Wagub Banten Terima Penghargaan APKLI Award 2018

oleh
Wagub Banten Terima Penghargaan APKLI Award 2018
Loading...

ANTERO BANTEN – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menerima penghargaan Indonesian Footwear Association (APKLI) Award 2018. Penghargaan tersebut diterima Babar Suharso, Kepala Badan Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Banten yang mewakili Wakil Gubernur Banten dari dr Ali Mahsun M.Bomomed , Ketua APKLI Pendopo Agung Triwulan di Mojokerto, Provinsi Jawa Timur (25/2/2018).

“Wakil Gubernur Banten diberi penghargaan karena kepeduliannya terhadap para pedagang kaki lima. Penghargaan hanya diberikan kepada 4 kepala daerah, yaitu Gubernur Jawa Timur, Walikota Surabaya, Bupati Mojokerto dan Wakil Gubernur Banten,” kata Babar Suharso, Kepala Dinas Perindag Provinsi Banten kepada MediaBanten.Com, Kamis (1/2/2018).

Baca juga : Tingkat Pengangguran Tinggi di Banten, Inilah Penjelasan Gubernur

Ketua APKLI, dr Mahsun M.Biomed dalam acara penghargaan tersebut mengatakan, jumlah pedagang kaki lima (PKL) di seluruh Indonesia diperkirakan mencapai 25 juta orang. PKL yang disebut sektor informal sering diberi label sebagai penyelamat ekonomi Indonesia saat dilanda kelesuan atau resesi ekonomi. Namun pelaku PKL lebih sering diacuhkan karena berbagai kelemahan, antara lain, tidak layak mendapat pinjaman dari bank yang mengakibatkan sulitnya mendapatkan kredit, tidak memiliki lahan usaha dan rumah sendiri.

APKLI terus mendesak pemerintah untuk hadir dan memberikan akses ke berbagai bidang kepada pedagang kaki lima, terutama akses terhadap modal dengan mudah, berbunga rendah dan tanpa jaminan. Hal ini dilakukan agar para PKL terlepas dari rentenir dan siap menghadapi ritel modern yang semakin menjamur. Oleh karena itu, APKLI bermaksud untuk mendirikan bank, atau setidaknya mengundang bank untuk membangun Bank Bank Kali Lima.

Baca juga : Ini Rapor Sementara Gubernur dan Wagub Banten

Sementara itu, Babar Suharso, Kepala Disperindag Provinsi Banten mengatakan, pihaknya belum memiliki data secara akurat jumlah PKL se-Banten. “Jumlahnya diperkirakan luar biasa. PKL ini potensi yang sangat besar dalam perekonomian,” ujarnya, seraya membenarkan pemerintah daerah perlu memikirkan lokasi yang tepat untuk para PKL agar imej tentang PKL seperti kesemrawutan, tidak tertib dan sering menjadi sumber kemacetan bisa dihapuskan dengan baik.

Perbankan juga mengalami kesulitan dalam hal membantu para PKL karena sering tidak memenuhi persyaratan dalam mendapatkan kredit. “Harus dicari skema yang baik agar PKL bisa menikmati kredit dari perbankan. Misalnya, kredit dikucurkan kepada pelaku usaha yang menjadi agen barang-barang PKL. Kredit dikucurkan dengan persyaratan bisa disalurkan kepada PKL dengan perhitungan omzet usaha,” ujarnya.

Baca juga : Gubernur Banten Mengeluh soal Mentalitas Pegawai dan Korupsi

Babar mengatakan, terlepas semua itu, APKLI menilai sosok Andika Hazrumy, Wakil Gubernur Banten merupakan layak mendapatkan penghargaan karena langkahnya mendorong pendirian APKLI dan berusaha mengayomi pergerakan organisasi tersebut. (Fuad)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *