Relokasi Makam Terkena Proyek Tol Serang Panimbang di Desa Kaduagung Tengah Dilakukan Secara Syari’ah 

oleh -207 views

Relokasi Makam Terkena Proyek Tol Serang Panimbang di Desa Kaduagung Tengah Dilakukan Secara Syari’ah

 

ANTERO.CO LEBAK – Relokasi pemindahan makam di TPU Cibodas Desa Kaduagung Tengah Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak, yang terkena Proyek Jalan Tol Serang Panimbang (Serpan) sebanyak 170 kuburan dengan memberdayakan panitia nadir dilaksanakan secara syari’ah islam, berjalan aman lancar dan tertib.

“Alhamdulillah, relokasi makam di TPU Cibodas wilayah Desa Kaduagung Tengah telah dilaksanakan kemarin pada Minggu (9/08),” kata H Rusman tokoh masyarakat desa Kaduagung Tengah sekaligus selaku Ketua Panitia Nadir relokasi pemindahan kuburan, didampingi Kepala Desa (Kades) Desa Kaduagung Tengah saat ditemui ANTERO.CO dilokasi kegiatan, Senin (10/8/2020).

Dijelaskannya, sebelum melakukan relokasi tersebut, pihaknya mengadakan ritual upacara keagamaan, diantaranya tawasulan, do’a bersama, yassinan dan lain sebagainya secara syari’ah islam untuk memohon keselamatan dan kelancaran.

“Ya, secara syari’ah, supaya yang dimakam di TPU tersebut, yang melaksanakan pekerjaan, semuanya ada dalam keselamatan dan kelancaran dalam relokasi kuburan dari TPU Cibodas ke makam yang baru.” tutur H Rusman seraya menambahkan bahwa target relokasi pemindahan kuburan tersebut kurang lebih selesai 10 hari.

“In Shaa Allah, kalau cuaca bagus tidak ada kendala, target relokasi pemindahan kuburan selesai 10 hari, totalnya menurut ahli waris yang kita cek dan data sebelum dilaksanakan ada sekitar 170 kuburan,” ujarnya.

Menurut H Rusman, dalam kegiatan ini, selain panitia berjumlah 80 orang diberdayakan, yang dilibatkan bukan para ahli waris saja melainkan lintas agama, tokoh ulama, aparat lingkungan, bahkan melibatkan masyarakat Kaduagung Tengah, termasuk masyarakat desa Mekar Agung juga serta Muspika Kecamatan Cibadak.

“Alhamdulillah pelaksanaan relokasi berjalan lancar dan kondusif berkat bantuan pihak Pemerintahan Desa, Muspika, Bhabinmas dan Babinsa, Polsek, Polres, Kemenag dan KUA semua bergerak dan membantu,” jelas H Rusman.

Sementara itu Kades Desa Kaduagung Tengah, Budiyanto S. Sos menuturkan, relokasi telah dilaksanakan yang dihadiri jajaran Muspika dan tokoh ulama, yang paling utama semua ahli waris hadir dan dilibatkan dalam relokasi pemindahan.

Selain itu, pihaknya juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada ketua nadir dan panitia beserta jajaran atas tenaga dan fikirannya yang telah sukarela membantu dalam rangka relokasi pemindahan makam secara syari’ah tersebut sehingga berjalan lancar dan kondusif.

“Alhamdulillah, ahli waris menerima ikhlas, makam keluarganya dipindahkan dari TPU Cibodas ke TPU yang baru di Kampung Pasir Waru,” ungkap Budiyanto seraya berpesan terhadap panitia nadir relokasi pemindahan kuburan tersebut.

“Saya menekankan kepada panitia nadir, saya berharap makam ditempat yang baru itu ditata,di rawat bersama sama,” pintanya. (Bud)

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *