Warga Cimanuk Temukan Bayi Di Kebun Bambu Desa Sekong

oleh
Cara Merawat Bayi Baru Lahir

ANTERO.CO , PANDEGLANG – Bayi berjenis kelamin perempuan dengan ari-ari menempel di badannya di temukan warga di kebun bambu Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Rabu (07/02/2018)

Bayi yang di temukan dengan keadaan tanpa baju terlihat sudah di kerubungi semut, terdapat luka merah dan konisinya terlihat memperhatinkan di temukan masih bernyawa.

Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut, ditemukan pertama oleh Kurtubi (48) warga kampung sekong Desa Sekong Kecamatan Cimanuk pada pukul 16.00 WIB, lokasi penemuan tersebut tidak jauh dari pemukiman penduduk, tepatnya sekitar 200 meter.

Baca : Kejari Pandeglang Periksa Direktur CV. HP Terkait Dugaan Penyimpangan Anggaran Proyek P3T

Ketika ditemukan bayi tersebut dalam keadaan masih hidup yang di bungus sarung bermotip kotak – kotak warna abu – abu.Namun, kondisi korban sudah memprihatinkan, karena bayi tersebut dikelilingi semut dan belatung.

Kurtubi yang hendak pulang bertani di sawah di kagetkan keberadaan bayi “ tadi saya sudah dari sawah , pas pulang melihat bayi, langsung saya bawa ke desa, bayinya masih hidup”, kata kurtubi.

Menurutnya, dengan penemuan bayi tersebut pihaknya memberitahukan kepada warga dan dibawa untuk mendapatkan perawatan.

“Tadi saya bawa ke bidan desa. Namun, langsung dibawa oleh bidan ke puskesmas untuk dilakukan perawatan,” tuturnya.
Sementara itu,

Kepala Desa Sekong Amirudin membenarkan, kalau diwilayhnya telah ditemukan bayi berjenis kelamin perempuan. Untuk itu, pihaknya juga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.

Baca : Pembunuh Dan Pemerkosa Sadis Di Cikeusal Dituntut 10 Tahun Penjara

“Pihak kepolisian juga sudah melakukan olah TKP, dan bai sekarang sudah dirujuk ke rumah sakit umum untuk mendapatkan perawatan,” katanya

Pantauan Antero.co, di ruang Ferinatologi RSUD Berkah Pandeglang, keadaan bayi sudah mulai membaik, meski pada bagian wajahnya terdapat bintik-bintik merah bekas gigitan serangga.

“Iya saat ini kondisinya sudah mulai membaik” ungkap Direktur RSUD Berkah Pandeglang, Firman, Kamis (08/02/2018).
Menurut Firman, saat ini sudah banyak yang datang ke sini untuk menjadi orang tua asuh bayi tersebut, namun iya belum bisa mengambil keputusan karena harus ada beberapa mekanisme yang harus di lalui orang tua asuh melalui Dinas Sosial (DINSOS) Pandeglang.

“Alhamdulilah rezeki anaknya bagus,kemarin juga sudah ada beberapa keluarga yang ingin mengadopsi.” Tereangnya. (Red)

Loading...
Bagikan Artikel ini ke :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *