PT Sinar Laut Biru Logam Perkasa Jaya Tepis Tudingan Mengelola Limbah B3 

oleh -11 views

PT Sinar Laut Biru Logam Perkasa Jaya Tepis Tudingan Mengelola Limbah B3 

 

ANTERO.CO TANGERANG – PT Sinar Laut Biru Logam Perkasa Jaya melaui Manajer Operasionalnya Firman, menampik pemberitaan yang beredar dibeberapa medsos yang menyebut perusahaat tersebut sebagai Mengolah Limbah Limbah B3.

Firman dengan tegas mengatakan bahiwa PT Sinar laut Biru Logam Perkasa Jaya hanya mengolah Scrap Alumunium bukan Limbah B3.

“Kami membantah itu. PT.Sinar Laut Biru Logam Perkasa Jaya sekarang hanya mengolah scraf alumunium. Untuk pengolahan limbah B3 belum kami lakukan karena masih mengurus proses ijin kami di KLH. Jadi rekan-rekan wartawan kalau mengatakan kami, terkait pengolahan limbah B3″terangnya saat dihubungi melalui telepon Rabu (24/3/21) kemarin.

Firman menyesalkan berita yang beredar di medsos tidak melalui konfirmasi,langsung kepada pihak perusahaan.

“Kami berharap rekan-rekan media jangan sepihak. Masalah ini seharusnya konfirmasi dahulu kepada kami biar bisa dijelaskan kegiatan kami. Sehingga berita yang di muat di beberapa media bisa ber imbang,” tuturnya.

Dihari yang sama, Pemilik PT Sinar Laut Biru Logam Perkasa Jaya Remendra mengatakan hal senada terkait pemberitaan miring tentang perusahaan miliknya.

“Itu izin produksi pembuatan zinc dan aluminium batangan dari scrap.Semua ada Amdal,ada Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) jadi tdk ada masalah dlm pembuatan aluminium dan zinc serta yg lain sesuai dengan Amdal yang ada.

Diakhir pembicaraan,dirinya kembali mengatakan bahwa ada kesalahan Informasi dalam pemberitaan yang beredar .

“Rekan-rekan wartawan tidak mengerti maksud dan tujuan pembicaraan wawancara kemarin. Sudah saya jelaskan bahwa Pabrik saya tidak mengolah limbah B3,” jelasnya kepada awak media.

“Saya memproduksi batangan alminium dan Batangan zinc dari bahan scrap dan bahan impor, Dan kami memang sudah mempunyai ijin tranportir dan pengumpul tapi belum kami manfaatkan limbah B3 seperti yang ramai di medsos,dan kami hanya memproduksi Aluminium dan Zinc dari bahan scrap, saat muncul di medsos malah ditulis mengelola limbah B3,” papar Jaya Ramendra menambahkan. (Bahrudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *