Penyerapan Anggaran Pemkot Serang Tahun 2019 Diatas 92 Persen

ANTERO CO, KOTA SERANG – Pemkot Serang mengadakan rapat evaluasi bulan desember untuk penyerapan anggaran 2019 yang di selenggarakan di sekretariat kota serang pada, selasa (21/01/2020).

Walikota Serang Syafrudin mengatakan penyerapan anggaran APBD 2019 secara keseluruhan capai 92,42%.

Syafrudin menjelaskan yang terendah BKPSDM 80%, Sekretariat daerah 87%.

” BKPSDM karena ada anggaran CPNS yang seharusnya di gunakan pada akhir 2019 akan tetapi CPNS ini pelaksanaannya tahun 2020 di sekitar bulan februari maret olehkarena itu anggaran tersebut menjadi SILPA kemudian penyerapannya menjadi 80%” terangnya.

Syafrudin melanjutkan ” Sekretariat daerah 87% karena belanja pegawai yang awalnya pegawai di sekda ini 70 orang karena rotasi dan mutasi menjadi 46 orang, jadi itu bukan belanja langsung akan tetapi belanja pegawai” terang Syafrudin ketika diwawancarai wartawan Anteroco.

Untuk pajak yang dikelola oleh DPKD dari target 134.000.000.000. rupiah meningkat 140.000.000.000 rupiah.

“Alhamdulillah meningkat untuk masukkan kita 140.000.000.000”, terangnya.

Kemudian dari PHD retribusi baik parkir, Perindagkop, LH, Kesehatan, yang paling rendah adalah dinas perhubungan 32%, kemudian Perindagkop 58% dan LH 63%.

“Perlu ada kajian lagi terutama untuk masalah dishub karena ini dibawah 50%” ungkapnya.

OPD yang serapanya tinggi inspektorat, perpustakaan, dinas lingkungan hidup, dinas tenaga kerja, transmigrasi dan dinas Perindagkop. ” Jadi lima besar ini diatas 96%.

Menurut Syafrudin untuk APBD tahun 2020 seharusnya tidak ada kendala ” sebenarnya jika melihat penyerapan anggaran 2019 ini tidak ada gagal lelang hanya memang sedikit telat, yang semestinya dilaksanakan april ini di laksanakanya september atau oktober, jadi kaitannya dengan pemeriksaan juga” terangnya

Walikota Serang menambahkan ” umpamanya kita dilaksanakan di awal, terutama fisik seperti jalan musim penghujan, kalau kita laksanakan awal-awal di khawatirkan baru dipasang sudah rusak”. ungkapnya.

“Untuk prioritas awal tahun 2020 melanjutkan program unggulan, seperti alun-alun kecamatan, masjid agung, penertiban PKL dan kemacetan”. Terang Syafrudin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *