THR dan Gaji ke-13 PNS di Banten Telan APBD Rp 118 Miliar

oleh -4 views

ANTERO BANTEN – Tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 di Provinsi Banten membutuhkan anggaran sekitar Rp 118 miliar. Angka tersebut juga disiapkan untuk tambahan pendapatan pegawai negeri atau tunjangan kinerja.

Baca juga: Polisi Tilang Mobil Dinas Pemprov Banten Berplat Hitam

“Kalau kemarin perhitungan Rp 118 miliar untuk THR dan TPP (tambahan penghasilan pegawai negeri),” kata Sekretaris Banten Ranta Soeharta di aula gubernur, Jl Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Kamis (31/05/2018).

Persoalannya adalah apakah uang sebanyak itu dimungkinkan dari keuangan lokal. Surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri, kata dia, bisa menggunakan anggaran dari alokasi biaya tak terduga (BTT) atau anggaran yang telah dialokasikan tetap.

“Mengenai keuangan daerah stabil, tidak mengganggu,” katanya setelah bertemu dengan gubernur.

Baca juga: Pelayanan Publik di Provinsi Banten Masih Buruk

Pembayaran untuk THR dan gaji ke-13, kata Ranta, bisa dibayarkan menjelang Lebaran dan dalam dua tahap. Yaitu pada bulan Juni dan Juli.

Sementara itu, Gubernur Wahidin Halim menjelaskan THR dan gaji ke-13 akan menggunakan dana alokasi umum atau DAU. Tapi yang masih harus dibicarakan adalah sirkulasi menteri tentang penambahan tunjangan kinerja.

“Itu tidak ada, karena tidak dianggarkan,” katanya.

Yaitu, dari THR, gaji ke-13 ditambah tunjangan kinerja. Dia mengatakan porsi keuangan daerah tidak cukup. Saat ini, menurut dia, pemerintah provinsi akan berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri.

“Kalau dari porsi keuangan kami tidak cukup, kami masih konsultasi karena lingkaran itu sesuai dengan kemampuan,” katanya.

Baca juga: Lima tahun Konsumsi Narkoba Dua ASN Banten Dibekuk Polisi

Alokasi sebanyak itu, jelasnya, akan diberikan kepada sekitar 4.000 pegawai negeri sipil yang bekerja di Banten. (Ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *