Beragam Manfaat Daun dan Buah Bidara Untuk Kehidupan Sehari-hari

Beragam Manfaat Daun dan Buah Bidara Untuk Kehidupan -Tanaman bidara memiliki nama ilmiah “Ziziphus Mauritiana” Tanaman bidara juga punya banyak nama di beberapa daerah di Indonesia.

Tanaman bidara dikenal dengan nama lain seperti widara (Sd., Jw.) atau dipendekkan menjadi dara(Jw.); bukol (Md.); bĕkul (Bal.); ko (Sawu); kok (Rote); kom, kon (Timor); bĕdara (Alor); bidara(Mak., Bug.); rangga (Bima); kalangga (Sumba).

Sebutan tanaman bidara di dunia internasional yaitu Jujube, Indian Jujube, Indian plum, atau Chinese Apple (Inggris); Jujubier (Prancis); bidara, jujub, epal siam (Mal.); manzanitas (Fil.) zee-pen (Burma); putrea (Kamboja); than (Laos); phutsaa, ma tan (Thai); tao, tao nhuc (Vietnam). (sumber)

Beragam Manfaat Daun dan Buah Bidara Untuk Kehidupan

Tinggi pohon bidara 5-16 meter. Daunnya berbentuk bulat lonjong agak bundar dengan permukaan yang halus. Daun bidara memiliki banyak manfaat kesehatan.

Tanaman botani dapat dimanfaatkan daun, buah, biji, hingga akar. Buah bidara kultivar unggul dijual sebagai buah segar di pasar, yang dapat dikonsumsi langsung, atau diolah menjadi minuman segar.

Daun muda domba dapat digunakan sebagai sayuran. Daun daun tua digunakan sebagai pakan ternak.

Selain itu, rebusan daun domba juga digunakan sebagian orang untuk minum jamu. Daun ini jika diperas dengan air maka akan berbusa seperti sabun, tidak jarang daun air bidara digunakan untuk memandikan orang yang terkena demam.

Baik itu daun, buah, kulit kayu, hingga akar tanaman bidara memiliki khasiat untuk kesehatan dan pengobatan.

Artikel Terkait :

Manfaat Daun Sukun dan Efek Samping Mengkonsumsinya

Manfaat daun lainnya :

Manfaat Daun Bidara


Manfaat-Daun-Bidara-untuk-Kecantikan

1. Membersihkan Jerawat

Jerawat sering membuat orang kurang percaya diri. Anda bisa menyembuhkan jerawat dengan ramuan herbal, salah satunya adalah masker bidara untuk perawatan.

Daun bidara terbukti efektif sebagai masker untuk menghilangkan jerawat.

Daun bidara berwarna hijau mengkilap di bagian atas, dan di bagian bawah warnanya berwarna putih atau coklat berkarat.

Daun bidara mengandung senyawa antibakteri yang berfungsi melawan penyakit. Daun bidara di kalangan wanita sudah lama digunakan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Daun bidara dapat diformulasikan sebagai herbal, Anda dapat menggiling daun bidara dan dilarutkan dengan air, kemudian digunakan untuk perawatan luar untuk memecahkan masalah pada kulit, termasuk jerawat dan jamur pada kulit.

Ada resep khusus untuk mengobati jerawat dengan daun bidara. Khasiat daun bidara ini bisa Anda gunakan untuk menjadi masker pada kulit wajah.

Penggunaan daun bidara sebagai masker wajah berguna untuk membersihkan kulit dari kotoran, membersihkan jerawat, dan mencegah kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh jerawat.

Untuk orang yang memiliki jenis kulit berminyak akan mudah terkena jerawat di wajah. Masalah jerawat dapat menyebabkan kerusakan kulit. Karena itu, manfaatkan masker daun bidara ini.

Berikut langkah-langkah membuat masker bidara:

  1. Siapkan beberapa lembar daun bidara, lalu bersihkan dengan air mengalir.
  2. Lalu tumbuk halus dan masukkan ke dalam mangkuk.
  3. Tambahkan sedikit air ke dalam mangkuk tersebut.
  4. Setelah berbentuk seperti pasta kental, maka oleskan pada kulit wajah (sebagai masker).
  5. Setelah selesai mengoleskan, maka diamkan hingga masker wajah mengering.
  6. Lalu bilas wajah dengan air bersih (tanpa sabun).

Manfaat masker daun bidara ini untuk kehalusan kulit, serta membantu membersihkan jerawat di wajah.

Namun ingat, menghilangkan jerawat dengan daun bidara tidaklah instan, butuh proses dan ketekunan.

2. Mencegah Diabetes

Dalam buku berjudul Herbal Miracle In Al Quran Volume 1 oleh Muhammad Hatta A.Fattah (Penerbit: Mirqat), di halaman 183-184 menyebutkan bahwa daun bidara tidak hanya digunakan untuk mandi tubuh dan mandi haidh, tetapi daun bidara memiliki khasiat untuk pengobatan berbagai jenis penyakit, termasuk malaria, diare, dan diabetes.

diabetes

Daun bidara juga dapat menguatkan rambut, menghilangkan kotoran (daki), membersihkan kulit dan melembutkannya, dan menyembuhkan lukanya.

Penggunaan daun bidara mafaatnya yang menakjubkan bidara adalah untuk mencegah munculnya diabetes. Kandungan senyawa dalam daun bidara kering bekerja efektif untuk melindungi tubuh dari kerusakan pada sistem pengatur gula.

Terjadinya diabetes karena tubuh tidak mampu mengatur kadar gula darah, hal lain karena kerusakan sistem insulin dalam tubuh, masalah ini berpotensi mengakibatkan komplikasi penyakit seperti ginjal dan penyakit jantung.

Daun kering bidara yang dikonsumsi seperti dalam bentuk teh bermanfaat untuk menstabilkan kadar gula darah, dan membantu melindungi sistem regulasi produksi insulin dalam tubuh.

Hal penting lain yang harus dilakukan untuk menghindari diabetes adalah menjaga pola makan yang baik, sehat dan teratur. Selain itu, lakukan aktivitas fisik atau olahraga yang memadai setiap hari.

Dengan memanfaatkan bahan alami seperti daun bidara bermanfaat untuk mencegah kenaikan gula darah atau diabetes, yang juga daun bidara memiliki indeks gula yang rendah.

3. Mengobati Diare

Diare dapat berlangsung beberapa hari (umumnya), dan berpotensi dapat terjadi selama seminggu atau lebih.

diare

Penderita diare dapat mengalami gejala seperti sakit perut pendek dengan tinja yang tidak terlalu kecil, hingga mengalami kram perut dengan tinja sangat encer.

Orang yang mengalami diare berat memiliki potensi juga mengalami demam dan kram perut yang parah.

Ada beberapa jenis herbal yang berkhasiat untuk pengobatan diare, seperti buah sirsak, jambu klutuk, buah sawo, pisang kelutuk, daun asam, daun bidara, dll.

Daun bidara memiliki khasiat untuk pengobatan diare. Minum teh daun bidara yang produknya saat ini mudah ditemukan, bahkan dijual secara online.

Cara membuatnya juga sangat mudah, seperti membuat teh pada umumnya.

Jika Anda mengalami diare, jangan gunakan handuk atau peralatan yang sama dengan anggota keluarga lainnya.

4. Menyembuhkan Luka

Kandungan di daun bidara memiliki sifat antiseptik. Sehingga daun bidara bisa Anda gunakan sebagai obat luar untuk luka bakar dan luka luar lainnya. Bahkan daun bidara dapat digunakan untuk pengobatan sariawan dan untuk kebersihan mulut umum.

liuka-kaki

Khusus untuk wanita, serat daun bisa digunakan untuk kebersihan organ intim wanita.

Pentingnya kandungan antiseptik di daun bidara ini berguna dalam mengobati goresan atau lecet pada kulit tubuh, bahkan termasuk luka dan jerawat (ini termasuk luka baru dan luka lama).

Dengan khasiat daun bidara berguna untuk menyembuhkan luka dengan cepat dan melindungi dari serangan kuman.

Daun ini akan berfungsi membantu menghentikan pendarahan dan mengeringkan luka sehingga cepat sembuh, dan mendorong regenerasi sel kulit baru.

Anda bisa mencoba taburan daun bidara di atas luka dan luka bakar yang dialami.

Daun bidara yang digunakan sebagai obat luka adalah daun bidara kering yang diolah menjadi serbuk.

Berikan daun bidara, lalu campurkan dengan sedikit air dalam wadah, sehingga bentuknya akan seperti pasta.

Kemudian oleskan pasta ramuan bidara pada kulit yang terluka.

5. Membersihkan dan Melembutkan Kulit

Daun Bidara memiliki kandungan yang berfungsi sebagai antiseptik. Anda dapat memanfaatkan daun bidara untuk membersihkan tubuh dari kotoran yang sulit hilang.

Agar stick ke kulit bisa dibersihkan secara optimal, maka manfaatkan daun bidara ini.

Selain itu, bahkan ada saran agar wanita membersihkan sisa darah menstruasi menggunakan daun bidara, karena proses pembersihan sudah sempurna.

Menjaga kebersihan “intim” sangat penting, untuk menghindari penyakit, jamur, dan bakteri di bagian vital. Di mana salah satu masalah yang sering dialami oleh wanita adalah keputihan.

Sebenarnya keputihan adalah hal yang wajar karena secara alamiah tampak tidak mencolok, hanya saja kebersihan di bagian itu harus menjadi perhatian utama.

Jika ada sesuatu yang salah di area feminin, maka Anda bisa mengaplikasikan air rendaman daun bidara saat membersihkan tubuh.

Penggunaan daun bidara berguna untuk membersihkan kulit tubuh hingga maksimal, membasmi jamur dan bakteri yang bersarang di tubuh, dan membuat kulit lebih lembut.

6. Meremajakan Kulit

Masalah munculnya tanda-tanda penuaan dini tidak jarang dikeluhkan banyak orang, terutama oleh wanita. Munculnya kerutan halus pada kulit ini seiring bertambahnya usia, tetapi masalah ketika tanda-tanda penuaan muncul terlalu cepat.

Daun bidara memiliki manfaat untuk membantu meregenerasi sel-sel kulit baru, membuat kulit keriput, kering dan kusam akan diganti dengan kulit yang lebih sehat dan indah.

Bahan alami daun bidara bisa dibuat sebagai masker, atau Anda bisa mencuci muka dengan air yang dibasahi daun bidara.

Pemanfaatan bahan alami daun bidara ini harus dilakukan secara teratur sehingga Anda benar-benar mendapatkan khasiatnya.

7. Merawat Kulit Kering

Kulit wajah kering menyebabkan seseorang berisiko terlihat kusam pada kulit, bahkan kulitnya tampak seperti tidak terawat. Jadi itu tidak bisa membuat kepercayaan diri.

Bagi Anda yang memiliki kulit kering harus rajin melakukan perawatan kulit, terutama kulit wajah. Anda dapat menggunakan daun bidara, berikut adalah langkah-langkah di bawah ini:

  1. Siapkan daun bidara yang masih hijau dan segar, lalu cuci bersih, dan hancurkan.
  2. Lalu campurkan dengan sedikit air, sehingga membentuk seperti pasta.
  3. Lalu aplikasikan sebagai masker pada bagian wajah. Anda juga bisa mengaplikannya pada tangan dan kaki.
  4. Diamkan beberapa saat, agar meresap ke kulit.
  5. Lalu barulah membersihkan kulit kembali dengan air hangat.
  6. Lalu Anda juga bisa setelahnya memberikan pelembab sesuai dengan jenis kulit.

Lakukan perawatan alami ini secara rutin. Agar memperoleh manfaat ebih efektif, masker tersebut dicampur dengan madu atau perasan jeruk lemon.

8. Mencegah Dampak Buruk dari Paparan Sinar UV

Kulit sering terkena sinar UV, terutama tanpa perlindungan sunblock di bawah terik matahari, itu akan berdampak buruk pada kulit, seperti kulit terlihat lebih kusam, berminyak, dan bahkan memicu tanda-tanda penuaan dini.

Terlalu lama di bawah sinar matahari langsung akan menyebabkan munculnya bintik-bintik hitam di wajah dan kulit tubuh secara umum, bahkan yang terburuk dari dampak paparan sinar UV adalah radikal bebas.

Bahaya radikal bebas yang memicu penuaan dini, masalah kesehatan, hingga yang sangat buruk adalah kanker kulit.

Salah satu hal yang disarankan adalah menggunakan daun bidara, Anda bisa menjadikannya sebagai masker kulit, yang berguna untuk kesehatan dan kecantikan kulit.

Lakukan penggunaan daun bidara ini 3 kali seminggu, yang memberikan manfaat bagi kulit Anda.

Seperti pada dasarnya, Anda tidak boleh terlalu lama berada di bawah sinar matahari langsung, terutama ketika matahari panas sepanas 12 siang.

9. Meringankan Luka Bakar

Luka bakar dapat terjadi di mana saja, orang-orang yang profesinya berhubungan dengan api dan sumber panas lainnya berpotensi terkena masalah ini, seperti koki, tukang las, tukang listrik, pekerja pabrik yang menggunakan api listrik, dll.

Selain itu, tak jarang kasus-kasus luka bakar yang terjadi akibat kecelakaan, seperti terkena cipratan minyak dan air panas saat memasak, dll.

Palang Merah Indonesia (PMI) mendefinisikan luka bakar sebagai cedera keseluruhan yang disebabkan oleh paparan suhu tinggi. Inilah penyebab luka bakar:

  • Panas (suhu di atas 60°C), misalnya: api, uap panas, benda panas.
  • Listrik, contoh: listrik rumah tangga, petir.
  • Radiasi, contoh: ultraviolet (sinar matahari), bahan radio aktif.
  • Kimia, contoh: air aki (zuur).

Masalah pembakaran ini membuatnya tidak nyaman, terutama jika bekas luka tidak hilang setelah sekian lama. Untuk mengatasi masalah luka bakar ini, Anda bisa menggunakan daun lionara.

Daun bidara segar memiliki efek mendinginkan pada kulit, yang akan memberikan manfaat saat diaplikasikan pada luka bakar.

Kandungan senyawa di daun bidara membantu mengembalikan dan mencegah luka bakar pada kulit.

Kandungan di dalam daun bidara juga berfungsi sebagai anti bakteri dan mempercepat proses memperbaiki sel yang rusak akibat luka bakar.

Gunakan beberapa lembar daun bidara segar, lalu cuci dan tempelkan pada luka bakar kulit.

Sensasi dingin yang dimiliki oleh daun bidara akan membuat rasa sakit luka bakar menjadi berkurang.

10. Menyehatkan dan Menguatkan Rambut

Tentunya kita ingin memiliki rambut yang kuat, hanya saja beberapa faktor seperti gaya hidup, kondisi cuaca dan lainnya seringkali menyebabkan terjadinya kerontokan rambut yang tidak wajar.

Penting agar Anda memperhatikan dan merawat rambut secara teratur, ini agar rambut menjadi selalu sehat, kuat dan tidak mudah rontok. Anda dapat membuat perawatan alami menggunakan daun bidara.

Rebus daun bidara dengan air secukupnya, kemudian air matangnya ditunggu sampai mendingin, setelah itu berlaku untuk kulit kepala (seperti hair tonic).

Daun herbal ini memberikan manfaat besar bagi kesehatan rambut. Kandungan di dalam daun juga berkhasiat untuk melembabkan rambut, mencegah rambut rontok, mempercantik rambut dan membantu kesuburan rambut.

Untuk metode penggunaan lainnya, haluskan daun bidara ini kemudian gunakan sebagai masker rambut.

11. Untuk Ruqyah dan Mengobati Sihir

Pada tulisan berjudul Mengobati Kesurupan dengan Daun Bidara — Konsultasisyariah.com oleh Ustadz Ammi Nur Baits (beliau adalah Alumni Madinah International University, Jurusan Fiqh dan Ushul Fiqh).

Beragam Manfaat Daun dan Buah Bidara Untuk Kehidupan

Disebutkan bahwa tidak dijumpai adanya dalil dari al-Quran ataupun hadis yang menjelaskan tetang penggunaan daun bidara untuk mengobati sihir dan kesurupan jin (syaiton).

Adapun yang dijumpai dalam hadis yaitu mengenai khasiat daun bidara untuk membersihkan tubuh dari kotoran yang susah dihilangkan. Penggunaannya untuk membersihkan bekas haid bagi wanita, dan untuk memandikan jenazah.

Walaupun tidak ditemukan dalilnya dari Al-Qur’an dan Hadist tentang hubungan daun bidara dengan pengobatan akibat sihir dan kesurupan, namun para ulama memahami bahwa kajian pengobatan sihir termasuk ke dalam kategori pembahasan at-Tadawi (pengobatan), dan bukan kajian ibadah.

Sehingga, selama tidak memakai media/benda yang dilarang oleh agama dan juga terbukti mujarab (bisa mengobati), maka penggunaan media semacam ini dibolehkan.

Syaikh Ibnu Baz pernah memberikan paparan mengenai pengobatan sihir, seperti yang terdapat di Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 3/279, beliau berkata:

Diantara cara mengobati sihir, dia bisa mengambil 7 lembar daun bidara hijau, lalu ditumbuk dengan batu atau semacamnya, lalu ditaruh di ember, kemudian dicampur air yang cukup untuk mandi. Kemudian dibacakan ayat kursi, al-kafirun, al-ikhlas, al-falaq, an-Nas…. (beliau menyebutkan beberapa ayat lainnya).

Ada banyak dampak sihir, salah satunya (seperti yang dijelaskan di di Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 3/279) yaitu sihir yang menyebabkan para suami terhalangi sehingga tidak bisa berhubungan badan.

Keterangan lainnya disampaikan Syaikh Abdullah Aljibrin, beliau berkata:

Saya pernah meruqyah anggota keluarga dan orang-orang dekat saya yang tidak bisa melakukan hubungan dengan istrinya akibat sihir. Saya ruqyah mereka dengan memakai beberapa lembar daun bidara seperti yang disebutkan Ibnu Katsir, dan membacakan beberapa ayat al-Quran, dan dengan izin Allah sembuh. (as-Shawaiq al-Mursalah fi at-Tashaddi lil Musya’widzin wa as-Saharah)

Penjelasan lainnya dari Syaikh Abdul Aziz ar-Rajihi, dalam menanggapi sebagian orang yang melarang penggunaan daun bidara untuk mengobati sihir karena tidak ada dalil.

Syaikh menjelaskan bahwa menghilangkan sihir dengan doa-doa yang disyariatkan atau dengan pengobatan yang mubah, hukumnya boleh.

Dimana daun bidara termasuk sesuatu yang mubah. Apabila ada manfaatnya seperti untuk mengobati sihir atau yang lainnya, maka tidak masalah menggunakannya.

12. Memandikan Jenazah

Beberapa sunnah yang jarang di lakukan (ajaran Nabi Muhammad) adalah penggunaan daun bidara untuk mamandikan jenazah. Hendaknya sunnah ini kembali dihidupkan agar memperoleh keberkahan.

Manfaat Daun dan Buah Bidara

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma tentang orang yang jatuh dari ontanya lalu meninggal dunia, Nabi Muhammad shollallahu‘alaihi wa‘ala alihi wasallam bersabda:

اغْسِلُوْهُ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ وَكَفِّنُوْهُ فِي ثَوْبَيْنِ.

“Mandikanlah dia dengan air yang dicampur daun bidara dan kafanilah dengan dua baju”. (HR. Bukhary :1719)

Ketika Zainab, putri Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggal dunia, yang bertugas untuk memandikannya adalah Ummu Athiyah radhiyallahu ‘anha.

Maka Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan Ummu Athiyah.

اغْسِلْنَهَا ثَلاَثًا أَوْ خَمْسًا أَوْ أَكْثَرَ مَنْ ذَلِكَ إِنْ رَأَيْتُنَّ ذَلِكَ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ

“Cuci jenazahnya 3 kali, 5 kali, atau boleh lebih dari itu, apabila menurutmu dibutuhkan maka dengan air dan daun bidara.” (HR. Bukhari 1253)

Jelas dari pemaparan kedua buah hadits tersebut, merupakan suri tauladan dari Nabi Muhammad shollallahu‘alaihi wasallam untuk menggunakan daun bidara dalam memandikan jenazah, baik itu jenazah lelaki maupun wanita.

13. Mandi Haidh

Penggunaan daun bidara juga direkomendasikan untuk wanita yang mengalami menstruasi. Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam memerintahkan wanita yang membersihkan sisa darah menstruasi, untuk menggunakan bidara.

Setelah selesainya haidh maka seorang wanita harus mencuci yang dikenal sebagai mandi menstruasi

Dilansir dari laman Muslimah.or.id, bahwa haid adalah salah satu najis yang menghalangi wanita untuk melaksanakan ibadah seperti puasa dan sholat. Sehingga setelah selesai haidh harus melakukan mandi haid. Agar ibadah diterima Allah, melaksanakannya juga harus sesuai tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Rasulullah menjelaskan tentang tata cara mandi haid dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha bahwa Asma’ binti Syakal Radhiyallahu‘anha bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tentang mandi haidh, maka beliau bersabda:

“Salah seorang di antara kalian (wanita) mengambil air dan sidrahnya (daun pohon bidara) kemudian dia bersuci dan membaguskan bersucinya, kemudian dia menuangkan air di atas kepalanya lalu menggosok-gosokkannya dengan kuat sehingga air sampai pada kulit kepalanya, kemudian dia menyiramkan air ke seluruh badannya, lalu mengambil sepotong kain atau kapas yang diberi minyak wangi kasturi, kemudian dia bersuci dengannya.

Maka Asma’ berkata: “Bagaimana aku bersuci dengannya?”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maha Suci Allah”

Maka ‘Aisyah berkata kepada Asma’: “Engkau mengikuti (mengusap) bekas darah (dengan kain/kapas itu).”

Syaikh Mushthafa Al-‘Adawy berkata: “Wajib bagi wanita untuk memastikan sampainya air ke pangkal rambutnya pada waktu mandinya dari haidh baik dengan menguraikan jalinan rambut atau tidak. Apabila air tidak dapat sampai pada pangkal rambut kecuali dengan menguraikan jalinan rambut maka dia (wanita tersebut) menguraikannya -bukan karena menguraikan jalinan rambut adalah wajib- tetapi agar air dapat sampai ke pangkal rambutnya, Wallahu A’lam.”

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Salah seorang di antara kalian (wanita) mengambil air dan sidrahnya (daun pohon bidara)…”

Maka yang dimaksud sidrahnya adalah daun bidara, atau boleh juga digunakan pengganti sidr seperti sabun dan semacamnya.

Sumber lengkap: Majalah As Sunah Edisi 04/Th.IV/1420-2000

14. Menghilangkan Bau Ketiak dan Keringa

Dr. Muhammad Arifin Badri (dia lulusan Universitas Islam Madinah) dalam tulisannya yang berjudul Wuih! Scent of Her Sweat – Arifinbadri.com, menjelaskan bahwa daun bidara dapat digunakan untuk menghilangkan bau ketiak.

Manfaat Daun dan Buah Bidara
Manfaat Daun dan Buah Bidara

Jika Anda mengalami masalah bau ketiak, jangan khawatir karena insya Allah ada cara mudah dan mujarab untuk mengatasinya.

Caranya, siapkan beberapa lembar daun bidara, lalu uleni agar lebih lembut, lalu digosokkan ke ketiak, lakukan sambil mandi.

Dengan melakukan ini, Insya Allah, bau ketiak dan keringat akan hilang. Wajar jika dari daun pertama bidara telah direkomendasikan untuk digunakan untuk mandi.

Bahkan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memerintahkan umatnya untuk menggunakan daun anak domba untuk mandi, termasuk juga untuk memandikan jenazah.

Berikut manfaat daun bidara yang lainnya, hanya saja masih memerlukan penelitian atau penjelasan para ahli yang memadai:

15. Mengatasi Masalah Insomnia

16. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

17. Mencegah dan Mengurangi Depresi

18. Menjaga Kesehatan Lambung

19. Menurunkan Demam

20. Meningkatkan Nafsu Makan

21. Mencegah Kanker & Tumor

22. Mengobati Masalah Kardiovaskuler

23. Mengatasi Wasir

24. Mencegah Bakteri dan Virus

25. Menyehatkan Mulut

26. Meningkatkan Gairah Seksual

27. Mengatasi Ejakulasi Dini

28. Baik Untuk Tulang

29. Menjaga Kesehatan Gigi

30. Penurun tekanan darah tinggi

31. Menjaga Kesehatan Usus

32. Menyehatkan Sel Tubuh

33. Mengobati Malaria

Pemberitahuan

Bagi ibu hamil atau menyusui yang berencana untuk mengkonsumsi daun bidara, hendaknya terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter. Walaupun belum ada penelitian yang memadai mengenai efek samping pemakaian daun bidara untuk ibu hamil, namun disarankan untuk berkonsultasi.

Dalam penggunaan daun bidara segar atau yang berbentuk bubuk, harus menghindari kontaminasi dari terkena logam atau besi.

Manfaat Buah Bidara

Buah bidara diperdagangkan sebagai buah segar, untuk dimakan langsung atau juga tidak sering digunakan sebagai minuman segar. Di beberapa daerah, buah dikeringkan atau dibuat menjadi manisan.

Manfaat Daun dan Buah Bidara
Manfaat Daun dan Buah Bidara

Buah Bidara / Ziziphus Mauritiana / Jujube memiliki nutrisi yang tidak boleh diremehkan. Buah ini juga enak dimakan dalam bentuk segar, bahkan memiliki banyak kegunaan kuliner di berbagai negara.

Dalam buku “Keajaiban Herbal Dalam Al Quran Volume 1” oleh Muhammad Hatta A.Fattah (Penerbit: Mirqat), di halaman 177 disebutkan bahwa rasa lilac umumnya manis pahit.

Ketika bunga bidara berwarna hijau, biasanya asam pahit.

Ketika warnanya kemerahan kemerahan dan kecoklatan itu mungkin manis, tetapi sentuhan asam masih terasa.

Bentuk buah dari bidara menyerupai anggur, tetapi kulitnya tidak sesulit anggur.

Pada artikel berjudul Health Benefits of Jujube Fruit or Ber or Ziziphus Mauritiana — Epainassist.com, menyebutkan bahwa buah Bidara penuh dengan vitamin dan mineral. Berikut adalah komposisi gizi rata-rata 100gm buah bidara (Ziziphus Mauritiana):

  • Karbohidrat 17g
  • Protein 0.8g
  • Lemak 0,07 g
  • Gula 10.5g
  • Kalsium 6mg
  • Fosfor ~ 6mg
  • Besi 0.15mg
  • Potassium 70mg
  • Sodium 1mg
  • Seng 0,01mg
  • Magnesium 3mg
  • Karoten 0,021 mg
  • Tiamin 0,024 mg
  • Riboflavin 0.038mg
  • Niacin 0,087mg
  • Asam sitrat 1,1 mg
  • Asam askorbat 75 mg
  • Flavonoid

Karena dikemas dengan mineral dan vitamin, buah bidara memberikan manfaat penting untuk kesehatan tubuh, sistem peredaran darah, hingga penampilan kulit tubuh.

Mencegah Pilek dan Batuk. Buah bidara kaya akan vitamin A dan C yang bermanfaat untuk melindungi tubuh dari penyakit batuk dan pilek, ataupun penyakit akibat cuaca.

Menurunkan Tekanan Darah. Buah bidara kaya akan potasium dan vitamin B-kompleks yang terbukti khasiatnya untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Sifat Antioksidan. Buah bidara merupakan sumber antioksidan yang baik, yang bermanfaat untuk membantu proses peremajaan sel-sel tubuh, dan menjaga fungsi organ hati dan ginjal.

Kesehatan Kulit Tubuh. Kandungan antioksidan memberikan solusi penting untuk banyak masalah kulit. Buah bidara ini juga digunakan secara eksternal untuk mengatasi masalah kulit akibat sengatan matahari, kukit kering, dan keriput.

Mengobati Gangguan Pencernaan. Buah bidara secara alami mengobati berbagai gangguan pencernaan. Khasiatnya membantu dalam sekresi enzim, sehingga menjaga fungsi organ pencernaan agar selalu normal. Khasiatnya juga dapat mengobati sembelit jika digunakan dalam bentuk kering.

Meningkatkan Energi. Buah bidara menjadi sumber energi yang bagus. Mengonsumsinya dapat mengurangi kelelahan dan membantu menghasilkan tenaga atau energi untuk beraktivitas.

Memperkuat Otot, Tulang dan Gigi. Kandungan kalsium dan fosfor yang ditemukan di dalam buah bidara terbukti mampu mempromosikan penguatan otot tubuh, tulang dan gigi.

Membantu Penyembuhan Luka. Buah bidara mengandung beberapa asam amino penting yang bermanfaat dalam membantu sel tubuh membangun berbagai jenis protein yang penting untuk penyembuhan luka.

Menenangkan Sistem Saraf . Buah bidara memiliki khasiat untuk meredakan stres dan depresi, dengan cara membantu menenangkan sistem saraf tubuh. Konsumsi buah ini membantu untuk meredakan stres dan kecemasan, serta mengatasi masalah insomnia (susah tidur).

Meningkatkan Imunitas dan Kesehatan Jantung. Kandungan flavonoid yang ditemukan di dalam buah bidara bermanfaat untuk menangkal paparan radikal bebas dalam sistem peredaran darah penyebab jantung tersumbat dan gangguan kardiovaskular lainnya.

Senyawa Flavonoid di dalam Buah Bidara memiliki fungsi anti-oksidan, anti-inflamasi dan anti-kanker yang baik. Hal ini bermanfaat sangat penting dalam menurunkan risiko pembentukan sel kanker yang berbahaya.

Manfaat Bagian Lainnya dari Tanaman Bidara (Ziziphus Mauritiana)

Akar pohon bidara dapat dimanfaatkan untuk membantu mendorong pertumbuhan rambut yang baik, serta mengurangi demam yang terbentuk karena penyakit lain seperti cacar air dan campak.

Dalam buku Herbal Miracle In Al Quran Volume 1 karya Muhammad Hatta A. Fattah, pada hal.183-185 disebutkan bahwa buah, biji, kulit kayu, dan akar pohon bidara berkhasiat obat, terutama untuk membantu pencernaan dan sebagai tapat untuk luka .

Di Jawa, lapisan kayu bidara digunakan untuk menyembuhkan gangguan pencernaan, seperti di Malaysia itu tidak jarang digunakan sebagai obat sakit perut.

Perasan dari kulit pohon bidara dapat mencegah penyakit batuk berat dan kehilangan darah. Kutit, ranting dan dahan pohon dapat digunakan untuk mengobati demam.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here