Pemkab Lebak Naikan Tarif Angkutan Lebaran, Berlaku H-7 Lebaran

oleh -0 views
Pemkab Lebak Naikan Tarif Angkutan Lebaran, Berlaku H-7 Lebaran
Foto/ilustrasi

ANTERO | LEBAK – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak akan menaikan tarif angkutan lebaran 25 persen berdasarkan tarif angkutan harian dan melakukan perhitungan persentase yang diberlakukan pada H-7 Lebaran.

“Kenaikan tarif angkutan lebaran yang mencapai 25 persen tersebut berdasarkan tarif angkutan harian dan melakukan perhitungan persentase,” ungkap Sumardi, Kepala Dishub Lebak kepada sejumlah wartawan usai mengikuti apel Operasi Ketupat Kalimaya 2018 di Alun-alun Rangkasbitung, Rabu (6/6/2018).

Baca juga: Jelang Idul Fitri 2018, Petugas Gabungan Uji Kelaikan Angkutan Umum di Terminal Mandala

Menurutnya, jika dilakukan perhitungan secara persentase, biasanya menimbulkan angka yang menyulitkan untuk pengembalian maupun dalam pembayaran tarif.

“Maka dari itu, sesuai kesepakatan maka dilayangkanlah surat keputusan kepada Pjs Bupati Lebak, Ino S Rawita,” tuturnya.

Dijelaskan Sumardi, surat keputusan hasil musyawarah antara Dishub dan Organda dan selanjutnya disodorkan ke Pjs Bupati Lebak.

“Alhamdulilah, pak Pjs sudah menandatangi tarif untuk angkutan lebaran sebesar 25 persen dan ini akan dituangkan dalam surat edaran bupati,” tandasnya.

Baca juga: Hadapi Mudik Lebaran 2018, Stasiun KA Rangkasbitung Tambah Loket

Sejak hari ini, terang Sumardi, surat edaran soal kenaikan tarif angkutan lebaran sudah menyebar di sejumlah terminal yang ada di Kabupaten Lebak.

“Untuk itu, diharapkan kepada para sopir untuk mengetahui surat edaran tersebut dan melaksanakan kenaikan tarif yang sudah disepakati.Kenaikan ini akan berlaku H-7 Lebaran, untuk sekarang belum,” himbaunya.

Pihaknya mengaku akan menindak tegas, jika ada sopir yang menaikan tarif melebihi ketentuan.

“Kita akan berikan sanksi tegas berupa pencabutan trayek kepada sopir yang menaikan tarif yang sudah disepakati,” tegasnya.

Sementara itu, Salim, salah seorang sopir Angkot Terminal Aweh-Kalijaga, menanggapi surat edaran dari pihak Dishub Lebak, pihaknya mengaku setuju jika kenaikan tarif itu mencapai 25 persen.

“Wajar setahun sekali ada pemasukan lebih terhadap penghasilan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Saya setuju saja, dengan keputusan yang sudah disepakati,” katanya. (bud)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *