Sosialisasi Masal Keberlanjutan Penanganan Kumuh,Tingkat Kelurahan Tentang PHBS di kecamatan walantaka

oleh -39 views

ANTERO.CO, Walantaka, – Demi terciptanya masyarakat yang cinta terhadap kebersihan, serta kehidupan yang senantiasa berstandarkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Kota serang melaksanakan Sosialisasi Masal Keberlanjutan Penanganan Kumuh,Tingkat Kelurahan terkait PHBS, Oleh Kota serang melalui Pasilitator Kelurahan (Paskel) dikelurahan pipitan kecamatan walantaka, Kota serang . Selasa (24/11/2020).

Kegiatan sosialisasi ini, diikuti oleh perwakilan dari empat kelurahan (kelurahan pipitan, Kelurahan Pengampelan, kelurahan Kepuren, dan Kelurahan Pabuaran). Serta di hadiri oleh kepala kelurahan pipitan dan kepala kelurahan pengampelan serta Pasilitator Kelurahan, dan para peserta dan tamu undangan.

Sosialisasi Masal Keberlanjutan Penanganan Kumuh,Tingkat Kelurahan Tentang PHBS di kecamatan walantaka
Sosialisasi Masal Keberlanjutan Penanganan Kumuh,Tingkat Kelurahan Tentang PHBS di kecamatan walantaka

Dalam sambutan ibu Tuti sumiyati, selaku kepala kelurahan pipitan menyampaikan, Apresiasi kepada Paskel kecamatan walantaka yang telah berkenan hadir dan memberikan materi, serta apresiasi kepada kepala kelurahan pengampelan , pembawa acara dan para peserta sehingga kegiatan bisa berjalan dan terselenggara . “Ungkap beliau.

Ditempat yang sama, ” Jufran , Kepala kelurahan pengampelan, “menegaskan, untuk mewujudkan kota tampa kumuh (Kotaku) perlu dukungan dari segala lini terutama warga masyarakat, perlu juga di ketahui untuk kelurahan pengampelan sendiri sudah ada beberapa gerakan kegiatan yang sudah dilakukan dalam mendukung program Kotaku diantara pelaksanaan program lingkungan bersih dan aman, serta pembangunan inprastruktur dan sarana penunjang lainnya, harapannya para peserta dapat mengerti dan memahami apa yang menjadi target dari program kotaku. “Ungkap jufran.

Sementara Hendra, selaku konsultan kotaku atau Pasilitator kelurahan untuk kecamatan walantaka, memaparkan, “Tujuan umum program ini adalah meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan dan mencegah timbulnya permukiman kumuh baru dalam rangka untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan, dengan masyarakatnya yang berperilaku hidup bersih dan sehat, artinya bagaimana menciptakan lingkungan yang tidak kumuh dalam arti luas,dan bagaimana peranserta masyarakat untuk sadar dan berperilaku hidup bersih dan sehat di setiap lingkungan ,ini yang menjadi tujuan dasar program KOTAKU. “Ungkap beliau.

Sosialisasi Masal Keberlanjutan Penanganan Kumuh,Tingkat Kelurahan Tentang PHBS di kecamatan walantaka
Sosialisasi Masal Keberlanjutan Penanganan Kumuh,Tingkat Kelurahan Tentang PHBS di kecamatan walantaka

Masih hendra, “Adapun, terkait daerah yang dapat dikatakan kumuh ada 7 indikator yang menentukan, terkait keteraturan Bangunan, Jalan lingkungan, Penyedianan air minum, Drainase lingkungan, pengelolaan air limbah, pengelolaan persampahan, pengaman kebakaran dan, Ruang terbuka publik, bila tujuh indikator diatas belum terpenuhi maka bisa dikatagorikan wilayah kumuh, Wialayah kumuh sendiri terbagi menjadi 3, kumuh ringan,sedang dan berat,kita harus memetakan mana yang harus di proritaskan, berdasarkan penilaian dan musyawarah. “imbuh beliau

Kegiatan berjalan lancar, aman dan tertib, di sisipi tanya jawab antara narasumber dan peserta, dibawah panduan Syamsul anwar kasa selaku pembawa acara, dengan mengedepankan standar protokol kesehatan guna percepatan penanganan covid-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *