Tangis Haru Abah Soleh Saat dikunjungi Tim Jum’at Barokah Polda Banten

oleh -0 views

ANTERO.CO, Serang, Banten – Tangisan haru Abah Soleh (60) tak terbendung menyambut kedatangan Tim Jum’at Barokah Terpadu di kediamannya Kampung Lopang cilik RT. 009/002 Kelurahan Lopang, Kec. Kota Serang, Jum’at (28/02/2020) pukul 10.30.

Tim jumat barokah terpadu merupakan gabungan dari Humas Polda Banten, Pajero Indonesia Club (PIC) dan teman-teman media melakukan bakti sosial dengan mengunjungi warga kurang mampu memberikan bantuan sembako kepada keluarga yang kurang mampu, saling menyapa dan saling berbagi serta berinteraksi antar sesama untuk menumbuhkan rasa empati.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Agung Sabar Santoso, S.H.,M.H melalui Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Edy Sumardi mengucapkan terimakasih kepada
Ketua RT setempat, staf Kelurahan Lopang Sandi Permana, Bhabinkamtibmas Polsek Serang, Babinsa Koramil Serang dan warga lainnya.

Tangis haru Abah soleh saat dikunjungi tim jum'at barokah polda banten
Tangis haru Abah soleh saat dikunjungi tim jum’at barokah polda banten

“Terimakasih juga kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang turut hadir dalam kegiatan ini, semoga sinergitas antara TNI dan Polri terus terjalin,” Ujarnya.

Lanjut kabidhumas menerangkan bahwa kegiatan Jumat Barokah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama khususnya bagi warga masyarakat yang kurang mampu.

“Program Jum’at barokah ini merupakan salah satu wujud bahwa Polri hadir di tengah-tengah masyarakat dan peduli terhadap sesama khususnya bagi warga yang kurang mampu” ucapnya.

Lebih lanjut kabidhumas mengatakan kepada teman-teman media bahwa sebelum melaksanakan kegiatan ini, keluarga yang akan di kunjungi berdasarkan informasi tim survey Jum’at Barokah.

“apa yang kita berikan bukan karena kita berlebih, tapi karena kita peduli dan kita ingin berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Dan semoga ini bisa menjadi contoh kegiatan yang baik di masyarakat dan mudah-mudahan bisa diikuti oleh perangkat desa setempat untuk menggerakkan orang-orang yang lebih di daerahnya untuk bisa peduli dan berbagi kepada sesama,”katanya.

Abah Soleh yang saat ini berumur 60 tahun merupakan warga perantauan, abah soleh puluhan tahun tinggal di serang pekerjaan Sehari-hari tukang pijit dengan penghasilan tidak tetap memiliki istri bernama Pipit umur 49 tahun tidak bekerja memiliki 3 orang anak dan masih sekolah dengan kondisi rumah bilik.

Saat ditemui tim jum’at barokah terpadu abah soleh tak berhenti menangis dan mendoakan tim jum’at barokah yang mengunjungi nya.

“Alhamdulillah, terimakasih kepada bapak-bapak dan ibu-ibu yang sudah memberikan bantuan untuk saya dan keluarga saya. Saya doakan semuanya panjang umur, sehat selalu, dimurahkan rezekinya dan berkah buat semuanya,” ucap Abah Soleh sambil menangis.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *