Instastory, perlu atau tidak untuk tetap berhubungan dengan mantan suami saya, kebanyakan dari mereka menjawab bahwa tidak ada kebutuhan, kecuali ada seorang anak. Seperti kata pepatah, dua orang yang memiliki anak bersama tidak akan menjadi orang asing. Ini juga termasuk Anda dan mantan suami Anda. Setelah semua, Anda berdua memiliki hak dan kewajiban yang sama kepada anak. Mau tidak mau, Anda perlu tetap berhubungan dengan mantan suami Anda untuk mendiskusikan masa depan anak. Tentu saja, bentuk komunikasi ini dapat disesuaikan dengan situasi Anda dan mantan suami Anda.

Baca juga: Jangan Panik inilah sikap bijak Ketika Mantan Menghubungimu

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum berteman dengan mantan suami :

Setelah Bercerai

Tetap gunakan norma agama dan norma sosial

Anda harus ingat, jika mantan suami Anda tidak resmi menjadi suami Anda. Seorang mantan suami adalah seseorang yang telah menjadi pasangan hidup Anda. Jadi, Anda tidak dapat secara otomatis menetapkan hubungan Anda dari jarak jauh. Karena selain memicu luka yang sama akan terjadi lagi, itu juga bisa menyebabkan fitnah di masyarakat

Buat komitmen pada hal-hal yang menjadi tanggung jawab bersama

Sebelum dan juga setelah proses perceraian telah dilakukan, lebih baik bagi Anda untuk bernegosiasi terlebih dahulu yang merupakan tanggung jawab bersama. Seperti anak akan berkencan dengan siapa, dan kapan anak akan tinggal di rumah mantan suaminya. Bicarakan hal ini di tengah-tengah keluarga besar Anda. Jangan membuat perceraian membuat Anda tidak bisa berteman dengan mantan suami Anda. Anda dapat tetap berteman dengan mantan suami Anda dalam kapasitas untuk berbicara tentang anak-anak.

Berkomunikasi melalui pasangan atau keluarga

Perceraian biasanya meninggalkan kenangan buruk dan luka di satu sisi. Jangan menjadikan ini hal yang mengganggu pikiran Anda. Bicarakan dengan keluarga atau keluarga Anda tentang kebingungan Anda. Seperti, jika mantan suami Anda akan menikah lagi atau Anda akan menikah lagi. Jadi Anda tidak trauma, dan tidak ada kebencian di antara keduanya.

Baca juga: Mantan sudah menikah masih menghubungi bagaimana menurut islam

Hindari hal-hal yang membuka kenangan lama

Ketika berkomunikasi dengan mantan suami, hindari hal-hal atau tentang kenangan lama bersama-sama. Saat berteman dengan mantan suami, hindari ini karena hanya akan merugikan satu pihak, terutama jika Anda meminta cerai, itu akan menyebabkan cedera pada mantan suami Anda. Bicarakan hal-hal lain yang lebih renyah dan positif.

Berpikir positif

Berpikir positif dengan mantan suami adalah cara berteman dengan mantan suami terakhir. Dengan Anda berpikir positif tentang mantan suami, maka Anda dapat memiliki persahabatan yang baik dan tidak standar. Dengan pemikiran positif Anda, maka perasaan trauma dan luka hati Anda dapat diobati sedikit demi sedikit.

Sulit untuk berteman lagi dengan mantan suami, tetapi hal yang perlu Anda ketahui adalah bahwa dengan memutuskan hubungan antara suami dan istri bukan berarti Anda melanggar hubungan. Semoga tips di atas bermanfaat bagi Anda untuk berteman dengan mantan suami Anda.

Apa yang harus dilakukan agar kita tetap kuat dan bertahan setelah bercerai ?

Setelah Bercerai

Kami mengutip Cosmopolitan.com yang menghadirkan terapis Rachel A Susman, pengarang The Breakup Bible. Dan berikut 10 kiat untuk Anda:

15 menit obsesi

Terobsesi dan menjadi emosional itu wajar ketika seseorang mengalami masalah. Dan Rachel mengatakan Anda memiliki hak untuk membiarkan pikiran keluar melalui teriakan obsesi dan emosi, tetapi berikan batas waktu sehingga Anda dapat kembali memegang kendali. Hanya 15 menit setiap kali Anda merasa tidak dapat menahan beban sendirian.

30 hari relaksasi

Berjanjilah untuk memanjakan diri dan relakskan diri Anda setidaknya selama 30 hari. Hidup sehat, makan cukup, dan lebih baik jangan bersentuhan dengan mantan dulu. Ini akan membantu Anda memulihkan hati Anda yang terluka.

Hapus beberapa ‘kenangan’

Dan jika ada hal-hal yang membuat Anda sedih karena Anda mengingatnya, hapus saja semuanya. SMS, e-mail, akun Facebook, akun Twitter, ini akan membantu Anda untuk bergerak lebih cepat.

Baca juga: Kenapa Mantan Masih Sering Menghubungi Anda? ini Alasannya

Minta dukungan dari teman-teman

Jangan sendirian dan batasi diri Anda sendiri. Mintalah dukungan dari teman-teman untuk membantu Anda pulih. Undang mereka untuk berjalan-jalan, bergabung dengan komunitas baru, dan menjalani kehidupan baru Anda secara positif.

Keegoisan itu penting

Mengapa keegoisan itu penting? Karena pada saat seperti ini Anda cenderung menyalahkan diri sendiri, dan bahkan menyakiti hati Anda. Jadi lebih baik untuk mendapatkan ego Anda dan pastikan Anda mendapatkan yang terbaik. Baca juga: 11 Hal Paling Nyebelin Saat Baru Putus Sama Mantan

Loading...

LEAVE A REPLY

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini