Ojek Online Tak Diberi Ijin di Malaysia, ini alasannya

oleh -11 views
Ojek Online Tak Diberi Ijin di Malaysia
Ojek Online Tak Diberi Ijin di Malaysia

ANTERO KUALA LUMPUR – Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa mereka saat ini tidak berpikir untuk melegalkan atau memperkenalkan layanan naik sepeda motor (ojek online / ojol) dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke, seperti dikutip oleh Paultan, Selasa (31/7/2018).

Demi Alasan Keselamatan, Ojek Online Tak Diberi Ijin di Malaysia

Alasannya wajar, sikap yang diambil adalah untuk melindungi keselamatan pengemudi dan penumpang, mengingat tingginya angka kecelakaan motor di Malaysia. “Tentu saja Komisi Transportasi Darat (SPAD) bertanggung jawab untuk hal-hal seperti itu, mereka akan mempelajari penerapan ojol, tetapi bagi saya pribadi, saya belum siap untuk menyetujui ini,” kata Loke.

Layanan seperti ojek (taksi-motor) atau sepeda motor berbasis online sangat populer di Indonesia, ada Go-Jek dan Grab. Malaysia baru saja mengatur berbagi-tumpangan untuk mobil, dan masalah ini sulit ditangani, untuk menyenangkan semua pemangku kepentingan

“Tidak mudah mengatur mobil, apalagi sampai melibatkan sepeda motor. Namun jika ada saran lain yang lebih spesifik, kami dapat meninjau dan belajar,” ujar Loke. Tahun lalu, peerintah Malaysia tegas mengatakan layanan ojek sepeda motor illegal

Di dalam negeri, masalah taksi sepeda motor online yang definisinya masih berwarna abu-abu menyebabkan gejolak. Bahkan pengemudi ojol, berniat untuk menunjukkan secara besar-besaran untuk mendesak pemerintah untuk mengakui dan mengesahkan ojol.

Baca juga: Kenapa Sekarang Go-Car Go-Jek Sepi, ini Jawabannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *