9 Tips Mengatasi Istri Yang Sedang Ngambek Marah-marah

oleh -0 views
Tips Mengatasi Istri Yang Sedang Ngambek Marah-marah
Tips Mengatasi Istri Yang Sedang Ngambek Marah-marah

Kehidupan setelah menikah tidak selalu berjalan lancar. Ada berbagai tanggung jawab yang harus dilakukan oleh suami dan istri. Tak jarang beberapa masalah membuat istri jadi emosional. Begitu mudah tersinggung, rewel, dan kesal. Kemarah-marah sangat wajar karena masalahnya sangat ditanggung oleh sang istri. Masalahnya, para suami jarang mengerti mengapa istrinya selalu marah.

Baca: Masih Mencintai Mantan – Tips yang belum bisa Move On

Mengatasi Istri Yang Sedang Ngambek


Suami bahkan bingung dengan sikap istri yang selalu marah dan tidak pernah tenang, bahwa ada seorang suami terkadang hanya bertanya-tanya tentang penyebab kemarahan istri. Karena sang suami kurang sensitif, merasa tidak ada masalah.

Padahal di mata istri, masih sangat tergantung pekerjaan yang menumpuk dan belum selesai. Jika sudah rewel, istri hanya diam dan tidak mau membicarakan masalah. Kemudian sang suami malah semakin bingung mau berkata apa.

Jadi, pahami penyebab yang sering membuat istri marah, beberapa di antaranya ada di bawah:

1. Istri kurang mendapat perhatian dari suami

Istri mana yang tidak merasa sedih jika jarang memperhatikan suami? Sampai kapan pun sang istri selalu berharap suaminya tetap menjadi sosok yang peduli seperti usia muda dulu.

Pekerjaan yang menumpuk terkadang membuat sang suami lupa untuk memperhatikan sang istri. Hasilnya adalah istri diabaikan suaminya. Sang suami tidak lagi peka dengan apa yang terjadi pada sang istri.

Baca: Mengapa Pria Selingkuh, Padahal Ia Mencintai Pasangannya

Kemarah amarah adalah cara untuk mengungkapkan kurangnya perhatian suami kepada istri. Suami yang lebih baik lebih sensitif dengan istri. Betapapun bagusnya pekerjaan, suami yang baik akan selalu memperhatikan istrinya.

Jika Anda perhatikan, sang istri akan memberi tahu banyak dan merasa tenang.

2. Istri merasa cemburu pada suaminya

Tanpa disadari, terkadang suami membuat istri merasa cemburu. Bahaya. Mungkin suami sering berbicara tentang rekan kerja wanita. Meski soal pekerjaan, tapi tetap membuat cemburu. Hindari percakapan yang melibatkan wanita lain.

Baca: Apa Saja Yang Termasuk Kategori Selingkuh ?

Kecemburuan juga bisa terjadi ketika suami hanya sibuk mengurus pekerjaannya atau hobinya. Jika di rumah sibuk sendiri jagalah hobinya untuk melupakan waktu. Istri yang ditinggalkan bisa merasa cemburu karena suami hanya sibuk dengan urusannya sendiri.

Kecemburuan adalah faktor yang menyebabkan istri menjadi marah. Kecemburuan juga sangat berbahaya jika diam. Jangan biarkan rumah tangga terbakar api cemburu.

3. Suami suka menghabiskan uang atau boros

Suami yang boros jelas membuat istri marah. Bagaimana tidak, anggaran yang direncanakan untuk masa depan anak dihabiskan untuk membelanjakan barang-barang yang tidak terlalu penting.

Memang pria cenderung tidak hati-hati membelanjakan uangnya. Namun setelah menikah, suami lebih baik memperhatikan keuangan dan tabungan untuk masa depan.

Masih banyak hal yang lebih penting dan membutuhkan lebih sedikit dana seperti anak sekolah dan membangun rumah.

Suami yang boros dan sembarangan membelanjakan uangnya, pasti akan membuat istri bingung untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga. Jadi jangan heran istri selalu marah ketika suami masih boros.

4. Sang suami suka pergi dengan teman-temannya

Suami yang sering keluar rumah terutama pada malam hari tidak bijaksana. Ini akan membuat istri merasa diabaikan. Dan setelah menikah, kewajiban suami untuk berbagi waktu sangat penting.

Jangan biarkan waktu bersama teman membuat suami mengabaikan istri di rumah. Sementara sang suami bersenang-senang di luar, sang istri harus menjaga anak itu dan sendirian di rumah pada malam hari. Kebiasaan buruk itu benar-benar bisa membuat istri marah.

Secara bijaksana membagi waktu antara kesibukan di luar dengan di rumah. Jika Anda sudah bekerja seharian, maka kewajiban suami adalah tinggal di rumah untuk berbicara dengan istrinya.

5. Anak-anak di rumah selalu rewel

Ini mungkin beban yang jarang dirasakan oleh suami, anak yang rewel. Anak-anak yang rewel menjadi beban bagi sang istri. Karena anak-anak rewel, hanya ada masalah yang ditimbulkan. Istri sangat pemarah.

Sudah begitu, sang suami terkesan tidak peduli dan sepenuhnya berbakti kepada istrinya. Ini benar-benar dapat menambah masalah. Istri merasa bahwa masalah anak hanya melahirkan dirinya sendiri. Sementara suaminya pergi.

Tentunya sang istri marah dengan sifat seorang suami yang tidak peduli. Seakan dia segan mengambil tanggung jawab dengan putranya sendiri.

6. Istri merasa tertekan

Jika Anda melihat beban yang ditanggung oleh sang istri, maka sangat beralasan jika ia mudah merasa stres. Istri selalu terbebani dengan berbagai tugas yang menunggunya setiap hari. Jika sedang stres, maka dia sering marah.

Kehadiran suami sangat berarti baginya. Suami bisa menjadi pendengar yang baik untuk semua perasaan yang telah tersimpan. Jangan biarkan istri menanggung penderitaannya sendiri. Pastikan suami selalu ada untuk istri agar terhindar dari rasa stres.

7. Suami terlalu sibuk

Kesibukan adalah musuh utama perhatian. Karena sibuk, banyak orang melupakan keluarga mereka sendiri. Ini tidak baik untuk kelangsungan hidup keluarga. Memang tuntutan pekerjaan membuat seseorang harus fokus pada pekerjaan, tetapi ketika pulang ke rumah, simpan pekerjaan. Jangan bicara tentang pekerjaan yang terjadi di depan istri. Ini akan sangat menyebalkan. Imbaulah istri untuk membicarakan hal-hal ringan yang dapat membuat rumah hangat dan penuh kasih.

8. Istri tidak memiliki hiburan

Tugas di rumah biasanya akan selalu ada dan tidak pernah selesai. Seringnya rutinitas berulang membuat istri merasa jenuh dan marah. Ketika jenuh, semuanya terasa membosankan.

Tidak ada lagi semangat untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Ketika jenuh, hiburan tentu membantu menyegarkan pikiran yang sudah jenuh.

Ajak istri sesekali jalan-jalan. Buat dia senang melihat pemandangan yang indah. Suami yang bijak tahu kapan istrinya membutuhkan hiburan.

9. Suami tidak lagi romantis

Ketika baru menikah, sang suami sangat romantis dan suka mengejutkan. Namun setelah bertahun-tahun, sang suami kurang cenderung romantis. Dia menjadi suami yang kaku dan kering. Tidak romantis sama sekali.

Banyak istri mengeluh tentang perubahan suaminya setelah menikah begitu lama. Istri sangat menyukai hal-hal romantis. Romantisisme dapat membuat perasaan cinta terjaga meski sudah bertahun-tahun hidup bersama.

Pernikahan tidak terasa kering jika suami menyimpan romantinya. Romantis seharusnya tidak selalu mahal. Mengambil istri berjalan bersama seperti ketika masih berpacaran sudah cukup untuk membuatnya bahagia. Apalagi jika diajak berbelanja.

Nah, itu hal kecil yang membuat istri sering marah. Mungkin ada satu atau dua hal yang dirasakan istri Anda di rumah. Atau mungkin ada hal lain yang membuat istri marah?

Hanya Ibu yang tahu dan bisa menjawabnya. Jadi suami, mohon lebih peka terhadap istrimu.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *