PROGRAM PPKM, ADD 8% APD NYA TIDAK DI BELANJAKAN

oleh -70 views

Antero.co, Serang – Anteroom co. Anggaran (APD) alat pelindung diri penanganan covid-19,tahun anggaran 2021 di tingkat Desa Kecamatan Gunungsari KabuEpaten Serang Provinsi Banter,
Di duga tidak di belanjakan, seharusnya anggaran ADD, 8% untuk program PPKM dan APD, alat pelindung diri, sudah seharusnya di belanjakan.
Berdasarkan surat rujukan edaran kementrian nomor 2 tahun 2021,dan intruksi kementrian nomor 1 tahun 2021,minimal 8% dari dana desa, itu harus di pruntukan untuk penanganan covid-19 ,

Ada pun APD, yang harus di belanjakan adalah antara lain

.Thermogun 4 unit (rp.7600.000)
.Handsanitizer 50 botol (rp.3.750.000)
.Cairan disinfectan 150 liter (4500.000)
.Penyediaan Vitamin 1 part (1.000.000)
.Pengadaan Masker Erlop 116 box (17.400.000)

Namun pada saat tim SEKBER KMB, sekretariat, bersama, keadilan masyarakat banten,melakukan investigasi di lapangan, Rabu 23 /juni 2021 ,para kepala desa, yang ada di kecamatan gunungsari, kabupaten serang
di duga ,tidak membelanjakan APD tersebut, sesuai pruntukanya bahkan, semua menunggu intruksi dari tim pendamping desa dan kecamatan,
Tidak hanya itu ada hal yang lebih menakjubkan lagi dan berani, di lakukan oleh sebagian kepala desa, yang ada di kecamatan gunungsari, yaitu pembuatan posko -posko jaga covid-19 ,dan ruang isolasi yang di duga, fiktif/tidak di belanjakan

Lanjut, tim SEKBER KMB, lucunya semua kepala desa yang ada di kecamatan gunungsari, hanya membuat spanduk yang bertuliskan pos jaga covid-19, yang di tempel, hanya di kantor desanya saja .

Hal ini harus segera di tindak tegas ,dan untuk itu kami dari tim Sekber kmb, mendesak kepada Bupati Serang, HJ. RATU.TATU.CHASANAH.SE.,m. ak. Untuk segera mengepaluasi dan melakukan monitoring langsung, ke desa -desa, yang ada di kecamatan gunungsari, dalam upaya penindakan para kepala desa yang nakal, dan memanfaatkan program covid-19,untuk kepentingan pribadi dan golongan pintanya.

tim sekber kmb, juga meminta agar bupati serang, HJ. RATU. TATU.CHASANAH.SE.m.,ak.
Untuk segera menonaktifkan kepala Camat gunungsari yang di duga terlibat langsung dalam hal, mengendalikan dan mengkordinir belanja barang APD, covid-19,untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya.

Tim sekber kmb, mendesak kepada APH cq, AS-INTEL, untuk segera melakukan penyidikan-penyelidikan, dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, pada kegiatan membelanjakan kebutuhan APD penanganan covid-19, dan pembuatan posko, penanganan covid-19, tingkat desa yang di duga, dugaan tindak pidana korupsi, yang dapat merugikan keuangan negara pungkasnya.

Camat gunungsari saat di komfirmasi langsung di kantornya ia menyampaikan saya sudah menekankan kepada semua kepala desa berikut perangkatnya untuk menyiapkan posko dan apd dan barusan dirapatkan hari ini kamis 01/juli 2021 jawabnya camat gunungsari, pada saat di wawancara awak media ,dan menayangkan berita ini ( Bahrudin )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *