Puskeskas Pancur Basmi nyamuk Penyebab DBD Dengan Foging dan Bubuk larvasida

oleh -5 views

ANTERO.CO, Taktakan,- Melihat situasi dan kondisi alam yang mulai banyak turun hujan, yang di perkirakan akan berdampak pada perkembangan nyamuk Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah, maka petugas kesehatan dari puskesmas pancur lakukan giat foging dan menabur bubuk larvasida, di lingkungan komplek Safira kelurahan sepang kecamatan taktakan kota serang Minggu (01/03/2020).

Dalam kegiatan ini selain petugas dari
Puskesmas pancur juga melibatkan Ketua RT dan RW di lingkungan setempat, tidak juga ketinggalan warga komplek yang tampak bahu membahu dalam membantu kelancaran kegiatan ini.

Puskeskas Pancur Basmi  nyamuk Penyebab DBD Dengan Foging dan  Bubuk larvasida
Puskeskas Pancur Basmi nyamuk Penyebab DBD Dengan Foging dan Bubuk larvasida

Terpisah, Enong suhaeti ” Selaku kepala puskesmas pancur , memberikan penjelasan bahwa, kegiatan foging dan penaburan bubuk larvasida ini di lakukan mengingat sudah mulainya curah hujan dengan intensitas tinggi yang turun di wilayah kota serang khususnya kecamatan taktakan yang menjadi wilayah kerja PKM pancur, sehingga hal ini di hawatirkan akan memicu perkembangan nyamuk Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah,”jelas beliau.”

“Enong suhaeti, ” Menambahkan , “Pemutusan jaringan perkembangbiakan nyamuk ini harus segera di lakukan sebelum berdampak tidak baik , kami juga mengajak masyarakat untuk bergotong-royong menjaga kebersihan lingkungan, serta Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) DBD, Yang Dapat di lakukan dengan cara 3M
Yaitu:

Menguras, adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain;

Menutup, adalah menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya;

Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah.

Juga melakukan segala bentuk kegiatan pencegahan seperti:
Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan,
Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk,
Menggunakan kelambu saat tidur,
Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk,
Menanam tanaman pengusir nyamuk,
Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah;
dan menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk,” imbuh Enong suhaeti.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *