SD Negeri 1 Curugbadak Maja Ditinjau Tim Adiwiyata Banten

oleh -31 views

SD Negeri 1 Curugbadak Maja Ditinjau Tim Adiwiyata Banten

 

ANTERO.CO LEBAK – Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Curugbadak Kecamatan Maja Kabupaten Lebak ditinjau Tim Adiwiyata Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten, dalam rangka penilaian sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Banten, Jum’at (5/3/2021).

Kepala SD Negeri 1 Curugbadak Akhmad Khudri S.Pd, MM mengatakan untuk penilaian Adiwiyata ini yang kedua kalinya tingkat provinsi, yang pertama sudah.

“Nanti, mungkin kalau penilaian dari tingkat provinsi bagus kemungkinan ikut di tingkat nasional,” ujar Akhmad Khudri kepada media, usai ramah tamah bersama Tim Adiwiyata.

Menurutnya, yang di nilai Tim Adiwiyata diantaranya kebersihan lingkungan sekolah, baik diluar maupun kebersihan mck nya ruang kelasnya, terus penghijauannya juga.

Kata Khudori, sekolah ini ditunjuk menjadi sekolah Adiwiyata, tak lepas dari kerjasama staekholder Forkopimcam, baik Kecamatan maupun UPTD Pendidikan Kecamatan Maja, Komite sekolah, para siswa dan para dewan guru.

“Mudah-mudahan, guru dan siswa terbiasa menjaga lingkungan yang bersih dan sehat. Jadi terbiasa hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Sementara itu Tim Adiwiyata dari Kasi pada DLHK Provinsi Banten Samani mengatakan, ini usulan dari DLHK Kabupaten Lebak, menurutnya penilaian Adiwiyata ada enam aspek utama, pertama aspek kebersihan meliputi drainase, sanitasi, toilet, saluran pembuangan, juga pengolahan sampah organik dan non organik, dibiasakan membuang sampah itu pada jenisnya.

“Salah satu keberhasilan sekolah dalam meraih predikat Program Adiwiyata adalah kebiasaan warga sekolah dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan ini mencerminkan apakah mereka berpola ramah lingkungan atau tidak,” jelasnya.

Ia menambahkan, Adiwiyata merupakan program yang membentuk segenap warga sekolah menjadi karakter yang peduli terhadap lingkungan hidup.

“Menciptakan sekolah yang bersih, sehat, indah dan memiliki etika dan estetika. Dengan berbekal pengetahuan dan kebiasaan siswa tentang kesadaran dan pola hidup ramah lingkungan,” pungkasnya. (bud)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *