OKNUM KCP BRI UNIIT MENES Di DUGA LANGGAR PASAL 49/1 huruf a, 10/1998,

oleh -206 views

Antero Co, Pandeglang – (  UMKM ) usaha mikro kecil menengah, adalah program pemerintah pusat, yang di luncurkan pemerintah untuk kalangan usaha menengah ,

Hal tersebut, sebagai penerima yang mendapatkan program bantuan UMKM dapat di cairkan melalui Bank BRI secara langsung oleh penerima, Namun beda halnya yang terjadi, di wilayah kecamatan Picung, saat ini, Di duga, ada unsur KKN, yang seharusnya dana di cairkan langsung oleh penerima UMKM di wilayah kecamatan picung khususnya desa bungur Copong di koordinir oleh salah satu oknum kordinator dengan mengumpulkan seluruh buku rekening penerima UMKM di desa bungur Copong, kecamatan picung kabupaten Pandeglang, untuk di cairkan secara kolektif di duga Bekerja sama dengan pihak bank KCP BRI unit menes. Kamis 17 Juni 2021 setelah dana dicairkan secara kolektif Tampa dihadiri nasabah nya kordinator menyerahkan uang bantuan UMKM tidak secara utuh dipotong sebesar 500.000;- lima ratus ribu rupiah

Ketika di konfirmasi kepala KCP BRI unit menes Kamis 17 Juni 2021, mebenarkan adanya pencarian secara kolektif melalui teler KCP BRI unit menes, namun hal itu di luar kebijakan atau perintah saya selaku kepala KCP bank BRI Menes, dan saya sudah menekankan kepada pegawai agar tidak melakukan adanya transaksi pencairan tanpa hadirnya nasabah dan kami tahu ini sudah melanggar pasal 49 ayat 1 UU 10/1998. Untuk hal tersebut kepala bank BRI unit menes menyerahkan persoalan ini kepada sodari ( C ) selaku teler. Arahannya.

Di tempat dan di waktu yg sama saudari ( C ) menyanggah bahwa dia bekerja sudah sesuai SOP atas kebijakan yang di keluarkan oleh bapak kepala bank BRI unit menes.jelasnya

Bahkan kepala bank BRI unit menes pun sudah di datangi oleh kordinator waktu itu. imbuhnya

Menyikapi hal tersebut DPP FKMB ( forum keadilan masyarakat Banten ) akan terus mendorong persoalan ini dan meminta kepada APH untuk mengusut tuntas oknum-oknum yg terlibat dalam kegiatan dugaan praktik KKN. ( Bahrudin )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *