Peringatan HAB Ke 75, Kakanwil Kemenag Banten Luncurkan Literasi Keagamaan dan Infak Mesjid Online

oleh -16 views

Peringatan HAB Ke 75, Kakanwil Kemenag Banten Luncurkan Literasi Keagamaan dan Infak Mesjid Online

 

ANTERO.CO SERANG – Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Banten, H A Bazari Syam secara resmi meluncurkan program Pusat Literasi Keagamaan (Puslika) dan Infak Mesjid Online dalam peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-75, Selasa (05/1/2021).

Selain melaunching dua program tersebut, secara simbolis Bazari Syam memberikan sertifikat produk halal kepada 10 pelaku UMKM dan memberikan reward kepada salah seorang Operator SIMKAH Teladan di Provinsi Banten yang berasal dari KUA Kecamatan Gunung Kencana Kabupaten Lebak.

“Launching literasi keagamaan dimaksud untuk memberikan kemudahan umat Islam dalam menambah khazanah pengetahuan keagamaan dan penguat kerukunan. Kita berharap ke depan semua mesjid di Banten bisa menyediakan fasilitas perpustakaan Keagama’an seperti ini,” ujar Bazari usai menandatangani prasasti Puslika di Masjid Al-Ikhlas Kemenag Banten dan didampingi para Kabid dan jajarannya.

Dijelaskan Bazari, bahwa Hari Amal Bhakti merupakan momentum yang tepat, untuk yang pertama agar terus menggelorakan semangat kepada seluruh pegawai Kemenag dengan meningkatkan layanan dan tata birokrasi. Kemudian kedua, penguatan moderasi beragama yang artinya toleransi dan kerukunan umat beragama itu menjadi prioritas.

“Bagaimana para pegawai Kemenag harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan toleransi dan kerukunan umat beragama. Dia harus mampu menjalankan visi Kementerian Agama sekaligus memahami serta mengamalkan ajaran agama sesuai dengan keyakinannya masing-masing,” jelasnya.

Dikatakan Bazari, hal yang perlu dipahami dalam toleransi ialah harus disadari bahwa di sekeliling banyak orang lain yang berbeda agama dan keyakinan.

“Maka sebagai sesama manusia kita harus menghargai perbedaan itu. Maka poin penting yang ingin saya tekankan adalah marilah kita rawat dan per kokoh rasa persaudaraan sesama manusia,” tandasnya.

Peringatan HAB Ke-75 di Lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Banten tampak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal itu lantaran virus Corona masih mengkhawatirkan dengan angka penularan yang terus meningkat.

“Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat, peringatan HAB kita lakukan secara sederhana. Hanya unsur stakeholder Kemenag Banten saja yang hadir misalnya BAZNAS, BWI, DMI dan Perwakilan Ormas Keagamaan,” papar Bazari.

Sementara itu Kabid Urais Ade Baijuri menambahkan, peluncuran Puslika di Kanwil Kemenag Banten adalah yang pertama Indonesia. Dirinya berharap setelah ini akan ada Puslika lainnya diikuti masyarakat agar tersebar pusat literasi keagamaan di mesjid-mesjid di Provinsi Banten.

Menyinggung infak mesjid online, Ade Baijuri menyatakan, bahwa gagasan itu muncul dari banyaknya masyarakat yang mengajukan proposal untuk pembangunan mesjid namun kami tidak mampu berbuat banyak akibat tak ada anggaran tersendiri untuk bantuan tersebut.

“Sehingga dengan hadirnya infak mesjid online yang bisa dibayarkan melalui platform aplikasi android adalah salah satu solusi untuk membantu mesjid-mesjid yang membutuhkan bantuan. Jadi baik pegawai Kementerian Agama maupun masyarakat yang akan melakukan infak ke masjid cukup melalui handphone-nya masing-masing,” katanya.

Rangkaian peringatan HAB akan ditutup pada Rabu (6/1) usai menggelar mancing bareng antara pimpinan dan pegawai Kanwil Kemenag Banten. (Bud/Red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *