Lebaran Ini, Pantai Lagundi Anyer Sepi Pengunjung Akibat Dampak Covid-19, Pengelola dan Pedagang Mengeluh

oleh -0 views

Pantai Lagundi Anyer 

 

ANTERO.CO CILEGON – Sepekan usai Lebaran atau hari raya Idu Fitri 1441 H tahun 2020 ini, pantai Anyer Lagundi sepi pengunjung akibat mewabahnya virus Corona Covid-19 yang belum juga berakhir.

Tidak seperti biasanya, sebelum adanya pandemi Covid-19 kawasan Pantai Anyer berjubel dikunjungi para pengunjung, baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Bahkan, saat itu pengunjung tidak tertampung, dan jalanan pun macet dipadati oleh ribuan pengunjung dengan kendaraannya yang dibawanya masing-masing.

“Sebelum ada Covid-19, dulu berjubel, pengunjung ada dari beberapa daerah. Paling banyak didominasi dari kabupaten serang dan pandegang,” kata Andy, pengelola wisata Pantai Lagundi Anyer, Cinangka, kepada ANTERO.CO baru baru ini.

Menurutnya, setiap perbatasan kini ada posko siaga Covid-19 untuk pengecekan terhadap pemotor dan pemobil dari luar daerah untuk dilakukan cek suhu tubuh guna pencegahan penyebaran virus Covid-19 yang begitu mewabah saat ini.

“Kini tiap di perbatasan ada pengecekan tes covid-19 yang disiagakan tim petugas Covid-19 setempat. Sebelum ada Covid-19, pengunjung tidak tertampung bahkan macet total,” terang Andy.

Tapi sekarang, sambung dia, jalan raya Anyer sepi dan lancar. Mungkin, karena pengunjung dari luar daerah diputar arah di posko perbatasan siaga Covid-19.

“Semoga Covid-19 ini cepat berakhir, dan kegiatan pariwisata khususnya yang ada di wilayah Banten dapat beraktivitas kembali, agar pertumbuhan ekonomi tumbuh lebih baik lagi,” harap Andi.

Sementara itu Rus asal warga kabupaten Lebak, salah seorang pengunjung Pantai Lagundi Anyer menuturkan, biasanya pengunjung Pantai Lagundi Anyer disaat lebaran ramai dikunjungi para wisatawan di setiap tahunnya.

“Tapi, saat ini sepi pengunjung. Hanya ada bebrapa orang pengunjung, itu pun mereka dari wilayah terdekat,” imbuhnya.

Ungkap Rus, bahkan tiket atau karcis pun saat ini sepertinya tidak berlaku lagi. Karena pengunjung takut.

“Tak boleh kumpul kumpul sesuai anjuran pemerintah untuk dirumah saja, karena pandemi Covid-19,” tukasnya.

Menurut dia, sebagian pedagang di pantai Lagundi pun akibat dampak Covid-19 ini mereka sangat mengeluhkan, lantaran tidak bisa berjualan seperti tahun lalu.

“Selain para pedagang, pengelola dan pegawai di tempat wisata pantai Lagundi Anyer ini pun pada mengeluhkan,” pungkasnya.

 

Reporter : Day |Editor : Budi Harto

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *