Ratusan pengemudi Ojol Kota serang, Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Dishub Kota serang

oleh -64 views

ANTERO.CO, Kota serang, –Ratusan Masa dari Driver Ojek Online (Ojol) menggelar unjuk rasa di depan kantor Dinas perhubungan kota serang,di jalan Kampung Baru Nomor 4, Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang Senin(19/10/2020).

Dalam unjuk rasa kali ini, Para pengemudi Ojol, menuntut agar pemerintah menentukan tarif dasar dan tarif atas, terkait Maxim memasang tarif lebih murah dan kesamarataan terkait tarif ojol serta semua jenis ojol bisa dalam satu wadah.

Herman, salah satu Driver ojol yang ikut unjuk rasa, menyampaikan, ” Unjuk rasa ini kami rasa perlu di lakukan mengingat hal ini mengenai keberlangsungan nasib para driver ojol dan keluarganya, khususnya kota serang ,yang mana Kami merasa diresahkan dan dirugikan mengenai tarif dari Maxim yang diterapkan, Tarif yang di tentukan jauh dari koridor regulasi yang ada, jauh di bawah batas tarif normal,” ungkap herman

Ratusan pengemudi Ojol Kota serang, Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Dishub Kota serang
Ratusan pengemudi Ojol Kota serang, Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Dishub Kota serang

Lanjut ,Herman,” Untuk saat ini Maxim telah menaikkan tarifnya dari Rp3.000 menjadi Rp 7.900, itu terjadi karena ada desakan dari kami, Memang naik sesuai peraturan kementrian perhubungan namun tetap bagi kami masih menjadi rentan timbulnya polemik, kami berharap pemerintah juga dapat menyesuaikan tarif atas dan kesamarataan terkait semua tarif ojek online, di kota serang ini khususnya , “imbuh herman.

Masih, Herman, ” Bila tidak di samaratakan terkait tarif serta harapannya semua jenis ojol dapat di kelola dalam satu wadah, bila hal ini tidak bisa di wujudkan Kuat dugaan akan terjadi persaingan tidak sehat dan akan memicu terjadi kecemburuan sosial antara Ojol, yang akan melahirkan situasi tidak nyaman dan jelas tidak kondusif” ujarnya.

Terkait hasil audiensi, herman memaparkan, “Dishub kota serang akan bersama Dishub Provinsi Banten akan melakukan komunikasi dengan Pemerintah Pusat, sedangkan kami diminta untuk menunggu selama seminggu, kami berharap pemerintah dapat berkomitmen dengan apa yang telah di janjikan, bila hal ini di abaikan dan tidak menemukan jawaban yang pasti, kami akan kembali menggelar aksi dengan masa yang lebih banyak lagi. ” Tukas herman.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *