Minggu, Februari 23, 2020
Beranda Resep Masakan Masakan Tradisional Resep Masakan Sate Bandeng Khas Provinsi Banten

Resep Masakan Sate Bandeng Khas Provinsi Banten

ANTERO – Sate Bandeng adalah masakan tradisional khas Banten, Indonesia. Sate Bandeng dibuat dari ikan bandeng (Chanos chanos; bahasa Indonesia: ikan Bandeng) yang dihilangkan durinya, dagingnya dibumbui dan dimasukkan kembali ke kulitnya, lalu ditusuk atau dijepit tusukan tangkai bambu, lalu dibakar di atas bara arang.

Sate bandeng berasal dari provinsi Banten

Pada umumnya, sate terbuat dari daging ayam, sapi, kikil, atau kerbau. Bentuknya pun biasanya berupa potongan kecil-kecil dan disiram kecap cabai atau bumbu kacang kental. Namun, sate bandeng berbeda dari sate kebanyakan karena selain berbahan dasar bandeng, bentuknya pun tidak kecil-kecil karena terdiri dari campuran dasar dan bumbu rempah yang nikmatnya tak tergantikan.

Berikut ini merupakan resep membuat sate bandeng yang pasti membuat makan siang di momen Lebaran kamu sekeluarga menjadi lebih bermakna.

Bahan Membuat Sate Bandeng Khas Banten

Resep Masakan Sate Bandeng Khas Provinsi Banten
Resep Masakan Sate Bandeng Khas Provinsi Banten

Pertama-tama yang harus dipersiapkan tentu saja adalah bahan-bahan utamanya sebagai berikut:

  • 1 ekor ikan bandeng ukuran sedang
  • 50 gram kelapa yang diparut lalu sangrai
  • 4 sdm minyak sayur untuk menumis
  • 2 butir telur, kocok
  • 100 ml santan kental
  • 1 sdm gula pasir
  • Garam secukupnya
  • 30 ml air asam Jawa
  • Daun pisang sebagai pembungkus
  • Bambu sebagai penjepit

Bumbu sate bandeng yang dihaluskan

Setelah mempersiapkan bahan-bahan utamanya, sediakan juga bumbu-bumbu yang dihaluskan sebagai berikut:

  • 6 butir bawang merah ukuran sedang
  • 4 siung bawang putih
  • 5 buah cabai merah
  • ½ sdt ketumbar
  • ½ sdt jintan
  • Lengkuas (sesuai selera)
  • Kunyit (sesuai selera)

Cara mengolah daging bandeng

  • Bersihkan ikan bandeng hingga bersih lalu patahkan tulang yang ada di bagian ekornya.
  • Kemudian tarik keluar tulang punggung ikan bandeng melalui lubang insang sehingga terpisah dari dagingnya.
  • Pukul-pukul daging ikan bandeng hingga bagian dagingnya terlepas dari kulitnya.
  • Pisahkan daging dan kulitnya di tempat terpisah.
  • Cincang daging ikan bandeng dan sangrai dengan api kecil, haluskan dan sisihkan.

Tumis semua bumbu yang sudah dihaluskan

  • Panaskan minyak, lalu tumis semua bumbu yang dihaluskan hingga aromanya harum.
  • Setelah agak matang, masukkan daging ikan bandeng yang sudah disangrai ke dalam bumbu dan aduk hingga tercampur rata.
  • Masukkan lagi kelapa sangrai, garam, gula pasir, garam, dan air asam Jawa, aduk kembali hingga semua bahan tercampur bersama bumbu halus.
  • Setelah matang, angkat dan sisihkan hingga uapnya hilang.
  • Setelah agak dingin, campur daging berbumbu tadi dengan telur dan santan, aduk kembali hingga benar-benar tercampur secara merata.

Cara memasak sate bandeng

  • Ambil kulit ikan bandeng dan masukkan adonan daging ke dalam kulit hingga benar-benar menggembung seperti satu buah ikan bandeng utuh.
  • Jepit kedua sisi kulit berisi daging bandeng berbumbu dengan bilah bambu dan ikat agar adonan tidak keluar.
  • Balur kembali dengan sisa adonan daging berbumbu di sekujur permukaan kulit hingga benar-benar tertutup sempurna.
  • Setelahnya, bungkus dengan daun pisang dan ikat di sekelilingnya.
  • Bakar adonan ikan bandeng yang sudah dibungkus daun pisang di atas bara api dengan nyala sedang sambil dibolak-balik agar tingkat kematangannya merata.

Saran penyajian

Setelah matang dan berwarna kecokelatan, simpan sate bandeng hingga terasa hangat. Buka pembungkus daun pisang dan potong-potong sesuai selera. Sajikan selagi hangat bersama nasi panas. Selamat menikmati.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera ke dapur dan bikin sate bandeng bersama sanak keluarga agar keakraban semakin terjalin erat.

Cara menghangatkan sate bandeng

Liburan menyisakan banyak hidangan di kulkas tak terkecuali sate bandeng? Bingung bagaimana membuatnya jadi selezat ketika pertama kali dimasak? Jangan khawatir. Ada cara mudah untuk menghangatkannya kembali.

Saat menghangatkan kembali sate bandeng, pastikan Anda menjaga kelembabannya. Agar sate bandeng tidak mengering dan menjadi keras, bungkus rapat dengan aluminium foil, lalu panaskan di dalam oven dalam suhu 176 derajat Celcius selama 20 menit. Iris bagian tengahnya dengan pisau yang tajam untuk memeriksa apakah panasnya sudah merata.

- Advertisment -