Rusak Akibat Tergerus Bencana Banjir, Jembatan Gantung di Lebak Diperbaiki dari Hasil Iuran

oleh -17 views

Jembatan gantung penghubung Desa Gubugan Cibeureum dan Desa Pasirkembang tengah diperbaiki, tepatnya di Kampung Bongkok, Desa Gubugan Cibeureum, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten. 

 

ANTERO.CO LEBAK – Organisasi Masyarakat (Ormas) Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) Ranting Desa Gubugan Cibeureum bersama Kepala Desa (Kades) Desa setempat, pada Jum’at (24/07) tengah memperbaiki jembatan gantung penghubung Desa Gubugan Cibeureum dan Desa Pasirkembang, tepatnya di Kampung Bongkok, Desa Gubugan Cibeureum, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten.

Jembatan gantung yang diperbaiki pengurus dan Ormas BPPKB Ranting Desa Gubugan Cibeureum bersama Kepala Desa (Kades) Desa setempat ini, rusak akibat tergerus banjir Luapan Sungai Cibeureum yang terjadi di bulan puasa pada 14 Mei 2020 lalu.

“Jembatan gantung ini sudah dibangun oleh pemerintah, maka dari itu kita juga harus punya kesadaran untuk memperbaikinya ketika jembatan ini rusak akibat berbagai faktor, seperti akibat tergerus banjir pada bulan puasa, bulan mei kemarin,” kata Tohir, Ketua Ranting BPPKB Desa Gubugan Cibeureum, kepada media, dilokasi perbaikan Jembatan gantung Bongkok, Sabtu (25/07/2020) kemarin.

Dikatakan Tohir, ia terpaksa bersama para pengurus dan anggotanya berikut kepala desa rela merogoh kocek menggunakan uang pribadi iuran bersama untuk menyediakan peralatan dalam perbaikan jembatan gantung ini.

“Ini murni hasil iuran pengurus, anggota dan kepala desa untuk membeli peralatan besi, bayar sewa las dan lain-lain,” terangnya.

Menurutnya, untuk tenaga kerja yang melakukan perbaikan jembatan ini juga, ia mengaku bersama para anggotanya terjun langsung tanpa melibatkan swadaya atau gotong royong warga.

“Kami merasa prihatin, kalau jembatan ini dibiarkan rusak, roda perekonomian masyarakat akan terhambat,” tuturnya.

Oleh karena itu, jelas dia, pihaknya bersama kepala desa memutar otak mengumpulkan dana supaya bisa memperbaiki jembatan yang sudah rusak parah ini.

“Jembatan ini harus tetap diperbaiki, meski biaya hasil iuran yang kami kumpulkan ini dirasa jauh daripada mencukupi, karena masih banyak material besi yang harus dibeli,” ungkap Tohir.

Sementara itu Kades Desa Gubugan Cibeureum, Mumuh Mahmudin mengatakan, ia mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Ormas BPPKB Ranting Desa Gubugan Cibeureum yang dinakhodai oleh Tohir tersebut melakukan kegiatan memperbaiki jembatan gantung yang nyaris rusak akibat tergerus banjir Luapan Sungai Cibeureum, dengan menggunakan biaya dari hasil iuran pengurus dan anggotanya.

Kades juga mengaku merasa bangga ada warga yang berkecimpung dibidang keorganisasi masyarakatan memiliki gagasan dan inisiatif, bahkan rela mengeluarkan dana sendiri untuk memperbaiki jembatan gantung yang ada di wilayahnya.

“Saya sangat apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada beliau (Tohir-red), sehingga rusaknya jembatan ini tidak berkepanjangan, sehingga penggunanya tidak lagi was was ketika menginjak di alas badan jembatan yang nyaris reot ini,” katanya. (Bud)

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *