Puskesmas Kalodran Ajak Ratusan Siswi SMAN 8 Kota Serang Minum Tablet Tambah Darah

oleh -1 views
Puskesmas Kalodran Ajak Ratusan Siswi SMK 8 Kota Serang Minum Tablet Tambah Darah
Puskesmas Kalodran Ajak Ratusan Siswi SMK 8 Kota Serang Minum Tablet Tambah Darah

ANTERO.CO, KOTA SERANG – Ratusan pelajar siswi di SMAN 8 Kota Serang diajak untuk meminum pil tambah darah oleh Puskesmas Kalodran, Selasa (03/03/2020). Kegiatan, ditujukan dalam rangka mengkampanyekan Banten cegah stunting (BAGAS) yang di lakukan serentak se-provinsi Banten.

Selain pemberian pil tambah darah dalam kesempatan tersebut Puskesmas Kalodran juga memberikan penyuluhan pentingnya menjaga kesehatan dan penguatan gizi guna mencegah kekurangan zat besi (anemia) pada remaja putri serta untuk mewujudkan generasi muda yang sehat dan unggul.

Puskesmas Kalodran Ajak Ratusan Siswi SMK 8 Kota Serang Minum Tablet Tambah Darah

Kepala Puskesmas Kalodran Nyai Manah menjelaskan, pil penambah darah akan menggantikan darah yang yang dikeluarkan remaja putri lewat menstruasinya.

“Jadi dampaknya adalah saat menstruasi ataupun setelahnya, kondisi remaja ini dalam keadaan fit. Sehingga tidak mengganggu kegiatan belajarnya, jangka panjangnya untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi” terangnya.

Lebih lanjut Nyai Manah menambahkan, gerakan minum tablet tambah darah merupakan sarana edukasi bagi remaja putri, sekaligus memberikan ilmu tambahan bahwa meminum tablet tambah darah tersebut penting.

”Kami setiap tiga bulan sekali ke sekolah-sekolah, dan kami optimistis gerakan minum tablet tambah darah ini memiliki manfaat positif bagi generasi muda.” ungkap Nyai Manah.

Kepala Sekolah SMAN 8 Kota Serang, Samsul Muarif mengatakan ini efektif, kekurangan darah sangat mungkin terjadi pada remaja putri mengingat mereka mengalami menstruasi. Apabila tidak diimbangi dengan asupan tablet penambah darah, bisa mengakibatkan anemia bahkan stunting.

Samsul mersa senang dengan program yang langsung menyentuh kepada adik-adik remaja putri dan masyarakat.

” Program yang di pogramkan pak gubernur ini sangat bagus karena untuk menghidarkan anemia pada putri, dan stanting untuk jangka panjang, kami berharap program ini terus di blow up dan di tindak lanjuti melalui program PMR atau PMI”, harap Samsul.

Samsul pun berharap terus bermitra dengan Puskesmas Kalodran supaya siswi-siswi di SMAN 8 Kota Serang tetap terpantau kesehatannya.

Sementara itu, Sita Aulia, salah seorang pelajar SMAN 8 Kota Serang mengatakan selama ini memang tidak begitu mempedulikan persoalan gizi. Namun, setelah melihat dampak buruk atau bahaya dari kekurangan darah ia mengaku akan lebih meningkatkan kesadaran tentang asupan gizi terutama asupan vitamin tambah darah.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *