Polisi Bekuk 14 Anggota Grup Muslim Cyber Army

ANTERO.CO, JAKARTA – Kepala Subdirektorat I Direktorat Reserse Kriminal Divisi Kepolisian Komandan Irwan Anwar mengatakan, penangkapan lima anggota kelompok WhatsApp “Keluarga MCA (Keluarga Muslim Cyber)” bukan untuk pertama kalinya.

Polisi Menangkap 14 anggota Grup MCA

Sebelumnya, polisi juga menahan beberapa anggota kelompok lainnya. “Sudah ada 14 orang, anggota MCA ini, kan ada ratusan ribu, tapi kita tangkap biangnya,” kata Irwan saat dihubungi, Selasa (27/2/2018).

Baca juga : Pasang Status Hoax soal PKI, Pria di Sukabumi Ditangkap Polisi

Irwan mengatakan, admin kelompok WhatsApp ada enam orang. Sementara satu lagi admin diketahui masih berada di luar negeri.

Namun, Irwan belum mengungkapkan motif pelaku penyebaran isu yang memprovokasi masyarakat. “Nanti kita akan masuk dalam tersangka baru,” kata Irwan.

MCA tidak hanya membuat jaringan di aplikasi WhatsApp. Mereka juga menggunakan media sosial lain dengan nama yang berbeda, namun masih terkait dengan nama MCA.

Baca juga : Polda Banten Periksa 4 Penyebar Berita Hoax Gempa Di Banten

Sebelumnya, Direktorat Kejahatan Pidana Satuan Reserse Kriminal Polri beserta Badan Intelijen Keamanan Khusus mengungkap sindikasi penyebaran isu provokatif di media sosial.

Kelima tersangka yang ditangkap adalah ML di Tanjung Priok, RSD di Pangkal Pinang, RS di Bali, Yus di Sumedang, dan RC di Palu.

Mereka tergabung dalam grup WhatsApp “The Family MCA”.

Baca juga : Polisi Tangkap PNS Penyebar Hoax PKI Serang Ulama di Facebook

Konten-konten yang disebarkan pelaku meliputi isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia, penculikan ulama dan pencemaran nama baik presiden, pemerintah, hingga tokoh-tokoh tertentu.

Tak hanya itu, pelaku juga menyebarkan konten berisi virus pada orang atau kelompok lawan yang berakibat dapat merusak perangkat elektronik bagi penerima.  (HNR)

Loading...

TULIS KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini