Tak Ada Papan Informasi, Diduga P3A di Desa Lebak Wangi Tidak Transparan

oleh -161 views
Tak Ada Papan Informasi, Diduga P3A di Desa Lebak Wangi Tidak Transparan
Tak Ada Papan Informasi, Diduga P3A di Desa Lebak Wangi Tidak Transparan

ANTERO.CO SERANG – Untuk meningkatkan taraf hidup petani, Pemerintah mengucurkan anggaran melalui P3A atau Perkumpulan Petani Pengguna Air. Pemerintah telah menggelontorkan dana untuk pembangunan saluran air menuju ke pesawahan untuk mempermudah pengambilan Air, mempermudah para petani untuk bercocok tanam sehingga dapat menghasilkan panen yang maksimal dan berkualitas.

Sesuai dengan tehnis proyek ini yang di kerjakan dengan Padat karya percepatan peningkatan tata guna Air irigasi (P3-TGAI) dengan cara swakelola dengan maksud untuk menyerap tenaga kerja sekitar penerima manfaat karena banyak sekali warga yang membutuhkan.penghasilan tambahan.

Namun sangat disayangkan proyek yang berlokasi di Desa Lebak Wangi Kecamatan Lebak Wangi Kabupaten Serang, dengan menggunakan anggaran pemerintah terkesan tidak transparan, saat tim ke lokasi Rabu 05/3/5/2021).

Pasalnya di lokasi pembangunan tidak terpasang papan impormasi (PI), sehingga masyarakat tidak bisa melakukan kontrol sosial, karena tidak bisa mengetahui besarnya anggaran dan peruntukannya.

Padahal sesuai dengan UU nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP) dan peraturan Persiden (perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan ke dua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang pengda barang/jasa pemerintah, setiap pembangunan yang menggunakan APBD/APBN wajib memasang papan informasi.

Menurut keterangan warga Lebak wangi yang tidak mau di sebutkan namanya menjelaskan, mereka menyayangkan dengan tida adanya papan proyek di lokasi kegiatan.

Dengan cara padat karya artinya pekerjaan ini di kerjakan oleh masyarakat jadi proyek ini harus terbuka, harus menginformasikan kepada masyarakat yang lain bahwa daerah kita khususnya warga petani mendapat Bantuan dari pemerintah.

Dengan dipasangnya papan anggaran biar masyarakat tahu bahwa pemerintah telah memberikan.untuk kelancaran irigasi agar dapat mengalir ke sawah-sawah petani dengan besar anggaran sekian sehingga masyarakat bisa ikut bertanggung jawab dengan memelihara irigasi tersebut.

“Dengan tidak memasang papan informasi seolah-olah menutupi besar anggaran yang terserap. Anggaran ini dari pemerintah, jadi seharusnya jangan di tutupi biar masyarakat tahu,” katanya. .

“Saya meminta kepada intansi terkait untuk mendak kepada orang yang telah di beri kepercayaan untuk mengerjakan pekerjaan P3-TGAI yang tidak memenuhi kewajibannya memasang papan anggaran. Karena ini jelas melanggar Undang – undang no 14 tahun 2008 Tentang keterbukaan informasi publik,” kata warga Desa Lebak Wangi menegaskan.

Hingga berita ini diterbitkan media masih berupaya konfirmasi terhadap pihak pelaksana kegiatan proyek P3A di lokasi setempat. (Helani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *