Beranda Hidup Dan Percintaan Media Sosial Kominfo Keluarkan Aturan baru, Satu NIK Bisa Daftar Banyak Nomor HP

Kominfo Keluarkan Aturan baru, Satu NIK Bisa Daftar Banyak Nomor HP

Kominfo Keluarkan Aturan baru 1 NIK Bisa Daftar Banyak Nomor HP
Kominfo Keluarkan Aturan baru 1 NIK Bisa Daftar Banyak Nomor HP

ANTERO – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memutuskan bahwa satu Nomor Identitas Kependudukan (NIK) dapat digunakan untuk mendaftarkan lebih dari 3 nomor kartu SIM dan tidak memiliki batasan.

Hal ini dinyatakan dalam surat tentang implementasi pendaftaran kartu SIM yang didistribusikan ke masing-masing operator seluler.

Dalam surat itu diuraikan lima poin yang disampaikan kepada para operator.

Disebutkan bahwa operator berkewajiban untuk mengimplementasikan Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 01 Tahun 2018 untuk memberikan hak kepada outlet untuk menjadi mitra pelaksana pendaftaran termasuk nomor pelanggan ke-4 dan seterusnya sesuai dengan hukum.

Dijelaskan bahwa tidak ada pembatasan jumlah angka yang dapat diregistrasikan dengan satu NIK. Sebelumnya, Kominfo membatasi satu orang ke Nomor Induk Master (NIK) e-KTP hanya diperbolehkan mendaftarkan setidaknya tiga nomor kartu SIM.

Ini berarti bahwa pengguna dapat memiliki lebih dari tiga nomor SIM yang disediakan dengan syarat bahwa operator seluler yang bersangkutan melaporkan NIK yang mendaftarkan banyak nomor setiap tiga bulan secara berkala.

Kemudian disamping itu, Kominfo juga meluruskan kebijakan sebelumnya untuk mengubah penonaktifan nomor SIM yang tidak mendaftar hingga batas waktu 30 April kemarin.

Awalnya Menkominfo Rudiantara mengatakan bahwa jumlah pelanggan yang melewati batas pendaftaran akan dinonaktifkan alias hangus agar nomor tersebut tidak lagi digunakan.

Berita sebelumnya: Cara Membatalkan Registrasi Kartu Telkomsel, Indosat, XL dan Tri

Tapi dalam surat ini diputuskan bahwa pengguna dapat mengaktifkan kembali nomor yang melebihi batas pendaftaran sampai batas waktu bulan lalu.

Namun pengguna harus mendaftar sesuai dengan mekanisme pendaftaran nomor baru, bukan mekanisme pendaftaran ulang.

Juga disebutkan bahwa kebijakan ini sebenarnya dibuat untuk melindungi pengguna dan menjaga kerahasiaan data pribadi pelanggan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Sebelumnya, diketahui bahwa periode kebijakan pendaftaran kartu SIM prabayar dimulai dari 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018. Setelah tenggat waktu itu, nomor prabayar yang tidak terdaftar sebagian diblokir.

Baca juga: Cara Registrasi Kartu Simcard Pra Bayar

Selanjutnya, tahap kedua dimulai dari 1 Maret 2018 hingga 30 April 2018. Bagi mereka yang belum terdaftar, nomor prabayar akan benar-benar diblokir. Dapat mengaktifkan kembali registrasi di outlet operator seluler.

Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan miko dan usaha kecil yang menjadi salah satu pendukung bisnis telekomunikasi.

Meskipun tidak ada batas maksimum pendaftaran menggunakan satu NIK dan KK, Ramli mengharuskan operator dan mitra untuk menjaga kerahasiaan data pribadi mereka.

Sementara itu, untuk nomor yang diblokir karena tidak menyelesaikan proses pendaftaran hingga akhir braas 30 April lalu dia berpikir pengguna masih bisa mengaktifkan kembali nomor registasi yang baru.

Baca juga: Prosedur Ubah Data di e-KTP Dan KK Baru Setelah Menikah

Setelah menyelesaikan kewajiban, sisa saldo yang tersisa pada nomor pelanggan yang belum terdaftar akan tetap menjadi hak yang bersangkutan.

Mekanisme mendaftarkan nomor lama yang telah diblokir serta pelanggan bary yaitu mengirimkan SMS ke 4444 dengan format NIK # NomorKK #. (Peh)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here