Home Sejarah Indonesia Tidak banyak Orang Tahu, Inilah 13 Karakter, Sifat dan Kebiasaan Orang Jawa

Tidak banyak Orang Tahu, Inilah 13 Karakter, Sifat dan Kebiasaan Orang Jawa

Karakter, Sifat dan Kebiasaan Orang Jawa
Karakter, Sifat dan Kebiasaan Orang Jawa

Karakter, Sifat dan Kebiasaan Orang Jawa – Indonesia adalah negara yang kaya akan beragam budaya. Setiap daerah harus memiliki kebiasaan dan tradisi yang berbeda, seperti kebiasaan orang Maluku, Sunda atau Betawi yang berbeda satu sama lain.

Orang Jawa, misalnya, dikenal karena kesopanan, sopan santun, dan kelembutannya. Ini adalah karakteristik ketika mereka berbaur dengan suku-suku lain dan menjadi ciri-ciri dasar yang diwarisi oleh leluhur mereka. Meskipun, tentu saja tidak semua orang Jawa memiliki kualitas positif ini.

Sifat dan Kebiasan Orang Jawa

Nah, berikut adalah beberapa karakteristik dan kebiasaan orang-orang dari suku Jawa, yang ditulis berdasarkan pengamatan langsung dan pengamatan tidak langsung.

1. Pemalu, Sungkan Tapi Suka Menyapa

Mungkin Anda pernah bertemu dengan orang Jawa yang baru saja tersenyum dan mengangguk ketika lewat. Pada dasarnya, orang Jawa pemalu dan enggan terutama ketika mereka berada di lingkungan yang sama sekali baru.

Mereka suka menyapa, tetapi biasanya jarang berani memulai percakapan. Cobalah untuk memulai percakapan dengannya. Karena sebenarnya mereka juga orang yang asyik ketika diajak berbagi atau ngobrol dengan teman.

2. Pandai Menjaga Etika dan Sopan Santun

Orang Jawa sopan, baik kepada orang tua atau orang lain, mereka juga pandai menjaga etika ketika bergaul di lingkungan masyarakat.

Merundukan badan ketika berjalan di depan orang yang lebih tua telah menjadi kebiasaan bagi orang Jawa sebagai bentuk rasa hormat, tata krama dan sopan santun. Sikap tubuh yang merunduk ini juga merupakan tanda bahwa seseorang benar-benar menghargai dan dapat memposisikan dirinya.

3. Orang Jawa Itu Pekerja Keras dan Penurut

Ketika ditinjau dalam ruang lingkup perusahaan. Orang Jawa adalah pekerja terbaik. Mereka melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan, tidak pernah mengeluh dan didedikasikan untuk apa yang dibebankan kepada mereka.

Orang Jawa juga disiplin dalam waktu dan pengalaman penulis bergaul dengan orang Jawa, mereka tidak pernah suka neko-neko dalam kehidupannya. Saat menerima gaji bulanan misalnya. Mereka jarang menghabiskan uang untuk membeli sesuatu yang mereka rasa tidak perlu.

Mereka lebih tertarik menabung atau mengirim uang kepada orang tua atau saudara mereka di desa. Dan itu adalah salah satu hal yang penulis sukai dari mereka.

4. Hidup Mengalir Seperti Air

Ini sebenarnya masih terkait dengan poin nomor 3. Orang Jawa sepertinya menganut filosofi hidup yang mengalir seperti air. Jalani hidup seolah-olah tanpa beban dan tanggungan.

Dalam benak penulis. Mereka suka memiliki pemahaman. “Hidup adalah hal yang penting untuk bisa makan, beribadah dan dapat menghidupi keluarga”. Mereka mengalir seolah-olah mereka tidak memikirkan hal-hal lain. Hmmm, saya tidak tahu apakah itu sesuatu yang penulis katakan sebagai hal negatif atau positif.

5. Menerima Apa Adanya

Hal lain yang disukai penulis dari orang Jawa adalah sikapnya bahwa ia menerima apa adanya. Terutama dalam hal hubungan. Mereka menerima keadaan apa pun dari pasangan mereka. Selama mereka saling menyukai dan merasa benar. Selanjutnya, segera menikah dan membentuk keluarga.

6. Suka Mengalah, Kalem dan Menghindari Konflik

Dalam keluarga, mereka adalah orang yang suka mengalah. Ini tentu saja merupakan nilai positif dalam keharmonisan rumah tangga. Jadi, bagi Anda yang mencari pasangan hidup. Pertimbangkan orang Jawa di daftar pencarian pasangan Anda. 🙂

7. Wong Jowo Kwi Gampang Ditekak – Tekuk

Orang Jawa fleksibel. Sangat mudah bergaul dengan orang-orang dari suku lain meskipun mereka agak pemalu dan enggan. Sopan santun dan keramahan orang Jawa membuat orang senang bergaul dengan mereka.

8. Gaya dan Nada Bicaranya Sopan

Seperti diketahui, bahasa Jawa adalah bahasa yang memiliki strata yang halus. Bahasa Jawa, khususnya yang berasal dari daerah Yogyakarta dan Solo dikenal karena kehalusan dan kelembutan bicaranya.

9. Mempertahankan Tradisi dan Budaya

Banyak sekali tradisi yang berasal dari nenek moyang orang Jawa yang masih lestari dan dijalankan sampai sekarang. Beberapa tradisi ini adalah simbol dari peristiwa penting di masa lalu atau bentuk rasa terima kasih yang dibingkai dalam suatu peristiwa.

10 . Muluk / Puluk

Istilah ‘puluk’ atau ‘muluk’ mungkin asing di telinga kita, meski kita sendiri adalah orang Jawa. Puluk atau muluk adalah kebiasaan makan dengan menggunakan tangan.

Kebiasaan orang Jawa ini sudah diturunkan sejak lama dan sampai saat ini masih banyak masyarakat kita yang melestarikannya. Menyantap makanan dengan menggunakan tangan dirasa lebih nikmat; terlebih jika sambil duduk lesehan (duduk di atas tanah/ lantai dengan alas di bawahnya).

11. Orang Jawa Arif dan Ramah

Meski sudah jarang dijumpai dalam kehidupan masyarakat sekarang, masih ada sedikit masyarakat yang menjunjung tinggi kearifan. Sebagai contoh, ketika sedang berkunjung ke suatu desa, masyarakat desa menyambut kita dengan ramah dan menjamu kita dengan beragam hidangan terbaik mereka.

Kamu tentu pernah mengalami pengalaman ini saat bertamu di sebuah rumah di desa. Tentu kearifan ini jarang atau bahkan tidak akan ditemui di kehidupan perkotaan. Benar begitu?

12. Kebiasaan Orang Jawa ( Banyak ‘Melarang’)

Pernah dengar ungkapan larangan ‘ora ilok’. Ungkapan ini, dalam bahasa jawa, mengandung pesan/ nilai moral serta budi pekerti bagi masyarakat Jawa. Ungkapan tersebut memiliki arti ‘dilarang melakukan perbuatan yang melanggar unggah-ungguh atau nilai kesopanan’.

Sebagai contoh: ‘Ora ilok mangan karo ngomong’ yang artinya ‘tidak boleh makan sambil bicara’ karena dapat menyebabkan tersedak.

13. Suka Menolong dan Mangan Ora Mangan Sing Penting Ngumpul

Kalimat Mangan ora mangan sing penting ngumpul yang artinya Makan tidak makan yang penting kumpul, mungkin sering kita dengar. Filosofi orang Jawa yang sangat terkenal bila dimaknai secara luas, bisa diartikan sebagai orang-orang yang suka berkumpul, saling membantu dan gotong royong tanpa mengharapkan imbalan.

Demikian 13 Sifat, karakter dan Kebiasaan Orang Jawa yang dapat kami sampaikan dalam artikel kali ini. Selebihnya tulisan ini ditulis berdasarkan ‘pengamatan’ penulis semata. So, Kami tunggu tanggapan kamu di kolom komentar bagian bawah .. 🙂 #MaturNuwun

Loading...

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here