Kunker Ke Pandeglang, Komisi IX DPR RI Bahas Kesiapan Vaksinasi COVID-19

oleh -55 views

Kunker Ke Pandeglang, Komisi IX DPR RI Bahas Kesiapan Vaksinasi COVID-19

 

ANTERO.CO PANDEGLANG – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Komisi IX melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Pandeglang, untuk membahas kesiapan Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19, bertempat di Halaman belakang Pendopo setempat, Jum’at 22 Januari 2021.

Pimpinan rombongan Komisi IX DPR RI, Anshori Siregar dari Fraksi PKS ini mengatakan, kunjungan nya ke Pandeglang tidak lain untuk mengecek kesiapan pihak pemda Pandeglang dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Sebenarnya hari ini kita bagi tiga rombongan, satu ke Pandeglang dan dua ke Bandung yaitu ke Bio Farma dan Dinas Kesehatan Bandung,” ujarnya.

Dijelaskan Anshori, yang menjadi salah satu pembahasan di rapat, adalah tempat penyimpanan vaksin yang suhunya haris stabil.

“Tadi disampaikan jika harus adanya genset sebagai penunjang, jika listrik padam tentu vaksin akan menjadi tidak normal suhunya. Ini akan jadi pembahasan kami dipusat nanti,” imbuhnya.

Menurutnya, kehadiran pihaknya ke Pandeglang akan menganalisa kebijakan yang akan ditempuh Pemda dalam persiapan vaksinasi.

“Kendala yang dihadapi, evaluasi kebijakan dan ketentuan yang diambil pemerintah, serta menyusun rekomendasi kepada semua pihak agar vaksinasi dapat dilaksanakan dengan lancar,” terang Anshori.

Sementara itu Bupati Pandeglang, Irna Narulita sangat menyambut baik kunjungan DPR RI dari Komisi IX tersebut.

“Terkait pelaksanaan vaksinasi vaksin Covid-19, pihak pemda Pandeglang sudah melakukan beberapa perencanaan untuk vaksinasi Covid-19. Dan sosialisasi sudah kami lakukan dengan semua komponen dan lintas sektoral dengan narasumber dr Rahmat Sentika dewan pakar covid 19,” jelas Irna.

Ujar Irna, terhitung hari ini kasus positif di Pandeglang kurang lebih 1.185 yang terkonfirmasi. Dari jumlah itu kata dia, 1.034 sembuh, 132 isolasi mandiri, dan 19 meninggal dunia.

“Upaya maksimal sudah kami lakukan dengan filterisasi, namun penyebaran sangat dinamis sehingga naik pada bulan ini cukup tinggi karena banyak klaster baru seperti hajatan,” tukasnya.

Terkait kesiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pandeglang, Kepala Dinas Kesehatan, Raden Dewi Setiani menjelaskan saat ini yang telah dilakukan adalah perencanaan dan persiapan.

“Kami sudah melakukan penginputan nakes melalui SISDMK, penginputan fasyankes dalam aplikasi bpjs, pelatihan vaksinator bagi petugas vaksinasi, pelatihan smile (sistem monitoring informasi logistik dan evaluasi), pembentukan tim pelaksanaan vaksinasi, dan pembentukan tim KIPI Kabupaten,” papar Dewi.

Ia menambahkan, untuk vaksin sinovac, menurut jadwal dari Provinsi Banten, Kabupaten Pandeglang terjadwalkan pada tahap pertama termin kedua pada bulan Februari.

“Kami akan mendapat vaksin 443 vial untuk 5.280 dosis, ini diperuntukan bagi tenaga kesehatan. Saat ini untuk data nakes yang sudah terinput dari 51 yankes terdiri dari 36 Puskesmas, 2 RSUD, 25 RSIA, dan 11 klinik swasta sudah mencapai 99,7 persen,” katanya. (bud/red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *