8 Penyebab Bau Mulut dan Cara Mengatasinya

oleh -0 views
Penyebab Bau Mulut dan Cara Mengatasinya
Penyebab Bau Mulut dan Cara Mengatasinya

Penyebab Bau Mulut dan Cara Mengatasinya – Meski sepele, tetapi bau mulut bisa berdampak pada kepercayaan diri seseorang. Selain itu, bau mulut juga bisa menjadi pertanda beberapa kondisi kesehatan.

Baca juga: Obat Untuk Menghilangkan Sakit Tumbuh Gigi Bungsu

Buang kedua telapak tangan, lalu cium aromanya. Jika baunya, tenang, Anda tidak sendirian. Data dari Akademi Kedokteran Gigi Umum mengatakan lebih dari 80 juta orang mengalami bau mulut kronis.

Dilansir Antero.co, ada delapan hal umum yang menyebabkan bau mulut. Penyebab dan trik berikut untuk mengatasinya.

1. Sikat gigi Anda tidak tuntas

Kebersihan gigi yang rendah menyebabkan bau mulut. Makanan yang tersisa terperangkap dalam sel-sel gigi dan gusi, membuat bakteri ‘pesta’. Hasilnya, mereka menghasilkan gas yang berbau seperti telur busuk.

Atasi baunya dengan menyikat gigi secara teratur dengan pasta gigi yang mengandung fluor dan flossing secara rutin. Selain gigi, lidah dan pipi bagian dalam juga perlu digosok. Studi menunjukkan bahwa menggosok kedua bagian itu juga dapat mengurangi jumlah bakteri.

2. Konsumsi minuman atau makanan berbau tajam

Ada serangkaian makanan atau minuman yang menyebabkan bau mulut seperti kopi, bawang putih, ikan, telur, bawang, dan makanan pedas. Serangkaian makanan ini berkontribusi pada bau mulut karena mereka dilepaskan dari belerang.

Permen mint dikatakan bisa menutupi bau tak sedap ini. Tapi, harus diingat, aroma makanan dan minuman yang masuk ke tubuh bisa melekat pada sistem pencernaan atau sirkulasi darah. Menyikat gigi dianggap bukan solusi yang tepat.

Sebut saja kandungan allyl methyl sulfide dalam kopi, bawang putih, dan bawang yang dapat bertahan dalam aliran darah dan keluar melalui nafas hingga 72 jam setelah dikonsumsi.

Untuk melawannya, Anda bisa mengonsumsi makanan lain seperti lemon, peterseli, dan sayuran dan buah-buahan seperti apel dan wortel. Makanan-makanan ini akan mendorong produksi air liur yang sekaligus membilas mulut. Juga seimbang dengan asupan air.

3. Asupan semua manis

Semua makanan manis memang bisa menjadi ‘moodbooster’ saat Anda menghadapi hari-hari yang berat. Namun, jenis makanan ini juga membuat bakteri mulut bergairah, terutama jenis makanan manis yang lengket seperti permen dan karamel.

Baca juga: 7 Cara Memutihkan Gigi Anda Secara Alami di Rumah

Makanan manis adalah makanan lunak untuk bakteri. Jika demikian, bau mulut akan timbul dari gas yang diproduksi oleh bakteri.

Jika rasa untuk rasa manisnya tak tertahankan, para ahli merekomendasikan untuk mengkonsumsi cokelat biasa yang rendah gula dan cepat meleleh di mulut.

4. Diet rendah karbohidrat

Diet ketogenik mengharuskan Anda berjuang mengurangi asupan karbohidrat dan meningkatkan konsumsi protein. Tubuh akan berada dalam ketosis, ketika sistem mulai membakar lemak untuk menghasilkan energi.

Proses ini menciptakan produk yang disebut keton. Jika tubuh memproduksi banyak keton, tidak ada pilihan lain bagi tubuh selain mengeluarkan keton melalui urin dan napas berbau.

Anda bisa mengatasinya dengan minum lebih banyak air untuk ‘membilas’ keton di dalam tubuh.

5. Mendengkur

Pada malam hari, produksi air liur menurun secara dramatis. Tak heran jika napas menjadi bau saat bangun tidur. Kondisi ini akan bertambah buruk jika seseorang memiliki kebiasaan mendengkur atau bernafas melalui mulut yang dikenal dengan xerostomia.

Xerostomia atau kondisi mulut kering berpotensi menyebabkan sakit tenggorokan, suara serak, sulit bicara dan menelan, bahkan perubahan pada pengecap.

Solusinya, atasi kebiasaan ngorok dan perbanyak konsumsi air putih. Selain itu, jaga kebersihan gigi dan mulut Anda dengan menyikat gigi secara teratur.

6. menjalani perawatan tertentu

Salah satu penyebab bau mulut yang paling umum adalah perawatan untuk penyakit tertentu. Obat-obatan dapat membuat mulut Anda kering dan berkontribusi pada bau mulut. Obat untuk penyakit seperti depresi, tekanan darah tinggi, dan otot tegang sering membuat produksi air liur menurun.

Lihat juga: Cara Menghilangkan Bau Mulut Secara Alami dan Cepat

Biasakan memeriksa efek samping dari obat yang dikonsumsi. Jika obat dapat membuat mulut kering, maka mintalah saran dari dokter untuk menemukan obat-obatan alternatif.

7. Mengkonsumsi tembakau

Kebiasaan merokok membuat asap rokok menempel pada pakaian, koper, dan bahkan napas. Asap panas rokok bisa mengurangi bau dan rasa. Asap panas ini juga membuat mulut kering.

Hilangnya air liur yang dipadukan dengan aroma tembakau menciptakan aroma khas para perokok.

8. Alkohol

Selain penyebab bau mulut, alkohol juga bisa membuat mulut kering. Bir, anggur, koktail adalah jenis minuman yang mengandung alkohol. Bertarunglah dengan konsumsi permen bebas gula atau permen karet tanpa gula untuk merangsang produksi air liur.

Selain itu, perbanyak konsumsi air putih dan jangan lupa menyikat gigi setelah mengonsumsi alkohol.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *