Tiga Guru Perkosa Tiga Siswi di Banten, 1 Siswi Hamil 4 Bulan

Tiga Guru Perkosa Tiga Siswi di Banten
Ilustrasi

ANTERO.CO – Pemerkosaan guru terhadap muridnya di Cikeusal, Serang, Banten ini mungkin dibilang sangat biadab. Bagaimana tidak, tiga guru perkosa tiga siswi di ruangan laboratorium sekolah pada Selasa (11/6/2019) lalu.

Akibat pemerkosaan tersebut, mengakibatkan salah satu korban dikabarkan hamil empat bulan. Peristiwa tragis ini terungkap setelah salah satu korban berinisial DO diketahui hamil. Didampingi keluarganya, DO melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Serang.

Informasi dugaan pemerkosaan itu juga didengar oleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten. LPA kemudian memutuskan untuk mendampingi korban.

Berdasarkan informasi yang diperoleh LPA, selain DO, ada dua siswi lain yang juga menjadi korban perkosaan.

“Yang saya ketahui inisialnya DO. Dia baru lulus SMP. Dua lagi belum lapor, tapi kami akan cari informasi kedua korban tersebut,” kata Ketua LPA Banten Uut Lutfi saat dilansir JPNN, Kamis (13/6/2019) lalu.

Diduga ketiga korban diperkosa oleh ketiga oknum guru. Para korban diperkosa di ruangan laboratorium sekolah saat kegiatan belajar di sekolah.

Baca juga: Tiga Guru SMP di Cikeusal Diduga Gilir Muridnya di Lab Komputer Sekolah

Salah satu oknum guru tersebut diketahui berinsial ON. Sementara dua oknum guru lainnya belum diketahui. Soalnya, DO masih trauma.

“Informasinya ada tiga pelaku. Ketiganya merupakan oknum guru di satu sekolah (SMP Cikeusal-red). Mereka melakukan perbuatannya di ruangan laboratorium. Menurut keterangan korban, perbuatan tersebut dilakukan berbarengan (dengan tiga korban-red),” jelas Uut.

LPA Berencana Mendatangkan Psikolog Bantu Pulihkan Kondisi Korban

LPA sendiri berencana mendatangkan psikolog untuk membantu memulihkan kondisi psikis korban. Selain itu, LPA Banten akan mengonfirmasi peristiwa tersebut ke sekolah korban.

“Kami akan mengawal kasus ini, kami akan temui pihak sekolah karena perbuatan tersebut dilakukan di jam sekolah, korbannya juga siswi sekolah tersebut. Kami khawatir ada korban lain,” tandas Uut.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Serang Ajun Komisaris Polisi (AKP) David Chandra mengakui, kasus dugaan tiga guru perkosa tiga siswi tersebut, masih diselidiki Uni Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Serang.

“Iya benar ada laporan kasus tersebut. Saatn ini masih dalam proses,” pungkasnya singkat.

Loading...

TULIS KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini