Nelayan dari Desa Lontar Tenggelam saat Melaut

oleh -1 views

Nelayan dari Desa Lontar Tenggelam saat Melaut

ANTERO SERANG – Muhtadi (35), seorang nelayan dari Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, yang dinyatakan hilang ketika menangkap ikan di Perairan Lontar pada Minggu (8/4) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Kepala Sub Bagian Operasi Basarnas Banten Heru mengatakan setelah tim gabungan dari Basarnas, Polair, BPBD Serang melakukan pencarian, korban ditemukan di perairan Pantai Salira, Merak, Cilegon pukul 13.49 WIB.

“Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pihak keluarga langsung membawa jasad korban untuk disemayamkan dirumah duka,” kata Heru, Selasa (10/4/2018).

Musibah ini bermula ketika Ahmad Seni, Muhtadi (35) dan Sawiri alias Dalpid (48), berangkat melaut untuk memasang badong dengan menggunakan perahu sopean pada Minggu (8/4). Pukul 17.00 WIB mereka sampai di tengah laut perairan Lontar yang biasa dipasangi badong. Jam 18.00 WIB, mereka selesai memasang badong dan rencananya mau mendarat. Namun, perahu yang mereka tumpangi diterjang ombak hinga terbalik dan tenggelam.

Saat itu mereka bertiga mencoba mencari pelampung. Muhtadi memperhatikan ada pelampung apung dan akan mencapainya, tetapi sebelum mencapai pelampung itu dia kelelahan dan tenggelam.

Dawiri dan Ahmad berusaha membantu tetapi juga kelelahan, beruntung kedua korban menemukan styrofoam dan satu botol plastik kosong berkapasitas 1,5 liter yang terbungkus kantong plastik mengambang.

Mereka berdua (Sawiri dan Ahmad) memegang benda-benda yang mengambang dan kemudian berenang untuk mencapai Kampung Berangbang, Desa Lontar pukul 20.00 sore.

Setelah tiba, Ahmad menceritakan kejadian itu kepada nelayan lain dan kemudian beberapa penduduk yang menggunakan perahu mengambil inisiatif untuk mencari kapal yang tenggelam, tetapi tidak berhasil. (Peh)

Berita Selanjutnya: Nelayan Desa Lontar yang Hilang di Laut Ditemukan Tewas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *