Pengertian Globalisasi – Dampak, Penyebab, Teori, Ciri-Ciri

oleh -1 views

Definisi Globalisasi – Globalisasi berasal dari kata Globalization. Global berarti dunia sementara lisasi berarti proses. Bahasa berarti Globalisasi adalah proses global, suatu proses yang membuat orang terbuka dan bergantung satu sama lain tanpa batas dan jarak.

Di era globalisasi yang didukung oleh perkembangan teknologi, peralatan transportasi dan pengetahuan, seseorang di suatu wilayah dapat mengetahui semua jenis informasi yang tersebar di dunia luar dengan cepat dan mudah. Globalisasi diartikan sebagai dunia satu atap atau dunia batas.

Baca juga: Pendidikan Kewarganegaraan | Kode Etik Guru, Tujuan KTSP

Dampak globalisasi menguntungkan, tetapi di sisi lain itu merugikan. Semuanya tergantung pada bagaimana kita bereaksi. Namun, kita harus ingat bahwa globalisasi berbeda dari istilah pemanasan global.

Pengertian Globalisasi

Para ahli mendefinisikan pengertian dari globalisasi. Beberapa diantaranya pengertian globalisasi adalah sebagai berikut:

  • Globalisasi adalah suatu hubungan sosial yang mendunia yang kemudian terhubung satu sama lain sehingga antara kejadian dari tempat yang berbeda bisa berdampak juga bagi tempat yang lain. (Anthony Giddens),
  • Globalisasi adalah terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluru dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah yang sama. (Selo Soemardjan).
  • Globalisasi adalah tindakan dari suatu proses atau pengambilan kebijakan yang menjadikan sesuatu mendunia, baik dalam lingkupnya ataupun aplikasinya. (The American Heritage Dictionary).

Secara sederhana era globalisasi dapat dipahami sebagai era dimana kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan alat transportasi yang mendorong kehidupan manusia menjadi tanpa batasan. Baik itu batasan geografis ataupun budaya.

Contoh globalisasi dalam bentuk sederhana adalah kita bisa mengetahui informasi apa yang sedang terjadi dibelahan bumi lain. Atau kita dapat bepergian dari tempat satu ke tempat lainnya dengan cepat meskipun jaraknya ratusan atau ribuan kilometer.

Teori Globalisasi

Ada beberapa teori Globalisasi yang dikemukakan oleh para ahli. Salah satunya adalah teori yang dikemukakan oleh Cochrane dan Pain yang menyatakan bahwa ada 3 pemeran utama penting dalam Globalisasi yaitu

  • Globalis,
  • Para Tradisionalis
  • Para Transformalis.

1. Teori Globalisasi Para Globalis

Para Globalis mengatakan bahwa dengan adanya Globalisasi ini akan membawa konsekuensi secara langsung pada kehidupan di seluruh dunia bahwa nantinya akan ada serangan budaya homogen yang menyebar ke seluruh dunia.

Mengenai hal ini, para globalis yang positif mengatakan bahwa hal tersebut bisa menjadikan masyarakat dunia yang memiliki pemikiran yang lebih terbuka dan toleran terhadap budaya dari luar budayanya sendiri,

Namun para globalis negatif mengatakan bahwa hal tersebut bisa melunturkan budaya asli masing-masing masyarakat dan menganggap itu juga salah satu upaya Negara adidaya untuk menjajah budaya lain.

2. Teori Globalisasi Para Tradisionalis

dalam teori ini adalah orang-orang yang tidak menganggap bahwa Globalisasi tengah terjadi, mereka menganggap bahwa proses yang saat ini terjadi adalah dampak dari perubahan yang sudah terjadi sejak zaman dulu.

3. Teori Globalisasi Para Transformalis

adalah orang yang berada diantara globalis dan tradisionalis, yang menganggap bahwa benar Globalisasi sedang terjadi namun terlalu dilebih-lebihkan.

4. Teori Globalisasi Lain

Teori Globalisasi yang kedua disebutkan seorang ahli bernama George Ritzer yang mengatakan bahwa era Globalisasi ini ditandai dengan adanya perkembangan dalam bidang komunikasi seperti munculnya telepon dan televisi kemudian diakhiri dengan kesadaran masyarakat secara global mengenai hal tersebut.

Ciri Ciri Globalisasi

Globalisasi mempunyai beberapa ciri, diantaranya:

1. Perubahan Dalam Konsep Jarak Ruang dan Waktu

Dengan dukungan teknologi berupa televisi, smartphone dan internet komunikasi dapat dilakukan secara cepat. informasi-informasi dari satu belahan dunia dapat langsung diketahui oleh seseorang dibelahan dunia lainnya.

Kemajuan dalam bidang transportasi juga membuat jarak ratusan atau ribuan kilometer dapat ditempuh dengan waktu beberapa jam atau hari saja.

2. Adanya Saling Ketergantungan Dalam Bidang Ekonomi dan Perdagangan

ini disebabkan oleh pertumbuhan perdaganan internasional dan juga dominasi organisasi semacam WTO atau world trade Organization yang menaungi perdagangan dunia dan lain sebagainya.

3. Adanya Peningkatan Interkasi Kultural

Melalui televisi dan media lainnya manusia daoat mendapat pengetahuan baru dan lebih mengenal keanekaragaman yang ada di dunia luar

4. Meningkatnya Masalah Bersama

di era globalisasi, masalah yang timbul dalam suatu negara dapat menjadi masalah yang menjadi perhatian bersama atau dunia internasional, seperti masalah ham, lingkungan hidup, kejahatan perang yang terjadi di suatu negara.

Faktor Penyebab Proses Globalisasi

Tentunya ada penyebab dan pendorong yang akhirnya membuat proses Globalisasi ini bisa terjadi, yang diantarnya adalah:

1. Perkembangan Teknologi dan Informasi

Adanya perkembangan dalam teknologi informasi dan komunikasi yang kemudian berdampak pada mudahnya transaksi keuangan yang terjadi di seluruh Negara.

Selama beberapa waktu terakhir terdapat banyak sekali perkembangan dalam bidang teknologi yang berkaitan langsung dengan transaksi keuangan yang bisa memudahkan Anda untuk melakukan transaksi tidak hanya di Negara sendiri melainkan di Negara lain.

2. Banyaknya Kerja Sama Internasional

Penyebab kedua terjadinya Globalisasi adalah karena terjadinya banyak kerja sama internasional yang memudahkan terjadinya transaksi keuangan sebelumnya yang dilakukan oleh berbagai Negara.

Sehingga melalui sektor ekonomi inilah yang membuat banyaknya produk dari luar negeri masuk ke dalam negeri dan sebaliknya.

3. Kemudahan Transportasi 

Sistem transportasi yang semakin maju menyebabkan masyarakat mudah dalam bepergian ataupun mengirimkan barang meski terpisah jarak yang sangat jauh.

4. Ekonomi Terbuka

Selanjutnya era Globalisasi juga terjadi karena Negara-negara di dunia mulai terbuka dalam bidang ekonomi, sehingga terjadilah perdagangan-perdagangan global yang menyebabkan berbagai macam produk saling bertukar dari satu tempat ke tempat yang lain.

Dari produk-produk yang masuk itu tentunya juga mengandung budaya dan unsur dari Negara lain yang mempengaruhi budaya di dalam Negara sendiri. Kemudian yang terakhir era Globalisasi ini juga terdorong karena pasar uang saat ini sudah sangat mendunia yang menjadikan transaksi keuangan dalam satu Negara menjadi lebih besar.

Pada intinya semua penyebab terjadinya era Globalisasi ini adalah karena kegiatan ekonomi antar Negara yang semakin terbuka sehingga memudahkan Negara-negara di dunia untuk saling berinteraksi, menjalin kerja sama dalam bermacam bidang yang mengakibatkan masuknya budaya-budaya baru, pengetahuan baru, hal-hal baru dari luar ke dalam negeri ataupun sebaliknya.

Tentunya agar tidak berdampak negatif bagi suatu Negara maka Globalisasi harus didukung dengan kesadaran untuk tetap melestarikan dan mencintai budaya sendiri.

Globalisasi memiliki dampak tersendiri dalam berbagai sektor di masyarakat. Dampak globaslisasi atau pengaruh globalisasi bisa menjadi positif dan negatif. dan diantaranya adalah

a. Dampak Positif Globalisasi

  • Kemudahan memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan
  • Kehidupan sosial ekonomi yang meningkat
  • Kemajuan dalam bidang teknologi, komunikasi, transportasi dan informasi yang memudahkan manusia.

b. Dampak Negatif Globalisasi

  • Gampangnya budaya barat masuk dan mempengaruhi nilai-nilai budaya lokal.
  • Lunturnya nilai-nilai kebudayaan seperti gotong royong dan lain sebagainya.
  • Rusaknya lingkungan dan meningkatnya polusi udara
  • Maraknya penyelundupan barang-barang ilegal maupun terlarang

Kemudian globalisasi juga berdampak pada berbagai bidang, baik itu politik, ekonomi, pendidikan dan lain sejenisnya.

1. Dampak Dalam Bidang Politik

Dengan adanya globalisasi yang terjadi, pemikiran politik berbagai Negara pun menjadi lebih terbuka untuk mendapatkan sistem ketatanegaraan yang lebih baik dari sebelumnya untuk meningkatkan kesejahteraan dalam masyarakat.

Dengan adanya sistem tata Negara yang lebih baikinstansi Negara pun berubah menjadi lebih baik, misalnya saja di Indonesia yang dulunya tidak mengenal DPD dan MK sekarang dengan adanya globalisasi sudah terdapat dua instansi tersebut.

Kemudian dengan adanya globalisasi kesadaran masyarakat tentang pentingnya politik menjadi semakin terbuka lebar dan partai politik pun makin bermunculan.

Namun ada dampak negatif dari globalisasi dalam bidang politik yaitu munculnya rasa haus akan kekuasaan politik dan munculnya kebiasaan money politic atau politik uang yang tentunya menjadikan dunia di politik menjadi kotor dan penuh ketidakjujuran.

2. Dampak Dalam Bidang Ekonomi

Dengan adanya globalisasi ini maka pemenuhan barang yang dibutuhkan oleh masyarakat menjadi lebih mudah, karena berbagai barang bisa dengan mudah masuk ke dalam negeri dari luar negeri. Sektor ekonomi kecil pun semakin berkembang dan bisa berpotensi menjangkau pasar luar negeri.


Bukan hal yang sulit lagi pada masa ini untuk mendapatkan kabar dan berita dari tempat yang jaraknya ribuan kilometer dari tempat kita berada dalam waktu yang sama. Semuanya seolah dengan mudahnya kita ketahui tanpa perlu melakukan usaha yang berat.

Tidak seperti di jaman dulu, kabar di belahan dunia lain yang sudah terjadi sebulan yang lalu baru akan kita ketahui di hari ini.  Adanya Globalisasi ini tentunya juga didukung dengan adanya teknologi yang semakin lama semakin berkembang dan  memudahkan kehidupan manusia. Di era Globalisasi saat ini semua yang kita lakukan menjadi lebih efektif dan efisien.

Namun disisi lain globalisasi juga memiliki dampak, entah efek yang + dan juga – dalam berbagai bidang. Nah, itu tadi penjelasan singkat menganai globalisasi mulai dari pengertian globalisasi, teori, jenis macam ciri ciri globalisasi pengaruh dan dampak globalisasi baik itu positif ataupun negatip

Keberadaan globalisasi mampu membuat dunia tampak sempit, pertama jika kita akan menonton siaran sepakbola kita harus pergi ke negara yang memegang pertandingan. Tetapi sekarang kita tidak harus pergi ke mana pun, kita hanya perlu melihat di televisi.

Ketika akan menghubungi seseorang, kita harus bertemu orang itu, tetapi sekarang dengan telepon kita tidak perlu bertemu langsung hanya dengan berbicara melalui telepon. Keberadaan globalisasi membawa manfaat bagi manusia tetapi ada juga efek buruk.

Dampak Globalisasi di Bidang Budaya

Ragam global nilai-nilai budaya kapitalis yang berkembang di komunitas dunia. Gaya pakaian barat di negara berkembang beragam. Berkembangnya produksi film dan musik dalam bentuk CD / VCD atau DVD, maka sekarang film yang dapat diunduh, atau dialirkan.

Dampak positif dari globalisasi di bidang sosial adalah bahwa generasi muda mampu memperoleh fasilitas yang memungkinkan mereka untuk memperoleh informasi dan terhubung secara lebih efisien dengan jangkauan yang lebih luas. Dampak negatifnya adalah anak-anak muda yang tidak siap menerima informasi dengan sumber daya rendah hanya akan meniru hal-hal buruk seperti bentuk-bentuk kekerasan, perkelahian, lukisan di dinding, dll.

Dengan adanya fasilitas yang canggih membuat seseorang enggan berhubungan dengan orang lain sehingga rasa kebersamaannya jauh berkurang. Manfaat globalisasi termasuk informasi yang dapat diperoleh dengan mudah, cepat, dan lengkap dari seluruh dunia sehingga pengetahuan dan wawasan manusia menjadi lebih luas.

Namun, dengan arus globalisasi terkadang tidak disertai dengan penyaringan. Semua informasi diterima sebagaimana adanya. Ini menghasilkan perubahan gaya hidup, pola pikir, dan perilaku yang tidak sesuai dengan norma budaya Indonesia.

Aspek budaya adalah yang paling rentan terhadap dampak negatif. Bentuk-bentuk informasi dan sarana yang dapat diterima secara bebas dapat mempengaruhi pola bertindak dan berpikir generasi muda. Misalnya, penurunan budaya membaca di kalangan siswa, mereka lebih suka menonton televisi yang menunjukkan tontonan yang mengandung unsur kekerasan yang kemudian mereka tiru.

Dampak Globalisasi dalam Ekonomi

Dampak positif globalisasi di bidang ekonomi mampu memacu produktivitas dan inovasi pelaku ekonomi sehingga produk yang dihasilkan dapat bersaing dengan produk lain. Di era globalisasi ini, orang menuntut orang yang kreatif dan produktif.

Sedangkan dampak negatifnya mampu mengarah pada sifat konsumerisme di kalangan generasi muda. Jadi, mereka tidak dapat memenuhi tuntutan zaman karena mereka terbiasa menerima teknologi dan hanya mampu membeli tanpa membuatnya.

Globalisasi dan liberalisme pasar telah menawarkan alternatif untuk mencapai standar hidup yang lebih tinggi. Ketimpangan yang semakin melebar dari distribusi pendapatan antara negara-negara kaya dan negara berkembang. Kemudian, munculnya perusahaan multinasional dan transnasional akan membuka peluang untuk akumulasi kekayaan dan monopoli bisnis dan kekuatan politik di beberapa orang.

Dampak Globalisasi pada Aspek Sosial

Negara tidak lagi dianggap sebagai pemegang kunci dalam proses pembangunan. Pembuat kebijakan publik di negara berkembang mengambil jalur pembangunan untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi.

Dampak pada Gaya Hidup:

  • Individualistis  pertama yang individualistik hanya dapat terjadi jika kita keluar rumah, menyapa tetangga atau mengobrol. Tapi zaman modern ini, hanya dengan duduk di rumah dengan internet, kita bahkan bisa bersosialisasi dengan orang yang sangat jauh. Inilah akar individualisme yang diciptakan dengan tidak bersosialisasi secara langsung. Ini akan sangat merusak karena menciptakan seseorang dengan sikap yang tidak peduli dengan orang lain selain dirinya.
  • Pragmatisme adalah sikap yang menghargai sesuatu dari kerugiannya sendiri. Meskipun membantu tanpa pamrih adalah pelajaran dasar dalam komunitas. Tetapi waktu yang lebih maju, menyebabkan memudarnya nilai-nilai gotong royong dan membantu dalam masalah kebaikan. Individu lebih diarahkan pada kegiatan yang menguntungkan diri mereka sendiri.
  • Materialisme adalah doktrin yang menyatakan bahwa kenyamanan, kesenangan, dan kekayaan adalah satu-satunya tujuan atau nilai tertinggi. Materialisme cenderung lebih peduli dengan materi daripada tujuan dan nilai spiritual atau intelektual.
  • Hedonisme adalah cara hidup atau pola hidup yang menganggap bahwa kenikmatan materi dan kenikmatan adalah tujuan utama kehidupan. Untuk para penganut ini, bersenang-senang, pesta pora, adalah tujuan utama kehidupan, entah itu menyenangkan bagi orang lain atau tidak. Karena mereka berpikir hidup ini hanya satu kali, jadi mereka merasa mereka ingin menikmati hidup semenyenangkan mungkin.

memang, ada banyak dampak yang akan terjadi akibat globalisasi, tetapi Anda harus pintar untuk memilah mana yang bagus dan mana yang buruk. Jangan biarkan efek negatif dari globalisasi telah Anda lakukan tanpa menyadarinya. Lalu benar dan benar, ya!

Ingin tahu lebih banyak tentang materi globalisasi? Cukup mendaftar di Quipper Video atau lihat artikel ini!

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *