Miris,,,Kondisi Jalan Nasional Wilayah 1 Rusak dan banyak lubang, Pengguna Jalan Resah

oleh -506 Dilihat
oleh

Tangerang, antero.co – Jalan Raya arah Balaraja – serang merupakan Jalan Nasional wilayah Banten 1 yang merupakan akses distribusi berbagai macam kendaraan serta di topang oleh wilayah dengan sentral industri yang cukup besar. Mirisnya, hingga saat ini masih banyak ditemukan ruas jalan raya Nasional di provinsi Banten yang rusak parah seperti di ruas jalan Taepatnya di Balaraja – Pos sentul – Gembong – Jayanti.Senin (27/02/23)

Pantauan di lokasi, ruas jalan raya Serang – Gatot Subroto tepatnya Serang – Tangerang nampak terlihat rusak baik di badan jalan maupun sisi jalan raya banyak ditemukan jalan berlubang dan rusak, Satker dan PPK harusnya turun ke lokasi biar tahu kondisi jalan seperti apa, kan ini tanggung jawab mereka teriak salah satu pengguna jalan yang juga warga setempat “bonai.

Lubang jalan yang mencapai puluhan, dengan diameter 5 cm hingga 1 meter serta kedalamannya bisa mencapai 5 -10 cm. Akibatnya, berdampak buruk bagi para pengguna jalan yang mana banyak kendaraan baik sepeda motor maupun roda empat yang nyaris kecelakaan akibat menghindari lubang – lubang tersebut “lanjut bonai

“Perlu Perhatian pemerintah pusat, jalannya rusak parah padahal ini akses jalan utama, saya juga merupakan pengguna jalan yang setiap hari lewat jalan ini jika saya hendak berangkat aktifitas, dan saya juga merasa was-was karena sering terjadi kecelakaan tunggal akibat jalan yang berlubang. Sebenarnya kalau lewat sini harus berlomba-lomba saling salip sama pengendara lain untuk mendapatkan jalan agak bagusan tidak menginjak lubang itu,”kata Narti salah seorang pengendara motor yang hendak berangkat aktifitas.

Masyarakat setempat juga mengeluhkan hal yang sama. Menurutnya kerusakan ruas jalan raya Gembong – Balaraja kerap terjadi kecelakaan apalagi pada musim hujan banyak air yang menutupi lubang jalan raya sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

“Seharusnya pemerintah sangat memikirkan dampak yang akan terjadi dari kerusakan jalan, Kemana pemeliharaannya ? Tidak ada pemeliharaan, apalagi di saat musim hujan, jadi genangan air di lubang-lubang.Secepatnya diperbaiki, kalau bisa diperbaiki secara permanen tidak hanya tambal sulam, apalagi kalau musim hujan rawan kecelakaan “ucap Dwi.

“Ya seharusnya ada perbaikan kemana anggaran pemeliharaannya ? Tolong perhatikan keselamatan pengguna jalan dan harapan saya pada tahun ini ada kegiatan perbaikan jalan agar tidak banyak lagi yang menjadi korban kecelakaan.
Menteri PUPR dan Dirjen Binamarga untuk segera menganggarkan perbaikan secara permanen (Betonisasi) agar jalan tidak mudah rusak seperti berlubang dan bergelombang. Lebih penting lagi mengutamakan kenyamanan dan keselamatan para penggunaan Jalan. “tandasnya.

Bonai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.