Psikologi Penyebab Orang Kesepian dan Cara Mengatasinya

Psikologi Penyebab Orang Kesepian dan Cara Mengatasinya
Psikologi Penyebab Orang Kesepian dan Cara Mengatasinya

ANTERO.CO – Kesepian adalah pengalaman subyektif di mana seseorang merasa tidak di perhatikan, sendirian, tidak berharga, tidak dicintai dan merasa terputus dari lingkungan sekitarnya. Julianne Holt-Lunstad, seorang peneliti dari Universitas Brigham Young, mengatakan bahwa perasaan kesepian adalah masalah yang membutuhkan perhatian serius karena dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental seseorang.

Baca juga: Mengapa cinta itu buta? Apa alasannya?

Jika Anda pernah merasa kesepian, Anda pasti akan berpikir hidup Anda tiba-tiba menjadi lebih membosankan, Anda menjauh dari lingkungan, menolak untuk diajak nongkrong dengan teman atau pacar, tidak bergairah dengan kegiatan dan lebih cenderung berpikir negatif.

Jadi, apa saja faktor yang menyebabkan seseorang merasa kesepian dan bagaimana cara mengatasinya?

1. Masa Penuaan

ciri orang kesepian menurut psikologi
Masa Penuaan

Perasaan kesepian cenderung meningkat saat berada di usia lanjut. Pinquart dan Sorensen dalam penelitian mereka pada tahun 2001 menjelaskan bahwa seseorang yang berusia sekitar 70 tahun melaporkan lebih sering merasa kesepian daripada seseorang yang berusia 20-an. Pada saat ini, seseorang mengalami fase kehilangan orang yang dicintai (orang tua dan pasangan) karena kematian dan pemisahan dari anak-anak dan saudara kandung yang tidak lagi tinggal satu atap dengan mereka.

Bagi Anda yang masih memiliki orang tua, rajin ajak mereka mengobrol dan sesekali berlibur bersama ke luar kota. Jika Anda harus tinggal jauh dari mereka karena Anda sudah menikah atau sedang merantau untuk bekerja, hubungi mereka secara teratur. Terkadang, mereka hanya perlu didengar agar mereka tidak kesepian.

2. Sering Berpindah Rumah, Sekolah atau Tempat Kerja

psikologi orang kesepian
Sering Berpindah Rumah, Sekolah atau Tempat Kerja

Bagi Anda yang sering pindah karena pekerjaan atau karena mengikuti orang tua, artikel tidak memiliki banyak waktu untuk menjalin hubungan yang lebih intim dengan orang lain. Tidak jarang Anda juga mengeluh karena agak sulit mencari pasangan.

Baca juga: Kumpulan Kata Romantis untuk Caption dan Status FB

Untuk menghindari kesepian, Anda dapat menggunakan teknologi untuk menghubungi teman-teman lama baik melalui Sosial media, Whatsapp, Skype, Line atau email. Sekarang, kemajuan teknologi menghubungkan yang jauh sehingga terasa dekat.

3. Harga Diri yang Rendah

gambar merasa sendiri di tengah keramaian
merasa sendiri ditengah keramaian

Anda yang menganggap diri kurang berharga cenderung merasa sangat tidak nyaman ketika dihadapkan pada situasi sosial. Bagi Anda berurusan dengan banyak orang dan lingkungan yang ramai adalah situasi berisiko yang sering Anda hindari. Orang-orang seperti ini agak kaku dan lamban dalam proses interaksi sosial, pasif dan kurang berani untuk mengekspresikan diri. Agar tidak merasa kesepian, Anda perlu berlatih mengekspresikan diri sendiri setidaknya meluangkan waktu untuk berbicara di depan cermin setiap hari.

Baca juga: Kata kata Bijak Cinta Singkat Penuh Makna

Jika Anda bukan tipe orang yang suka banyak bicara, cobalah menjalin hubungan sambil mengekspresikan diri melalui jejaring sosial. Misalnya dengan membuat akun sosial media atau menulis di blog untuk menulis cerita Anda di dalamnya. Anda dapat menggunakannya untuk melatih keterampilan sosial Anda dengan rajin berkomentar di seseorang dan saling memberikan umpan balik tentang tulisan masing-masing. Jika Anda memiliki keberanian untuk mengekspresikan diri, adakan kopi darat dengan sesama penulis atau teman dari blog Anda.

4. Perubahan Status Perkawinan

Merasa kesepian setelah menikah
Perubahan Status Perkawinan

Tidak adanya pasangan atau kehilangan status perkawinan karena perceraian dapat menyebabkan emosi negatif. Pada awal penyesuaian untuk bercerai, seseorang akan merasa kesepian karena semuanya dilakukan sendiri. Wanita yang bercerai cenderung lebih mampu bertahan dalam kesepian terutama mereka yang sudah memiliki anak, wanita cenderung mengutamakan kepentingan anak-anak daripada keinginan pribadi sementara pria kebanyakan memilih untuk menikah kembali tak lama setelah perceraian. Baca juga: Pendapat Psikolog Tentang Pria Menduda

5. LDR (Long distance relationship)

merasa kesepian di rumah
LDR (Long distance relationship)

Hubungan jarak jauh juga memicu perasaan kesepian. Para pelaku LDR sering merasa bahwa komunikasi berkurang karena mereka sibuk dengan rutinitas mereka. Rasa rindu yang meletus dan kurangnya intensitas pertemuan dengan pasangan juga membuat seseorang lebih kesepian.

Baca juga: Kenapa Mantan Masih Sering Menghubungi Anda? ini Alasannya

Agar tidak lebih kesepian, luangkan waktu untuk menyenangkan diri sendiri dan mewujudkan impian Anda. Pasangan memang penting, tetapi itu tidak berarti bahwa kesepian yang menimpanya justru mencegah Anda mencapai tujuan. Sesekali jika Anda punya waktu, berlibur, luangkan waktu untuk saling mengunjungi. Jika Anda benar-benar mencintai, jarak pasti tidak ada artinya kan?

6. Kondisi Mood yang Berubah-ubah Bisa Bikin Merasa Kesepian

ciri ciri orang yang sebenarnya kesepian
Kondisi Mood yang Berubah-ubah Bisa Bikin Merasa Kesepian

Penelitian VanderWeele, Hawkley, Thisted dan Cacioppo menemukan bahwa sebanyak 229 orang dewasa paruh baya mengalami kesepian tahun demi tahun dan kesepian yang tidak ditangani dengan benar akan menyebabkan depresi. Jika Anda adalah orang yang moody, berhati-hatilah jika Anda merasa kesepian dan menanganinya sesegera mungkin. Jika kesepian yang Anda rasakan berlanjut, tidak ada yang salah dengan berkonsultasi dengan psikiater atau psikolog untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Baca juga: Penyebab Kamu Jomblo Terus dan Cara Cepat Mendapatkan Pasangan

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here