Guru Honorer Di Banten Tersenyum, Akan Digaji Sesuai UMK

oleh
Disesuaikan Dengan UMK, Gaji Guru Honorer SMA/SMK Di Banten Akan Mengalami Kenaikan
Loading...

ANTERO.CO, SERANG – Suatu kabar menggembirakan bagi para guru honorer SMA/SMK di Provinsi Banten, pasalnya Pemerintah Provinsi Banten rencana nya akan menaikan gaji guru honorer SMA/SMK pada tahun 2018. Sebelumnya gaji guru honorer SMA/SMK itu berkisar Rp. 1 juta.

Maka pada tahun ini gaji guru honorer akan dinaikan dengan kisaran antara Rp. 2,7 juta hingga Rp. 3,5 juta perbulannya. Namun kenaikan gaji tersebut akan disesuaikan dengan Upah Minimum Kab/Kota (UMK).

Baca : Forum Anak Kabupaten Serang Adakan 1000 Akte Gratis

Dikatakan oleh Kasi Sarana Prasarana SMA Disdikbud Provinsi Banten, Eri Sujatnikan, menurutnya, bahwa honor dari BOSDA (bantuan operasional sekolah daerah) tersebut dapat digunakan untuk keperluan para guru nantinya.

Waktu pencairannya baru bisa terealisasikan pada tahun ini disesuikan dengan UMK Provinsi Banten. Gaji guru honor tersebut berasal dari BOSDA.

“Pada 2018 ini sesuai dengan UMK yang kisarannya antara Rp 2,7 juta sampai Rp 3,5 juta per bulan” Ujarnya kepada wartawan. (25/01/2018)

Berbeda dengan tahun 2017, masih kata Eri, hanya Rp 1 juta, pada 2018 mengalami kenaikan. Kami juga masih dalam melakukan banyak persiapan untuk merealisasikan insentif guru honor di Provinsi Banten. Kami berharap, bisa setiap bulannya,” katanya.

Baca : Jembatan Gantung Munjul Memakan Korban

Meski masih dalam proses rencana dan setiap daerah memiliki kebijakan masing-masing. Eri menuturkan, Penghonoran dari dana BOS penghitungannya, meliputi besaran honor disesuikan dengan jumlah jam pelajaran dan penugasan selama berada di sekolah.

Karena menurut ia, dengan menambah jumlah guru honor dapat meningkatkan kinerja para guru untuk mendidik peserta anak didik.

Eri, menambahkan, dalam hal tersebut bisa memotivasi lebih dalam mengabdikan dirinya di sekolah. Dan kenaikan tunjangan untuk guru honorer dilakukan dapat mendorong profesionalisme dalam bekerja.

Baca : Mirisnya Potret Pendidikan Di Banten

Dengan peralihan dari kabupaten/kota ke provinsi juga berpengaruh mulai dari infastruktur sekolah yang rusak, guru, dan gaji guru. Dengan kenaikan tersebut bisa memberikan kesejahteraan bagi guru honor.

“Prosesnya harus melalui verifikasi dan mendata guru yang akan mendapatkan uang honor, pencairannya langsung ke rekening masing-masing guru yang bersangkutan. Dan berharap ke depannya bisa terealisasi dan bisa cepat dicairkan setiap bulannya.

Banyak yang perlu diselesaikan tidak hanya dari masalah gaji, tapi juga infastruktur sekolah, setelah pelimpahan dari kota/kabupaten tentu banyak yang harus diselesaikan,” Tutupnya. (*zar)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *