Meninggalnya Salah Seorang kader, Camat dan Sekmat walantaka Turut Berbela sungkawa

oleh -118 views

ANTERO.CO, Walantaka, –Idah mutahidah (idah) 50tahun, Salah seorang warga yang menjadi kader PKK sekaligus aktif di Posyandu, warga kelurahan Pengampelan, di duga Meninggal dunia akibat tekanan darah tinggi dan pecah pembuluh darah menurut keterangan keluarga, didasari rasa kepedulian camat dan sekmat walantaka di dampingi ibu, melayat dan memberikan support kepada keluarga yang di tinggal, di kelurahan pengampelan kecamatan walantaka kota serang , selasa (21/07/2020).

Ibu idah (panggilan akrab) adalah seorang kader yang aktif di bidang PKK dan posyandu , semasa hidup beliau sangat berdedikasi untuk kemajuan warga terutama terkait 10 program PKK dan mengaktipkan posyandu , sehingga tidak salah beliau mendapat panggilan senior.

Menurut keterangan, Madsuri (suami korban), “pada jum’at malam ibu idah mengalami sakit kepala dan muntah- muntah, langsung di rujuk ke RS hermina di ciruas, kemudian senin malam di rujuk ke RS Drajat serang , pukul 03’15 wib selasa dini hari, beliu menghembuskan napas terakhir, dengan keterangan dokter terkena serangan darah tinggi hingga pecah pembuluh darah, pukul 10’00 wib jenazah di makamkan di pemakaman umum wilayah kelurahan pengampelan. “Tutur madsuri.

Meninggalnya Salah Seorang kader, Camat dan Sekmat walantaka Turut Berbela sungkawa
Meninggalnya Salah Seorang kader, Camat dan Sekmat walantaka Turut Berbela sungkawa

Sementara di lokasi , Camat walantaka ” Karsono, ” Menyampaikan, “kami atas nama pemerintah kecamatan walantaka kota serang, turut berbela sungkawa atas kepergian ibu idah, semoga beliau di tempatkan di tempat yang baik dan di terima amal ibadahnya, kepada keluarga yang di tinggal semoga di beri kesabaran dan keiklasan, kami juga mengucapkan terimakasih atas segala upaya dan kinerja ibu idah selama ini, semoga tuhan membalasnya dengan catatan amal kebaikan. ” Ungkap karsono.

Hingga berita ini di rilis, di lokasi masih banyak warga yang berdatangan untuk melayat dan menghibur keluarga ibu idah.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *