6 Kesalahan Setelah Makan Sahur yang Buat Tubuh Makin Lemas

oleh -0 views

6 Kesalahan Setelah Makan Sahur yang Buat Tubuh Makin Lemas

Kesalahan Setelah Makan Sahur


Sahur menjadi waktu makan yang penting selama puasa Ramadan. Pada saat ini, Anda perlu mempersiapkan tubuh agar tetap aktif seperti biasanya.

Untuk itu asupan gizi sangat penting diperhatikan pada saat sahur sebelum menjalani puasa. Sayangnya tidak sedikit umat Islam yang masih belum tahu cara menyiapkan menu sahur yang sehat.

Menu sahur yang sehat harus mengandung serat tinggi, bukan porsi berlebihan tetapi cukup untuk membuat perut kenyang dan dapat memberikan energi untuk hari itu. Ini adalah beberapa kesalahan umum yang dilakukan selama makan dan bagaimana memperbaikinya, seperti dikutip dari The Health Site.

1. Melewatkan Makan Sahur

Tidak makan sahur dapat menyebabkan kelelahan tubuh sepanjang hari. Sahur merupakan tantangan banyak orang karena di pagi hari, kita cenderung tidak merasa lapar. Tetapi Anda harus mendorong diri Anda untuk makan. Aturlah meja makan dengan indah sehingga keinginan untuk makan sahur muncul.

2. Makan Yang Berlebihan

Sebagian orang mencoba makan porsi besar atau berlebihan, dengan harapan mereka bisa kenyang lebih lama sampai waktu berbuka puasa. Tetapi menurut ahli gizi Dr. Neha Sanwalka, pemahaman ini salah.

Makan banyak ketika makan akan menjadi beban bagi perut. Menyebabkan gangguan pencernaan, mulas juga kembung. Makan secukupnya saat makan tetapi pastikan semua nutrisi terpenuhi.

3. Langsung Tidur Setelah Sahur

Hindari tidur langsung setelah makan karena dapat memicu asam lambung kembali ke kerongkongan yang menyebabkan gangguan gastrointestinal. Akibatnya, asam lambung naik dan dapat menyebabkan banyak komplikasi kesehatan. Setelah makan sahur, sisihkan waktu untuk berjalan-jalan di sekitar kompleks sambil menunggu saat Fajr. Jika Anda ingin tidur lagi, tunggulah sekitar dua jam setelah sahur.

4. Memperbanyak Minum Teh

Sudah menjadi kebiasaan orang Indonesia untuk minum teh hangat dalam jumlah besar saat sahur, dengan harapan bisa mengatasi rasa haus saat berpuasa. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Teh mengandung kafein dan bersifat diuretik, yang berarti meningkatkan frekuensi buang air kecil. Akibatnya tubuh justru bisa mengalami dehidrasi dan haus lebih mendera. Jika Anda ingin minum teh, teguk hanya 1-2 cangkir dan hindari menambahkan gula.

5. Minum Air Bergelas-gelas Sekaligus

Mendekati imsak, biasanya kita akan minum air bergelas-gelas untuk menghindari rasa haus saat berpuasa. Tetapi minum banyak air pada saat yang sama sebenarnya dapat meningkatkan asam lambung di perut sehingga Anda akan merasa kembung dan mengalami gangguan pencernaan.

Sebaiknya minum air perlahan dan bertahap. Minum saat bangun tidur dan sebelum makan, saat makan dan setelah makan. Konsumsi makanan juga banyak mengandung air seperti melon, semangka, mentimun atau tomat untuk menambah asupan air di tubuh saat subuh sehingga Anda tidak perlu minum gelas air dalam satu waktu.

6. Makan Cokelat atau Permen

Dapatkan asupan karbohidrat dari sumber makanan yang mengandung pati kompleks. Misalnya nasi merah, oatmeal, roti gandum atau kentang rebus. Nasi putih bisa dikonsumsi jika tidak ada pilihan lain tetapi ingat jangan makan terlalu banyak. Hindari asupan karbohidrat lain dari makanan manis seperti coklat, kue atau permen. Makanan karbohidrat tinggi yang sederhana dicerna dengan cepat oleh tubuh sehingga energinya juga lebih cepat dikeluarkan dari tubuh. Akibatnya tubuh menjadi lebih lemah di siang hari.

Baca juga: 

Tips Agar Tidak Haus Saat Berpuasa

Ibu Menyusui Bolehkah Puasa?

4 Masakan Menu Sahur Praktis yang Bisa Dicoba untuk Berpuasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *