Tunggu Ahli Waris, Tujuh Kuburan di TPU Cibodas Belum Direlokasi, Begini Kata Panitia Nadir? 

oleh -50 views

Tunggu Ahli Waris, Tujuh Kuburan di TPU Cibodas Belum Direlokasi, Begini Kata Panitia Nadir? 

 

ANTERO.CO LEBAK – Setidaknya 7 (Tujuh) kuburan di TPU Cibodas Desa Kaduagung Tengah Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Banten, yang direlokasi terkena Proyek Jalan tol Serang Panimbang (Serpan) hingga pada hari ini Selasa (18/08) terkendala dalam proses relokasi pemindahan ke TPU Pasirwaru sehubungan tidak adanya ahli waris.

Demikian diungkapkan H Rusman, tokoh masyarakat Desa Kaduagung Tengah sekaligus Ketua Panitia Nadir Relokasi Makam TPU Cibodas ke TPU Pasirwaru saat ditemui ANTERO.CO dilokasi kegiatan, Selasa (18/08/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, awalnya sebelum direlokasi diperkirakan ada 170 kuburan, ternyata setelah direlokasi mencapai 260 kuburan.

“Hari ini (Selasa (18/08-red) relokasi hanya 9 kuburan dan kini yang belum direlokasi ada 15 kuburan, termasuk yang 7 kuburan, karena menunggu ahli warisnya,” terang H Rusman.

Kata dia, jadi jumlah seluruhnya yang sudah direlokasi sebanyak 245 kuburan, hingga hari ini yang belum terealisasi pemindahan karena belum adanya masing-masing keluarga dari ahli waris.

“Ketujuh kuburan itu belum direlokasi karena kami masih menunggu ahli waris, disitu tidak ada tanda tanda atau ciri ciri nama dan lain sebagainya,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya mengaku akan melakukan musyawarah dan pemberitahuan kepada warga masyarakat setempat terkait persoalan tersebut dan diberikan waktu ditunggu selama 4 (empat) hari terhitung dari Selasa (18/08) sampai ada keluarga yang mengaku sebagai pihak ahli waris dari masing-masing 7 kuburan tersebut.

“Kami akan melakukan musyawarah memberitahukan kepada warga, meminta bantuan muspika dan intansi terkait agar relokasi 7 kuburan yang tersisa tersebut dapat dilaksanakan,” imbuhnya

Menurut H Rusman, pihaknya tidak berani merelokasi kuburan yang belum ada pengakuan kesaksian dari ahli waris tersebut. Dan, jika memang tidak ada yang datang, pihaknya memohon bantuan kepada intansi terkait dalam hal ini Muspika, Pemdes, Bidang Wakaf Kanwil Kemenag dan KUA serta Polsek dan Koramil.

“Kami tidak mau melakukan relokasi penggalian kuburan itu sebelum ada ahli waris yang datang. Kami belum mau melaksanakan sebelum ada koordinasi dan musyawarah. Untuk itu kami minta bantuan intansi terkait,” katanya menjelaskan.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Kaduagung Tengah, Budiyanto S.sos menambahkan, terkait 7 kuburan yang belum di relokasi, sementara ini menunggu masing masing ahli waris agar tidak ada masalah di kemudian hari.

“Untuk waktu, kami berikan atau menyarankan kepada panitia untuk memberikan kejelasan waktu tiga atau empat hari sampai adanya ahli waris yang dapat di pertanggung jawabkan dalam pelaksanaan relokasi,” tuturnya.

Diharapkan Budi, apabila dari batas waktu yang telah ditentukan dengan hasil musyawarah, pihaknya memohon bantuan pada intansi intansi terkait agar relokasi dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar, mengingat prosesnya yang sangat sulit dengan banyaknya akar besar, jadi membutuhkan waktu sampai ke dasar tanah yang ada jenazahnya.

“Total makam seluruhnya 260, yang belum di relokasi 15 termasuk 7 makam yang belum ada ahli warisnya,” katanya. (Bud)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *