Tidak Manusiawi, Oknum Debt Collector Rampas Motor di Jalan Ciruas Serang

oleh -59 views
Ilustrasi
Ilustrasi

ANTERO.CO SERANG – Perampasan terhadap unit motor kembali terjadi di jalan raya ciruas yang di lakukan oleh leasing atau debt collector, yang di sayangkan korban yang bernama enong bukan di ajak ke kantor untuk menyelesaikan masalah tunggakan malah di turunkan di tengah jalan.

Diungkapkan, pemilik motor M.Yusuf, berawal motornya di pinjam oleh ponakan yang bernama enong untuk beraktifitas ke pasar namun pada hari selasa kemaren ponakan dan motornya di cegat di tengah jalan oleh 5 orang yang mengaku debt collector dari mandiri utama finance di ruas jalan Ciruas Serang.

Setelah di berhentikan di tengah jalan dengan alasan motor tersebut masih menunggak 2 bulan langsung di bawa oleh leasing atau debt collector dengan alasan mau di bawa ke kantor dengan mengajak korban namun bukan sampai di kantor korban Enong di turunkan di jalan.

Tidak terima di turunkan di jalan korban Enong melaporkan ke pamannya yang pemilik motor bernama Yusuf. Selang 3 hari Yusuf yang memiliki itikad baik ingin melunasi tunggakan tersebut kaget jika motornya tidak ada di kantor mandiri utama finance.

Namun saat ini meski sudah di lunasi oleh yusuf dan memiliki BPKB motor jenis honda beat bernopol A 3838 HG hingga saat ini motor milikya masih di kuasai oleh pihak debt collector.

“Besok kita akan kekantor mandiri utama finance untuk mengambil motor jika tidak ada etikat baik oleh pihak debt collector kami akan melaporkan ke polsek ciruas untuk melalui jalur hukum karena motor saya sudah lunas pertanggal 29 April 2021 sudah lunas,” ungkap Yusuf..

“Sangat menyayangkan dengan petugas leasing atau debt collector yang memberhentikan di tengah jalan, seperti yang kita sudah ketahui bahwa pemerintah atau presiden joko widodo sudah menghimbau kepada Pihak perbankan dan non bank dilarang mengejar angsuran, apalagi pakai debt collector, Jokowi mengungkap akan memberikan keringanan pembayaran cicilan selama satu tahun ke depan, tapi nyatanya tidak dalam kredit motor,” tambah Yusuf.

Keberadaan debt collector yang berada di jalan khususnya jalan raya ciruas sangat meresahkan masyarakat karena banyak debt collector di wilayah tersebut, dirinya berharap kepada kepolisian agar bertindak tegas kepada debt collector yang ada di jalan. (desi/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *