Tips Melepas Karir untuk Jadi Ibu Rumah Tangga Sepenuhnya

oleh -10 views
Tips Melepas Karir untuk Jadi Ibu Rumah Tangga Sepenuhnya
Tips Melepas Karir untuk Jadi Ibu Rumah Tangga Sepenuhnya

ANTERO LIFE N LOVE – Hidup adalah pilihan. Setiap wanita memiliki hak untuk memutuskan dan mengambil pilihannya sendiri dalam hidup. Meski terkadang membuat pilihan tidak mudah, hidup justru bisa terasa lebih bermakna karenanya.

***

Menjadi wanita karir penuh waktu dan memutuskan untuk tidak terlalu peduli tentang menikah adalah satu-satunya keputusan besar yang saya buat lima tahun lalu. Keputusan ini juga tidak luput dari cibiran banyak orang tentang wanita yang harus menikah saat masih muda, dan ukuran wanita muda saat itu adalah rentang usia 20-25 tahun. Namun sayangnya, dalam rentang usia itu, saya harus mengalami masalah cinta yang memilukan sehingga saya berani memutuskan bahwa saya tidak harus menikah begitu cepat.

Baca: Tips Untuk Menjadi Awet Muda

Sejujurnya, untuk menyibukkan diri menjadi wanita karir dengan profesi yang bisa membuat saya berkeliling Indonesia untuk mengunjungi tempat-tempat indah adalah pilihan yang paling tepat saat itu. Kesenjangan yang menganga harus mengakhiri hubungan serius yang berlangsung selama delapan tahun perlahan memudar dan bahkan menghilang. Bagi saya, salah satu cara untuk bersyukur atas hidup adalah menikmati apa yang telah diputuskan.

Tips Melepas Karir untuk Jadi Ibu Rumah Tangga
Ilustrasi./Copyright pixabay.com

Meskipun saya sibuk dan menjadi wanita karir yang bahagia, tetapi ada kalanya hati yang hampa rindu untuk diisi kembali. Ada pipi yang rindu memerah ketika bertemu dengan idola hati, ada senyum yang rindu diberikan kepada jodoh, dan ada kisah hidup rindu untuk dibagikan dengan seorang pria bernama.

Saya pikir menjadi wanita “bebas” akan membawa kebahagiaan yang utuh dalam hidup saya, tetapi ternyata itu salah. Tuhan benar bahwa setiap manusia diciptakan berpasangan dan mereka dikhususkan untuk menyempurnakan separuh dari agama. Melangkah memasuki usia 28, saya mulai memikirkannya lagi.

Tips Melepas Karir untuk Jadi Ibu Rumah Tangga
Ilustrasi./Copyright pixabay.com

Saya mencoba membuka kembali pintu hati bagi seorang pria dan sehelai rambut, saya bertemu dia yang telah segera menyatakan keseriusannya untuk menikah. Dengan kekuatan Tuhan untuk mengubah hati saya, saya memutuskan untuk menyerahkan diri ke tingkat yang lebih serius.

Pria ini adalah pria yang benar-benar saya butuhkan. Dia menuntun saya untuk menjadi mitra dunia setelah kehidupan. Dia juga tidak membatasi impian saya ketika saya masih lajang.

Baca: Cara Menjaga Hubungan Jarak Jauh LDR Agar Harmonis

Saya juga tidak ragu untuk mengatakan kepadanya bahwa saya ingin tetap bekerja meskipun sudah menikah dan kemudian ketika sudah memiliki bayi. Dan dia mengabulkan keinginan saya.

Seiring berjalannya waktu, ternyata Tuhan mempercayakan keturunan lebih cepat dari yang kita harapkan. Kami senang meskipun PR untuk rumah tangga kami masih banyak terutama tentang kesiapan keuangan. Ya, memang benar semua orang berkata.

Menikah adalah membuka lembaran baru yang jauh lebih menantang daripada kehidupan sebelumnya. Salah satunya adalah tak lama setelah kita memiliki anak. Kebahagiaan yang kita rasakan diikuti oleh banyak perubahan yang terjadi dan mungkin datang kemudian.

Karena kami belum menemukan rumah yang tepat, dan kedua orang tua kami tidak dapat sepenuhnya diberhentikan hanya untuk mengurus anak, maka diambil keputusan.

Jika nantinya situasinya tidak memungkinkan, maka saya sebagai wanita harus menyerah untuk melepaskan predikat wanita karier dan berubah menjadi ibu rumah tangga yang penuh.

Berhenti bekerja demi anak? Tidak masalah


Tips Melepas Karir untuk Jadi Ibu Rumah Tangga
Ilustrasi./Copyright pixabay.com

Berhenti Bekerja Karena Ingin Jadi Ibu Rumah Tangga

Keputusan ini mengejutkan saya, tetapi hari-hari saya habiskan bersama anak saya membuat saya jatuh cinta dengan malaikat kecil ini daripada karir khusus saya. Meskipun saya tidak menunjukkan kesedihan ini kepada suami saya, tetapi dia tahu apa yang mengganggu saya.

Baca: Tips Supaya Mempunyai Anak Kembar

Dia juga mengatakan bahwa jika Tuhan memberi rezeki untuk karir saya bisa kembali, maka itu bukan tidak mungkin. Saat ini, berbesar hati berada di rumah sepenuhnya untuk mengurus keluarga kecil Anda. Hidup saya adalah pilihan saya, semoga keputusan untuk mengesampingkan mimpi saya demi keluarga kecil ini adalah manis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *