Program Kementrian PUPR, BSPS Guna Pembangunan Rutilahu Pengampelan

oleh -14 views

ANTERO.CO, Pengampelan , Kota serang, –Sosialisasi Program Kementrian PUPR, melalui dinas PUPR kota serang , di gelar Di kelurahan Pengampelan kecamatan walantaka, kota serang, senin (05/10/2020).

Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)/Bedah Rumah merupakan bantuan dari pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumah dan pembangunan baru rumah beserta prasarana, sarana dan utilitasnya.

Dalam perjalannnya, Kementerian PUPR juga mendorong peningkatan perekonomian di daerah dengan melibatkan toko bangunan yang ada di daerah sekitar tinggal masyarakat penerima bantuan untuk mengalirkan bahan bangunan untuk bedah rumah.

Sebagai informasi, program pembangunan rumah secara swadaya merupakan salah satu program perumahan yang tengah di dorong oleh Kementerian PUPR untuk meningkatkan jumlah rumah layak huni untuk masyarakat di Indonesia, Tak terkecuali di kelurahan pengampelan.

Program Kementrian PUPR, BSPS Guna Pembangunan Rutilahu Pengampelan
Program Kementrian PUPR, BSPS Guna Pembangunan Rutilahu Pengampelan

Beberapa kriteria penerima BSPS antara lain Warga Negara Indonesia (WNI) sudah berkeluarga, memiliki tanah yang memiliki bukti kepemilikan tanah yang sah, tinggal di rumah satu-satunya-satunya dalam kondisi tidak layak huni atau belum memiliki rumah, belum pernah BSPS atau bantuan sejenis, memiliki tahapan upah minimum provinsi, dan bersedia melaksanakan berswadaya, berkelompok, dan tanggung renteng untuk menyelesaikan pembangunan rumah.

Jufran,Kepala kelurahan pengampelan ,menyampaikan,” Dalam kesempatan ini , di laksanakan penyerahan dana upah pembangunan untuk 30 Penerima manpaat dari dinas PUPR kota serang guna pembangunan Rumah tidak layak huni di kelurahan pengampelan. “Ungkap beliau, melalui seluler.

Masih jufran, kegiatan ini di hadiri oleh ibu Dede Damayanti TFL (Tenaga Fasilitator Lapangan) Penyalur dari Bank Mandiri dan kabid perkim Pak Dadan, dari kota serang, “Program ini merupakan salah satu upaya yang dilaksanakan Kementerian PUPR untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni [RTLH] di kelurahan pengampelan, terkait besaran upah 2,5juta untuk Perunit bangunan Rumah. Jelas jufran kepada media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *