Beranda Cara Menulis Syarat, Tugas dan Wewenang Pengawas TPS Pemilu 2019

Syarat, Tugas dan Wewenang Pengawas TPS Pemilu 2019

Ini Syarat Menjadi Pengawas TPS Pemilu
Syarat, Tugas dan Wewenang Pengawas TPS Pemilu 2019

ANTERO.CO – Syarat Menjadi Pengawas TPS Pemilu, dokumen yang harus di siapkan, gaji pengawas pemilu inilah syaratnya, Syarat, Tugas dan Wewenang Pengawas TPS Pemilu.

Syarat, Tugas dan Wewenang Pengawas TPS Pemilu 2019

  • tujuan menjadi pengawas pemilu
  • motivasi menjadi pengawas pemilu
  • tujuan pengawas pemilu
  • tujuan menjadi pengawas tps
  • pengawasan pemilu 2019
  • tata cara pengawasan pemilu
  • pengawas pps
  • petugas pemilu

Mulai 11 Februari hingga 21 Februari 2019 mendatang, Bawaslu Jakarta Timur membuka pendaftaran bagi pengawas tempat pemungutan suara (TPS).

Jumlah pengawas yang dibutuhkan ini sama dengan jumlah TPS yang ada di wilayah Jakarta Timur, yaitu sebanyak 8.246 orang.

“Salah satu tugas Bawaslu ialah membentuk Pengawas TPS, saat ini kami memerlukan 8.246 orang pengawas,” ucap Komisioner Bawaslu Jakarta Timur Tami Widi Astuti, Kamis (7/2/2019).

“Jumlah ini sesuai dengan jumlah TPS di wilayah Jakarta Timur,” tambahnya.

Bagi masyarakat yang berminat bisa mendatangi Sekretariat Penwalu Kecamatan di kantor kecamatan masing-masing.

Berikut ini persyaratan Pengawas TPS:

  1. WNI; berusia minimal 25 (dua puluh lima) tahun;
  2. Setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945;
  3. Mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil;
  4. Memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Pemilu, ketatanegaraan, kepartaian, dan pengawasan Pemilu;
  5. Berpendidikan paling rendah sekolah menengah atas atau sederajat;
  6. Pendaftar diutamakan berasal dari kelurahan/desa setempat;
  7. Mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika;
  8. Mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sekurangkurangnya 5 (lima) tahun pada saat mendaftar;
  9. Mengundurkan diri jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau di badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah pada saat mendaftar;
  10. Tidak pernah dipidana penjara selama 5 (lima) tahun atau lebih, dibuktikan dengan surat pernyataan;
  11. Bersedia bekerja penuh waktu yang dibuktikan dengan surat pernyataan;
  12. Bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah selama masa keanggotaan apabila terpilih;
  13. Tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu.

Dokumen yang disampaikan meliputi :

  1. Formulir Pendaftaran ;
  2. Foto copy Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) ;
  3. Pas foto terbaru ukuran 4 x 6 sebanyak 2 (dua) lembar;
  4. Foto copy ijazah pendidikan terakhir yang disahkan/dilegalisir atau menyerahkan fotocopy ijazah terakhir dengan menunjukkan ijazah asli;
  5. Formulir Daftar Riwayat Hidup;
  6. Formulir Surat Pernyataan

Baca juga:

Tugas dan Wewenang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS)

Berikut Tugas dan Wewenang Pengawas TPS sesuai UU No 10/2016 Tentang Pilkada pasal 37 ayat (3)

01.Mengawasi persiapan pemungutan dan penghitungan suara;

02. Mengawasi pelaksanaan pemungutan suara;

03. Mengawasi persiapan penghitungan suara;

04. Mengawasi pelaksanaan penghitungan suara;

05. Menyampaikan keberatan dalam hal ditemukannya dugaan pelanggaran, kesalahan, dan/atau penyimpangan administrasi pemungutan dan penghitungan suara; dan

06. Menerima salinan berita acara dan sertifikat pemungutan dan penghitungan suara.

Kewajiban Pengawas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS)

01. Menyampaikan laporan hasil pengawasan pemungutan dan penghitungan suara;

02. Menyampaikan laporan dugaan pelanggaran pidana pemilihan yang terjadi di TPS kepada Panwas Kecamatan melalui PPL;

03. Menyampaikan dokumen hasil pemungutan dan penghitungan suara kepada PPL; dan

04. Melaksanakan kewajiban lain yang diperintahkan oleh ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ini Tugas Pokok Pengawas TPS Saat Pilkada Berlangsung

Ada 2 tugas utama para pengawas TPS saat pemungutan suara berlangsung, yaitu :

01. Pengawas TPS harus memastikan seluruh proses pemungutan dan penghitungan berlangsung sesuai dengan dengan aturan yang berlaku.

“Pengawas di TPS bisa mengidentifikasi mana pemilih yang sudah masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan mana yang tidak, misalnya ada pemilih yang sudah meninggal dunia atau berpindah domisili

Ada yang dipastikan para pengawas TPS pada saat surat undangan (form C6) dan wajib memperlihatkan e-KTP/ Suket yang dibawa pemilih ke TPS, harus sudah sesuai dengan data di DPT.

02. Pengawas TPS harus bisa memastikan tidak ada lagi perbedaan data terutama terkait hasil Pilkada.
“Berita acara dan sertifikat yang dipegang oleh saksi dari setiap paslon dan PPS sampai di KPU kabupaten dan seterusnya harus sama jumlahnya. Bahkan, angka dan hurufnya harus sama.

“Kalau nanti di kemudian hari, ketika proses rekap ada yang beda maka wajib kita pertanyakan kenapa bisa beda. Pengawas di TPS harus perhatikan hal tersebut.

Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) mengacu pada Undang-Undang No 10 Tahun 2016 bahwa setiap TPS harus memiliki Pengawas 1 orang.

Tugas pengawas TPS ialah di perintahkan mengamankan dokumen C1 yang merupakan dokumen penentuan masuknya suara pada saat itu.

TULIS KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini