Pemeriksaan Penunjang penyakit Alzheimer Menurut SehatQ.com

oleh -4 views
Pemeriksaan Penunjang penyakit Alzheimer Menurut SehatQ.com
Pemeriksaan Penunjang penyakit Alzheimer

ANTERO – Penyakit Alzheimer adalah penyakit otak yang mengakibatkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan bicara, serta perubahan perilaku secara bertahap. Kondisi ini banyak ditemukan pada orang-orang di atas 65 tahun.

Apakah obat yang diberikan untuk pasien Alzheimer sebagai terapi?

Jenis obat-obatan yang diresepkan dokter adalah rivastigmine, donepezil, dan memantine. Obat ini digunakan untuk menangani penyakit Alzheimer pada tahap awal hingga menengah. Memantine juga dapat diresepkan pada pederita Alzheimer dengan gejala yang sudah memasuki tahap akhir.

Diagnosa untuk penyakit Alzheimer

Menurut Artikel kesehatan  diagnosa untuk penyakit Alzheimer atau pikun sangat kompleks. Tidak hanya pemeriksaan scan otak tapi juga tingkah laku dan kemampuan memorinya. Kini dengan melakukan tes darah, Alzheimer bisa lebih mudah dideteksi.

Alzheimer bisa dideteksi dari tingkat kandungan protein dalam darah yang disebut clusterin, bahkan 10 tahun sebelum gejala penyakit Alzheimer pertama kali muncul.

Dengan tes ini, memungkinkan pasien untuk melakukan perawatan dini dan membuat perbaikan pada gaya hidup untuk mengurangi dampak penyakit Alzheimer.

Tes darah deteksi Alzheimer bakal jadi kenyataan. Studi yang dipublikasikan di JAMA Network menemukan tes darah bisa mendeteksi protein tau, yang menjadi salah satu tanda Alzheimer.
Deteksi ini bahkan disebut sama akuratnya dengan pemindaian positron emission tomograpy (PET). Hasil pemindaian PET atau spinal tap merupakan standar diagnosis yang sebelumnya dilakukan.

Peneliti dari AS dan Swedia membagi studi menjadi tiga bagian. Mereka mengukur versi abnormal dari protein tau yang disebut p-tau217. Peneliti menemukan lebih banyak p-tau217 pada orang dengan penyakit Alzheimer daripada orang yang sehat.

Tes ini juga mampu membedakan berbagai jenis demensia kognitif dengan tanda-tanda awal Alzheimer. Dalam riset, disebutkan bahwa tingkat akurasi tes ini mencapai 89-98 persen.

Tes ini, setelah diverifikasi dan dikonfirmasi, membuka kemungkinan diagnosis dini Alzheimer.

Temuan ini pun disambut positif oleh para ahli maupun mereka yang terlibat dengan penanganan Alzheimer. Rosa Sancho, Kepala Peneliti di Alzheimer’s Research Inggris, mengatakan bahwa tes darah yang andal untuk penyakit Alzheimer akan menjadi dorongan besar bagi penelitian mengenai demensia.

Selain itu, tes darah sebagai deteksi dini akan membantu proses identifikasi dan memberikan terapi yang tepat.

Apa yang harus dilakukan sebelum tes darah?

Dokter atau petugas kesehatan akan memberikan instruksi khusus sebelum pengambilan darah dilakukan. Bergantung pada jenis pemeriksaan darah yang dilakukan, kamu mungkin diminta puasa makan dan minum selama kira-kira 10 hingga 12 jam, selain konsumsi air putih.

Apakah Alzheimer itu termasuk penyakit yang berbahaya?

Kebanyakan orang dengan penyakit Alzheimer di usia muda mengalami gejala penyakit tersebut ketika mereka berusia antara 30 dan 60 tahun, dan penyakit ini jelas berbahaya karena akan membuat pengidapnya jadi tidak produktif lagi.

Apakah penyakit Alzheimer bisa sembuh total?

Alzheimer merupakan suatu penyakit degeneratif dan progresif yang tidak dapat sembuh dan hanya bisa diperlambat. Cara penanganan yang ada saat ini hanya bertujuan untuk meredakan gejala, memperlambat perkembangan penyakit, serta membantu untuk dapat tetap hidup semandiri mungkin.

Apakah Demensia bahaya?

Jakarta Penyakit demensia banyak dialami orang yang sudah berusia lanjut. Namun kondisi penurunan fungsi otak ini bisa berakibat pada kematian jika tidak ditangani dengan tepat.

Berapa lama penderita Alzheimer bisa bertahan hidup?

Penyakit lupa ini tergolong penyakit yang berbahaya karena bisa menyebabkan kematian. Rata-rata pengidap alzheimer hanya mampu bertahan hidup selama 8—10 tahun setelah terdiagnosis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *