Puskesmas walantaka , Adakan Lokakarya mini Tri Bulan Lintas Sektor

oleh -36 views

ANTERO.CO, Walantaka , Kota serang, –Puskesmas walantaka gelar Lokakarya mini tri bulan Lintas sektor tahun 2020,di kantor makokoramil 0217/walantaka, Senin (31/08/2020).

Lintas sektoral yang di selenggarakan kepala puskesmas walantaka ini, di hadiri sekmat walantaka, Kepala KUA walantaka, Kapolsek walantaka, Danramil walantaka, 9 kepala kelurahan dan kader posyandu puskesmas walantaka.

Dalam sambutan camat walantaka karsono, melalui sekmat walantaka “Sahmin, menyampaikan, ” Apresiasi kepada puskesmas walantaka atas segala upaya di bidang kesehatan bagi masyarakat kecamatan walantaka di tengah mewabahnya covid-19, perlunya rapat koordinasi lintas sektor ini tentunya untuk mengetahui sejauh mana progres kinerja terkait pelayanan kesehatan yang di laksanakan oleh puskesmas walantaka, di samping itu untuk mengetahui apa yang perlu di benahi, direncanakan dan di targetkan terkait program dan inovasi kedepan yang akan di lakukan oleh puskesmas walantaka, untuk mewujudkan program kerja dinas kesehatan dan puskesmas walantaka sangat di butuhkan kerjasama dan dukungan lintas sektor, mengingat kesehatan masyarakat bukan hanya tanggung jawab puskesmas saja, dan pemerintah kecamatan walantaka siap mendukung segala bentuk program dinas kesehatan kota serang dan puskesmas walantaka. “Ungkap sahmin.

Puskesmas walantaka , Adakan Lokakarya mini Tri Bulan Lintas Sektor
Puskesmas walantaka , Adakan Lokakarya mini Tri Bulan Lintas Sektor

Sementara, Neng wulan, selaku kepala puskesmas walantaka, memaparkan pencapaian terkait program kerja yang telah di lakukan tiga bulan terakhir, serta menjelaskan apa yang akan di laksanakan mengenai program kerja dan inovasi puskesmas walantaka yang akan di laksanakan selanjutnya, beliau juga menjelaskan ada beberapa program kerja yang belum maksimal karena terkendala wabah covid-19, sehingga program kerja sulit untuk di laksanakan dan di realisasikan, namun puskesmas walantaka tetap memberikan pelayanan kesehatan sebaik mungkin dan semaksimal mungkin bagi masyarakat . “Papar neng wulan.

Di sisilain, Baik kepala KUA , Kapolsek serta Danramil walantaka, siap mendukung program kerja dinas kesehatan kota serang maupun puskesmas walantaka, dan mengharapkan sinergitas antar sektor terus dibina dan di tingkatkan, demi tercapai dan terealisasinya program kerja pelayanan kesehatan secara maksimal dikecamatan walantaka.

Masih di tempat yang sama, Muhammad Affan, Kasi P2PM(pencegahan dan penanggulangan penyakit menular) Dinas kesehatan kota serang, menerangkan, “Perlu upaya dan perhatian serta keseriusan dalam pencegahan penularan pandemi covid-19 , dengan menerapkan standar protokol kesehatan, mensosialisasikan prilaku hidup bersih dan sehat , serta mengedukasi masyarakat terkait pencegahan wabah covid-19 oleh setiap sektor, bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kesehatan saja. “Ungkap beliau.

Puskesmas walantaka , Adakan Lokakarya mini Tri Bulan Lintas Sektor
Puskesmas walantaka , Adakan Lokakarya mini Tri Bulan Lintas Sektor

Masih, Muhammad affan, ” Di samping memperhatikan wabah covid-19, Perlu mendapat perhatian khusus juga mengenai penyakit DBD(Demam Berdarah) karena kecamatan walantaka terdapat kasus DBD yang cukup tinggi, perlunya gerakan untuk memutus jaringan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah, dengan cara foging bila di anggap perlu dan yang lebih utama membunuh larvanya dengan bubuk larvasida. “Jelas beliau.

Lanjut Muhammad affan” Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) DBD, Dapat di lakukan dengan cara 3M, yaitu:

Menguras, adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain;

Menutup, adalah menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya,

Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah, perlu upaya pembentukan petugas Jumantik (juru pemantau jentik) DBD.

Tentunya tampa adanya dukungan dari lintas sektor, maka akan sulit untuk merealisasikan setiap program kerja dinas kesehatan kota serang maupun puskesmas walantaka. “Imbuh beliau.

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *