Tips and Trick Tuntaskan Pendidikan Dokter Gigi, Deratih Putri Mahasiswa Kedokteran Asal Rangkasbitung Tulis Buku Sinopsis Dentistry’s Deadlock Syndrome

oleh -10 views

Tips and Trick Tuntaskan Pendidikan Dokter Gigi, Deratih Putri Mahasiswa Kedokteran Asal Rangkasbitung Tulis Buku Sinopsis Dentistry’s Deadlock Syndrome

 

ANTERO.CO LEBAK – Deratih Putri Utami Awaliyah Firdaus, kelahiran Rangkasbitung, 28 Agustus 1996. Saat ini ia merupakan seorang mahasiswa profesi Dokter Gigi di Universitas Sriwijaya dengan wahana kerja di Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut Sumatra Selatan.

Dentistry’s Deadlock Syndrome merupakan buku pertamanya yang ia tulis sendiri dengan tujuan untuk memberikan motivasi bagi seluruh mahasiswa kedokteran gigi di Indonesia agar dapat menyelesaikan pendidikan dengan sebaik-baiknya sehingga kedepan bisa berkontribusi aktif untuk masyarakat Indonesia dalam bidang kesehatan gigi dan mulut.

Dentistry’s Deadlock Syndrome merupakan buku yang membahas tuntas kehidupan mahasiswa profesi dokter gigi atau para Koas gigi di Indonesia.

Buku ini menceritakan betapa terjal dan berlikunya kehidupan para koas gigi dalam menempuh pendidikan profesi dokter gigi.

Berbagai problematika terkait kehidupan koas gigi diceritakan secara gamblang dalam buku ini, permasalahan tersebut dimulai dari teori klasik koas gigi (faktor yang mempengaruhi cepat atau lambatnya waktu yang ditempuh untuk menyelesaikan pendidikan dokter gigi yaitu Dental Unit, Dosen, Pasien dan Uang), beragam tipe pasien koas, perjuangan dalam mencari pasien, tekanan akademik dan finansial yang dialami koas gigi serta problematika joki koas yang kian menjamur di lingkungan RSGM.

Segala permasalahan tersebut yang dialami oleh koas gigi, semakin lama akan menjadi akumulasi permasalahan yang menjadikan koas menghadapi situasi “DEADLOCK” pada suatu waktu selama perjuangan koas berlangsung.

Segala problematika yang dialami oleh para koas gigi akan terjawab secara langsung dalam buku ini melalui nasihat-nasihat orang tua dan para guru yang cukup menenagkan, cerita inspiratif yang memotivasi para koas gigi agar semakin bersemangat dalam menghadapi ujian ketika koas dengan pendekatan keagamaan dan filantopi.

Selain itu, tips and trick agar bisa survive dalam menuntaskan pendidikan dokter gigi juga turut dibahas dalam buku ini.

Semoga tulisan-tulisan dalam buku ini dapat membantu teman-teman seperjuangan koas gigi dalam me recharge semangat ketika para koas gigi sudah mulai merasa jenuh dan demotivasi untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya ketika berada dalam fase koas. (Bud)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *