Untuk Kemajuan PAI, Hasbi Jayabaya Targetkan Penggunaan BOP Berjalan Optimal

oleh -15 views

Untuk Kemajuan PAI, Hasbi Jayabaya Targetkan Penggunaan BOP Berjalan Optimal

 

ANTERO.CO LEBAK – Reses 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara ini, anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi PDI Perjuangan, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya menargetkan serapan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) pendidikan, seperti pondok pesantren, Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dan Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA/TPQ) diterima secara utuh. Sehingga, pelaksanaannya akan berjalan optimal.

Demikian hal tersebut terungkap saat Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya melakukan Reses Ketiga tahun 2020, digelar di Jalan Ahmad Yani Nomor 109, Desa Kadu Agung Timur, Kecamatan Cibadak, tepatnya di Rumah Aspirasi MHJB pada Sabtu 7 November 2020 dengan tetap menerapkan Protokoler Kesehatan (Prokes)

Untuk mengoptimalkan kemajuan lembaga Pendidikan Agama Islam (PAI), seperti Pondok Pesantren (Ponpes), MDT dan TPQ di Dapil Banten I, tentu pihaknya selalu menyampaikan atau memberikan edukasi mengenai pengelolaan anggaran BOP.

“Saya tegaskan jika adanya oknum yang berani meminta biaya pengajuan administrasi dengan mengatasnamakan lembaga, baik pemerintah maupun non pemerintah. Penerima BOP, wajib mempertanyakan legalitas dan untuk apa penggunaannya,” tegas Politisi PDI Perjuangan usai menggelar Reses sekaligus menyerahkan BOP secara simbolis ke 25 lembaga penerima ini di Rumah Aspirasi MHJB.

Menurut pria yang akrab disapa Aa ini, anggaran BOP jika sudah dipangkas oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, tentu dunia PAI di Dapilnya tidak akan berjalan optimal.

Lebih lanjut, ia menjelaskan mengenai peruntukan penggunan BOP yang sudah diterima oleh lembaga, seperti pondok pesantren, MDT dan TPQ, diantaranya pembayaran listrik, honor petugas keamanan, pembelian perlengkapan untuk mencegah virus covid-19, yakni alat pelindung diri (APD). Salahsatunya, fasilitas wastafel pencuci tangan berikut hand sanitizernya serta masker.

“Untuk biaya honor guru tidak diperbolehkan. Terkecuali, ada salah satu guru pendidik yang akan memfasilitasi untuk pembelian apd,” tandasnya.

Pada kegiatan Reses kali ini, Hasbi berharap, Reses 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara seperti ini sangat penting, dan harus terus dilakukan agar bisa menggugah dan memahami untuk memantafkan dan mengamalkan nilai nilai ke empat hal dasar yang ada didalam empat pilar kebangsaan itu sendiri.

“Keempat pilar itu, merupakan hal dasar sebagai landasan berdirinya dan tegaknya bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Bukhori, salah seorang penerima BOP Pimpinan Yayasan Attarbiyah di Kampung Susukan, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Bukhori mengaku jika di Aspirasi MHJB tidak adanya biaya pemotongan administrasi BOP.

“Justru kami sangat berterimakasih (mewakili penerima BOP lainnya-red), karena sudah dibantu oleh Anggota DPR RI di Dapil Banten I, yakni Pak Hasbi yang selalu mendorong dan mengupayakan kemajuan bidang PAI di Kabupaten Lebak ini,” katanya.

Adapun besaran nominal BOP yang diterima Ponpes senilai Rp25, 40 hingga Rp50 juta. Sedangkan TPA/TPQ dan MDT Rp10 juta.(Bud)

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *