Pantau Pembangunan Di Desa, Camat Maja : Pelaksana Harus Mengacu Pada Spek dan RAB

Pantau Pembangunan Di Desa, Camat Maja : Pelaksana Harus Mengacu Pada Spek dan RAB

ANTERO CO, LEBAK – Camat Kecamatan Maja memantau pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik di 14 desa se Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang didanai Dana Desa (DD) anggaran tahun 2019 secara bertahap.

“Kita pantau sejauh mana pelaksanaan kegiatan hasil pembangunan fisik yang ada di desa-desa di wilayah kecamatan Maja,” kata Camat Maja, H Abdul Rohim S. Pd, beberapa waktu lalu.

Tujuannya, jelas dia, untuk mengetahui secara pasti sudah sejauh mana kegiatan fisik, baik itu jalan maupun kegiatan-kegiatan fisik lainnya yang dilaksanakan di masing-masing desa, agar hasil program pembangunan fisik dapat berjalan dengan baik dan hasilnya betul-betul sesuai harapan kebutuhan masyarakat.

“Saya meminta dalam pelaksanaannya harus betul-betul mengacu kepada spek dan acuan yang ada, dan jangan sekali keluar dari aturan atau RAB (Rencana Anggaran Biaya-red) yang ada,” tandas Camat.

Ia menegaskan, apabila hasil pembangunannya tidak sesuai, pihaknya tidak akan segan-segan untuk memberikan teguran terhadap pelaksanaan kegiatan.

Selain itu, pihaknya juga meminta terhadap pelaksanaan kegiatan dalam pengerjaannya, harus mengacu terhadap juklak dan juknis, dan kualitasnyapun harus diutamakan, juga pengerjaannya pun harus di selesaikan tepat waktu.

“Sampai saat ini untuk kegiatan fisik dimasing-masing desa sudah mulai dikerjakan, baik itu sarana infrastuktur jalan lingkungan maupun fisik lainnya,” terangnya.

Menurutnya, pengerjaannya pun ada yang sudah mencapai 50 persen. Bahkan, ada pula desa yang kegiatan fisik pengerjaannya sudah mencapai 100 persen.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Pasirkembang, Akhmad mengatakan, untuk kegiatan fisik di tahun 2019 yang di danai dari DD digunakan untuk pembangunan sarana infrastuktur jalan poros desa sepanjang 1 Kilometer lebih dengan menggunakan Lapisan Penetrasi (Lapen) yang menghubungkan dua desa yakni, desa Pasirkembang ke desa Mekarsari.

“Ini untuk memudahkan sarana transportasi bagi masyarakat yang ada di wilayah pedesaan, karena dengan telah dibangunnya sarana infrastuktur jalan yang bagus, masyarakat tidak lagi merasa kewalahan untuk beraktifitas,” ujarnya.

Apalagi kata Akhmad, jalan tersebut manfaatnya bukan hanya digunakan untuk warga yang akan menuju ke dua desa, namun termasuk para pelajar SD, SMP dan SMA yang akan berangkat ke sekolah.

“Alhamdulilah pengerjaan fisik sudah mencapai 100 persen. Ini merupakan pembangunan skala prioritas sesuai hasil musyawarah dengan masyarakat. Pengerjaanya pun dikerjakan oleh TPK desa dengan swakelola pola padat karya, melibatkan masyarakat,” pungkasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini