Pilkada : Bawaslu Banten Tak Persoalkan Kotak Kosong

oleh -9 views

Bawaslu Banten Tak Persoalkan Kotak Kosong

Ketua Bawaslu Banten tidak Larang Kampanye Kotak Kosong

ANTERO BANTEN – Pilkada Serentak 2018 di Provinsi Banten ada 3 daerah yang memiliki satu calon. Yaitu Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kabupaten Lebak.

Sedangkan di Kota Serang ada 3 calon mitra yang dikonfirmasi lolos dan 1 pasang calon dari jalur independen masih dalam proses verifikasi faktual.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi undang-undang.

Calon tunggal harus bisa memenangkan lebih dari 50% suara, jika tidak pilkada akan diulang secara keseluruhan.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten, Didi M Sudi menegaskan pemilih atau kelompok orang yang mengkampanyekan coblos kotak kosong tidak sama dengan orang atau kelompok yang mengajak golongan putih (golput) alias tidak memilih.

“Kampanye coblos kotak kosong itu merupakan sikap pollitik karena calonnya tunggal. Mereka itu sesuai dengan konstitusi dan dilindungi undang-undang. Sedangkan ajakan Golput itu tidak dibolehkan karena mengajak orang untuk tidak memilih dalam pemilihan,” kata Didi M Sudi, beberapa pekan lalu.

“Kalau calon kan ada orangnya, ada tim suksesnya dan ada organisasinya. Kalau kotak kosong itu tidak ada. Bagaimana caranya KPU memfasilitasi hal itu, tentu dibutuhkan regulasi yang jelas, oleh karenanya Bawaslu Banten tengah menunggu peraturan tentang kampanye bagi kotak kosong”, tutup Didi M Sudi. (Ad)

Baca juga :

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *