Sepulang Liputan, Wartawan di Serang Alami Penganiayaan, Begini Kronologinya

oleh -47 views

Sepulang Liputan, Wartawan di Serang Alami Penganiayaan, Begini Kronologinya. (Foto/ilustrasi) 

 

ANTERO.CO SERANG – Penganiayaan terhadap profesi Jurnalis kembali terjadi, hal tersebut dialami oleh Acun Sunarya, seorang wartawan dari Media Online Kupas Merdeka yang bertugas di wilayah Serang, Provinsi Banten.

Acun Sunarya mengalami pemukulan dan pembacokan sepulangnya dari tugas liputan kegiatan Dinas lingkungan hidup (DLH) bersama tim Gabungan Satpol PP untuk meninjau galian C yang berada di wilayah Provinsi Banten dan Kabupaten Serang, Kamis (05/11/2020).

Dari pengakuan Wahid, diperoleh informasi kronologis terjadinya pemukulan dan pembacokan yang dilakukan oleh oknum warga bernama Ahmad/Bawek yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.

“Awal kejadian sehabis liputan dari Provinsi Banten, ada yang konfirmasi untuk minta bertemu saudara Wahid sebagai Kabiro Serang Kupas Merdeka di wilayah Pamarayan yaitu Bunyamin, warga Kampung Catang, Desa Catang,” ujarnya.

Saat pertemuan tersebut, beber Wahid, saudara Bunyamin menanyakan cek lokasi (audit) dari Provinsi dan gabungan dari Kabupaten dan satpol PP ke Desa Sangiang Kecamatan Pamarayan, di situlah terjadi keributan sampai Saudara Ahmad/Bawek memukul dan membacok menggunakan sebilah golok sebanyak tiga kali kepada saudara Acun Sunarya dari jurnalis kupasmerdeka.com.

“Alhamdulilah saudara Acun Sunarya selamat dan bisa menghindar dari pembacokan tersebut. Kami selaku tim dari jurnalis kupasmerdeka.com meminta agar aparat penegak hukum di wilayah serang Banten secepatnya bertindak, agar kedepannya terjamin kenyamanan dan keamanan jurnalis dalam melaksanakan tugas liputannya sebagai kontrol sosial,” pungkasnya.(Njr/Red)

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *